SIANTAR, SENTER NEWS
Karena masih ada bermasalah, sebanyak 390 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari 18 Partai Politik (Parpol) yang masuk Daftar Calon Sementara (DCS), belum tentu semuanya lolos menjadi Caleg DPRD Siantar pada Pemilu 2024 mendatang.
Untuk mengetahui 390 Bacaleg yang akan lolos atau tidak lolos menjadi Caleg DPRD Siantar Pemilu 2024 itu, akan diketahui setelah diumumkannya Daftar Calon tetap (DCT), Sabtu (4/11/2023).
“Kalau saat ini, kita belum mengetahui berapa jumlah DCT. Tapi, sebelum penetapan, ada rapat pleno,” kata Ketua KPU Siantar, M Isman Hutabarat. Didampingi Nurbaiyah Siregar, Chucha Ashan dan Roy Mansen Simarmata, tanpa Dedy Rahman Harahap. Turut didampingi Sekretaris KPU Hermanto Panjaitan di kantor KPU Kota Siantar, Jalan Porsea Kota Siantar, Kamis (1/11/2023).
Dijelaskan, sebelum pengumuman DCT, KPU akan mengundang Parpol peserta Pemilu, Jumat (2/11/2023). Kemudian, setelah penetapan DCT tidak akan ada lagi pergantian Caleg. Hanya saja, kalau ada salah nama atau gelar dan lainnya, dapat dilakukan perbaikan sesuai dengan yang tertera dalam berkas masing-masing.
Komisioner KPU tidak menampik masih ada Baceleg dari salah satu Parpol harus dibahas melalui rapat pleno sehari sebelum pengumuman DCT. Hal itu, terkait dengan surat keterangan yang menyebutkan tidak pernah menjalani pidana. Padahal, fakta yang mencuat pernah menjalani pidana kurungan.
“Terkait soal itu, sudah kita klarifikasi pada masa pencermatan kepada pihak Kepolisian, Kejaksaan, Pengadailan dan Parpol pendukung,” kata Nurbaiyah Siregar dari Devisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Farmas Dan SDM.
Ditegaskan juga, Baceleg yang disebut masih menjadi tandatanya itu akan dibahas melalui rapat pleno Komisioner KPU Siantar apakah memenuhi persyatan atau tidak memenuhi persyaratan. “Itu akan dibahas sebelum KPU mengumumkan DCT,” imbuhnya.
Dijelaskan juga, sebelumnya ada Bacaleg dari salah satu Parpol peserta Pemilu yang dilaporkan pernah menjalani hukuman pidana penjara. Namun, karena ancamannya di bawah 5 tahun, tetap memenuhi persyaratan.
Terkait kinerja KPU Siantar (2023-2028) yang terdiri dari wajah baru kecuali, Nurbaiyah Siregar yang pada priode sebelumnya sudah menjadi komisioner, mengaku tetap menjaga integritas. Karena, selain sudah melaksanakan sumpah, juga menandatangani fakta integritas.
“Kalau ada isu negatif yang berkembang di luar sana, itu bebas saja. Tapi, kita sudah disumpah dan kinerja kita siap diawasi media,” kata Roy Mansen Simarmata yang juga diamini komisioner KPU lainnya.
Harapan para komisioner KPU, Pemilu 2024 yang saat ini sudah melaksanakan beberapa tahapan dapat berjalan aman, damai sukses dan adil. Sementara, setelah dilantik, komisioner KPU masih melakukan koordinasi secara internal dan eksternal. (In)






