SIANTAR, SENTERNEWS
Karena beberapa hari terakhir sempat terjadi kelangkaan di tingkat pengecer, masyarakat kesulitan dan mengeluh untuk mendapatkan LPG 3 KG. Bahkan, situasi itu ada pengecer menjual seharga Rp20 ribu per tabung.
“Waktu mau beli LPG 3 KG di tempat pengecer langganan, katanya habis. Saya cari lagi ke beberapa tempat dan dapat dengan harga Rp19 ribu. Terpaksa dibeli jugalah,” kata Dewi (35), warga Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (2/12/2025).
Sedangkan sejumlah pengecer di beberapa lokasi yang dikonfirmasi mengatakan, LPG 3 KG memang sempat langka karena pasokan dari pangkalan sangat terbatas.
“Ini belum ada jual gas karena sudah habis dan belum ada masuk dari pangkalan,” ujar Ferry pedagang eceran LPG 3 KG di Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur.
Ketika diselusuri lebih jauh lagi ke tingkat pangkalan, pihak pangkalan mengaku, jatah yang mereka terima dari Agen dikurangi. Sehingga, penyaluran ke tingkat pengecer terpaksa dihentikan.
“Tadinya saya dapat jatah 100 tabung. Karena kata Agen ada hambatan soal transpotasi dikurang menjadi 50 tabung saja,” kata Rusiyati pemilik pangkalan LPG di Jalan Pantoan, samping Ramayana , Kecamatan Siantar Timur.
Dijelaskan juga, meski persediaan LPG 3 KG miliknya masih ada, masyarakat yang membeli LPG 3 KG itu dibatasi hanya dua tabung dengan harga Rp17 ribu pertabung. Itupun harus membawa KTP atau Kartu Keluarga.
“Saya beli dari Agen Rp15 ribu pertabung. Karena ditambah dengan transporatsi dan biaya bongkar, saya jual Rp17 ribu,” katanya.
Terpisah, Sari Dewi Rizkiyani Damanik sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemko Siantar mengatakan, terkait pendistribusian LPG 3 KG memang mengalami hambatan karena perubahan cuaca yang menghambat transportasi.
“Kemarin, kita sudah melakukan rapat internal soal LPG 3 KG. Hasilnya terungkap bahwa pendistribusian LPG dari PT Pertamina kepada Agen terhambat karena cuaca berubah-ubah. Sehingga berpengaruh kepada penyaluran kepada pangkala,” bebernya.
Perubahan cuaca itu sesekali berwana hijau atau aman dan lebih banyak berwarna kuning sebagai tanda perngatan. Kemudian, warna orange pertanda berpotensi terjadi cuaca buruk yang berdampak kepada masyarakat, sering muncul.
Pemko Siantar dikatakan tetap memantau peredaran LPG 3 KG terhadap delapan Agen untuk menyalurkan LPG 3 KG kepada 201 pangkalan.
“Harapan kita pendistribusian LPG 3 KG itu dapat kembali stabil beberapa hari ke depan meski itu tetap tergantung kondisi cuaca,” katanya mengakhiri. (In)






