SIANTAR, SENTER NEWS
Setelah sekitar satu pekan lebih Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa Pemilu 2024 dilakukan sistim terbuka, Bakal Calon legislatif (Bacaleg) yang selama ini masih “tiarap”, tampaknya mulai muncul ke publik.
Meski ada pelan-pelan menyapa masyarakat untuk merancang pembentukan tim pemenangan, sejumlah spanduk mulai kelihatan. Begitu juga dengan kartu nama yang langsung menuliskan sebagai Caleg untuk DPR RI, DPRD Sumut maupun DPRD Siantar.
“Ya, spanduk sudah mulai bermunculan walaupun tidak langsung mengajak memilih. Tapi, dengan memperkenalkan diri kepada publik, itu arahnya tentu terkait Pemilu 2024. Jadi, benar Bacaleg yang akan menjadi Caleg mulai bermunculan,” ujar Robin Samosir, pengamat politik lokal, Sabtu (1/7/2023).
Lebih lanjut, alumni Fisip Komunikasi UGM Jogyakarta itu mengatakan sudah dihubungi salah seorang Bacaleg untuk DPR RI dalam rangka koordinasi pembentukan tim pemenangan. “Yang pasti, saya sudah dihubungi, soal siapa Baceleg itu, belum bisa saya sampaikan,” ujarnya.
Dijelaskan, beberapa minggu mendatang, setelah MK menetapkan Pemilu 2024 dengan sistim terbuka dan itu membuat masyarakat jadi bergairah, jumlah spanduk maupun alat-alat peraga dipastikan akan semakin banyak. Apalagi setelah KPU menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) yang kemudian Daftar Calon tetap (DCT) pada Agustus mendatang.
Pantauan di sejumlah lokasi, sejumlah spanduk maupun baliho memang sudah mulai bermunculan. Terutama dari Bacaleg DPR RI dan DPRD Sumut. Sedangkan untuk Bacaleg DPRD Siantar belum begitu kelihatan meski sudah ada terlihat dengan menggandengkan gambar dengan bakal calon Presiden.
Terpisah, salah seorang Bacaleg dari Dapil I DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga mengatakan, soal pemasangan spanduk maupun baliho menurutnya sah-sah saja. Asal tidak menyalahi ketentuan yang berlaku.
Sedangkan dirinya sendiri menyatakana tetap akan nelakukan pemasangan spanduk atau berbentuk alat peraga. Hanya saja, akan dipilih waktu yang tepat. Karena masih banyak yang harus ditunggu. Apalagi sekarang KPU masih melakukan verifikasi administrasi Bacaleg.
“Kalau sebelum MK memutuskan Pemilu 2024 dengan sistim terbuka para Bacaleg yang akan ditetapkan menjadi Caleg belum berani membuat alat peraga dan itu juga sah-sah saja,” ujar Andika Prayogi Sinaga yang juga dikenal sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Siantar Barat.
Dijelaskan juga, Pemilu 2024 dengan sistim terbuka menurutnya membuat para Caleg nantinya menjadi lebih bersemangat karena duduk atau tidaknya Caleg di legislatif akan ditentukan rakyat sebagai pemilih. “Jadi, sangat wajar, kedaulatan ada pada rakyat,” imbuhnya.
Terpisah, sejumlah pengusaha sablon atau percetakan yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini sudah mulai ada pesanan spanduk dan baliho dari Bacaleg atau melalui tim pemenangan. Hanya saja, gambar atau narasinya belum mengajak untuk memilih.
“Ya, pesanan mulai datang dan saya siap melaksanakan pesanan dan memberi pelayanan terbaik kepada pemesan,” ujar salah seorang pengusaha advertesing Laki Striker, Jalan Diponegoro, Kota Siantar. (In)






