SIANTAR, SENTERNEWS
Muda mudi Masjid Al Falah, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar gelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H. Tema ,”Memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW di Tengah Modrenisasi Kehidupan”, Sabtu malam (30/9/2023).
Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir Masjid Al Falah itu, menghadirkan penceramah, Al Ustadz, Ikrar Anshori dari Sidamanik Kabupaten Simalungun. Dihadiri Ketua BKM diwakili Jafarudin dan Nasapri Nasution dan Wakil ketua BKM Mesjid Raya Andi Rangkuti, anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Sinaga, Lurah Timbang Galung Syahrizal, masyarakat Kelurahan Timbang Galung dan jama’ah serta Muda Mudi Masjid Al-Falah.
Ketua BKM diwakili Nasapri Nasution mengatakan, najir Masjid Al-Falah berkeinginan untuk kembali membentuk Muda Mudi Remaja Masjid Al Falah yang selama ini kurang aktif dalam Ukhuah Islamiah. Karenanya, pada moment Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kembali melakukan kegiatan.
“Secara pribadi saya sangat mendukung kegiatan acara Maulid Nabi yang diadakan Muda Mudi Masjid Al-Falah ini,” ujar Nasapri Nasution yang akrab disapa dengan Pak Piot.
Sementara, Lurah Timbang Galung Syahrizal Hasibuan melalui sambutannya bangga dengan Muda Mudi Masjid Al-Falah. Ke depannya, acara Maulid Nabi Muhammad SAW dapat lebih sukses karena di era modrenisasi sekarang ini semakin banyak tantangan yang dihadapi.
“Kita sama-sama tahu semua sudah digampangkan dengan teknologi. Jadi mari kita sama-sama membimbing dan membina generasi muda kita ini kedepannya untuk selalu ikut dan tampil pada berbagai kegiatan agama kita khususnya di kelurahan kita ini,” ujarnya.
Andika Prayogi Sinaga yang juga tokoh pemuda saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H tersebut, mengaku bangga dengan Muda Mudi Masjid Al-Falah tersebut yang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H tersebut.
“Kita ketahui, banyak anak-anak muda yang lupa memperingatin hari lahirnya Nabi Muhammad SAW karena semakin majunya teknologi di zaman sekarang,” ucap anggota DPRD dari Partai Hanura tersebtu.
Harapannya, kedepannya acara-acara Hari Besar Islam tetap diperingati. Tetapi, tidak hanya sekedar rutinitas. Melainkan, mampu menyerap makna yang terkandung di dalamnya. “Untuk itu, kita pasti selalu memberi dukungan,” ucap Andika Prayogi yang juga dikenal sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Siantar Barat.
Sementara, Al Ustadz Ikrar Anshori melalui tausiahnya mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk mencontoh Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan. Mulai dari beribadah, berkeluarga dan sebagai pemimpin.
“Kita sebagai umat Islam, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu sebagai tanda cinta kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Paling penting, mari kita jaga ukhuah Islamiah dan tetap menjaga toleransi antar umat beragama,” ucapnya. (Ab)






