SIANTAR SENTERNEWS
Tak terima mengalami pengeroyokan, di kawasan Jalan Merpati, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Sabtu malam, (11/04/ 2026), Irwansyah Daulay (59), warga Lapangan Bola Bawah Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar, resmi melapor ke Polres Siantar.
Berdasarkan laporan diterima pihak kepolisian No: STTLP/B/197/IV/2026/SPKT/Polres Pematang Siantar/Polda Sumatera Utara, tertanggal (12/04/2026), kejadian bermula saat pelapor bersama rekannya berada di sebuah warung tuak di kawasan tersebut.
Sekitar pukul 19.30 WIB, pelapor memesan minuman. Namun terjadi perselisihan dengan pemilik warung yang membuat situasi memanas dan pelapor serta rekannya meninggalkan lokasi.
Ternyata, saat berada di depan sebuah gereja di kawasan Simpang Pinggol, pelapor diduga diserang dan dikerooyok sejumlah orang menggunakan benda keras seperti batu dan kayu. Akibat kejadian itu, pelapor mengalami sejumlah luka, di antaranya pada bagian bibir, wajah, dan kepala.
Salah seorang saksi, Hutapri (65) mengaku heran kenapa korban dianiaya sampai terluka. Padahal saat itu tidak masalah.” Kami hanya datang untuk minum terus mesan tuak satu galon,” katanya.
Namun saat minum sejenak, korban meminta agar bergantian bernyani sembari memita mikrofon, tapi tidak dikasih pemilik warung. Akibatnya, terjadi perdebatan dan korban serta saksi beranjak pergi bersama korban dari lokasi.
“Kalau gak salah saat kami pulang naik sepeda motor lalu dikejar. Disitulah korban ditarik dan terjatuh lalu dikeroyok hingga mengalami luka lebam pada bagian wajahnya,” kata saksi sembari mengatakan bahwa korban, masih dalam perawatan medis.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Siantar Barat Ipda Esron Pasaribu mengatakan, setelah pihaknya sudah turun ke lokasi melakukan olah TKP dan mengamankan ada tiga orang terduga pelaku terjadinya pengeroyokan untuk dimintai keterangan.
“Ketiga terduga pelaku itu sudah diserahkan Polsek Siantar Barat ke Polres Pematangsiantar untuk ditindaklanjuti,” katanya singkat. (Ad)






