SIANTAR, SENTERNEWS
Di Kota Siantar, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ternyata mulai banyak berkeliaran di ruang terbuka. Mereka yang tampaknya merupakan wajah baru diperkirakan dibuang dari luar daerah.
Kalau dicermati, ODGJ yang terdiri dari pria dan wanita itu, ada mirip peragawati. Saat melangkah menggunakan long dres atau gaun panjang, langkahnya seperti diatur, bagai meliuk-liuk bagai di atas catwalk.
Selain itu, ada pria berambut gimbal mirip penyanyi reage yang berjalan tanpa arah dan tak mau tau dengan situasi sekelilingnya. Melangkah cuek seperti enggan menoleh ke kiri dan kekanan apalagi ke belakang.
Kemudian, ada malah mirip Tarzan karena hanya mengenakan celana puntung. Kerap duduk sambil angkat kaki di Balairung Lapangan H Adam Malik sambil goyang kaki. Bahkan, kadang mulutnya komat-mait seperti baca mantera.
Para ODGJ itu seperti sudah menjadi pemandangan biasa. Kalau melintas di sekitar keramaian, warga berusaha menjauh. Mungkin karena tidak ingin terjadi sesuatu hal buruk apalagi badannya yang dekil dan pakaian kumal, telah mengumbar bau yang tak akrab dipenganggu.
“Mereka ini memang wajah-wajah baru. Kalau tidak salah baru muncul sekitar seminggu ini. Nggak tau dari mana orang itu. Yang jelas, sering mengais-ngais tong sampah untuk mencari makanan,” ujar Ucok (32), warga Kelurahan Silimakuta, Kecamatan Siantar Barat.
Pengamatan Ucok, ODGJ itu sebenarnya belum pernah dilihatnya menganggu warga. Namun, bukan tidak mungkin tiba-tiba mengamuk. Bahkan, ada yang menyeberang jalan tanpa lebih dulu menoleh ke kiri atau kekanan.
“Kalau menyeberang jalan suka-sukanya saja. Takiutnya, diserempet atau ditabrak mobil. Kalau begini mengapa tidak ditertibkan ya?” ujar Ucok sembari bertanya.
Sementara, personel Satpol PP yang dikonfirmasi mengatakan, ODGJ itu memang merupakan wajah baru.”Untuk menertibkannya kita bekerja sama dengan Dinas Sosial,” ujar salah seorang personel Satpol PP di Markas Satpol PP, tak jauh dari Lapangan H Adam Malik.
Sebelumnya, Risbon Sinaga dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) mengatakan, ODGJ pernah ditertibkan melalui kerja sama dengan Satpol PP. “ODGJ itu sepertinya sengaja dibuang ke Siantar. Tapi, terimakasih informasinya, kita akan melakukan penertiban,” ujar Risbon Sinaga. (In)






