SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Lalulintas Siantar-Parapat sekitar Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun rawan bahaya. Pasalnya, pohon besar di tepi jalan kembali tumbang untuk kedua kalinya. Sehingga, membuat arus lalulintas jadi terganggu.
Sebelumnya, pohon tumbang di tepi jalan samping Siantar Hotel, Kelurahan Parapat, Minggu (28/4/2024) sekitar jam 13.00 WIB. Kemudian, Senin (29/4/2024) sekira jam 00.30 WIB kejadian serupa terjadi lagi, di depan Hotel Pelangi, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.
Pohon tumbang pada dini hari yang melintang di badan jalan membuat arus lalulintas macet total. Selanjutnya, Tim respons cepat dari Polsek Parapat Resor Simalungun, didukung personel Kodim 0207/Simalungun dan masyarakat setempat, berhasil melakukan evakuasi cepat.
Dalam jangka sekitar dua jam kemudian, batang dan reranting pohon berhasil di sisihkan dan arus lalulintas kembali lancar. Sementara, tidak ada korban yang tertimpa karena situasi jalan raya sedang sepi.
“Untuk membersihkan pohon tumbang itu, kami menggunakan peralatan yang ada. Sekitar jam 05.00 WIB, arus lalulintas dibuka dan kenderaan dari arah Siantar-Parapaat atau sebaliknya kembali berjalan lancar,” ujar Kapolsek Parapat, AKP Jonni Silalahi SH, Senin pagi (29/4/2024).
Dijelaskan, pohon yang tumbang itu diperkirakan sudah lapuk karena berusia tua. Apalagi pada beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi. Untuk itu, Kapolsek menghimbau kepada para pengendera untuk selalu berhati-hati.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintas di jalur ini, prioritaskan keselamatan, atur jarak dan kecepatan kendaraan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi layak guna,” kata Kapolsek.
Kejadian itu menurut Kapolsek mengingatkan pentingnya pemeliharaan dan pemantauan pohon besar di sepanjang jalan. Apalagi saata ini sering terjadi perubahan cuaca ekstrem. Sehingga, kejadian serupa bisa dihindari di masa mendatang. (In)






