SIANTAR, SENTER NEWS
Akhirnya, 17 partai politik (Parpol) yang akan berkompetisi memperebutkan 30 kursi DPRD Siantar. Sedangkan Partai Garuda yang sempat mendaftar, tidak kunjung memberikan berkas kepada KPU Siantar meski sudah ditunggu sampai jam 04.10 Wib, Senin (15/5/2023).
“Ya, hanya Partai Garuda yang tidak mengikuti memiliki Caleg untuk DPRD Siantar karena berkasnya tidak kunjung diserahkan kepada kita di KPU yang sudah menunggu sampai menjelang subuh,” ujar Gina RE Ginting dari Devisi Teknis KPU Siantar, Senin (15/5/2023) sekira jam 19.00 Wib.
Dijelaskan juga, pengurus Partai Garuda awalnya mengatakan kepada KPU Siantar tidak bisa membuka Aplikasi Sistim Parpol (Silon) dari pengurus pusat. Namun demikian, KPU menganjurkan supaya dilakukan secar manual.
“Kita sudah meminta kepdaa Partai Garuda untuk melakukan manual. Nyatanya, mereka meninggalkan kantor dan pergi untuk tidak datang-datang lagi. Padahal, kalau manual kita juga bisa menerima kalau memenuhi syarat. Sama seperti Partai Gelora yang melakukan pemberkasan untuk diperiksa secara manual,” ujar Gina.
Sebelumnya, pada menit-menit akhir, KPU Siantar menerima berkas Bacaleg Partai Buruh yang sempat terkendala membuka Silon. Sehingga, Partai Buruh merupakan Parpol terakhir yang berkasnya diperiksa KPU dan ternyata memenuhi syarat.
Adapun 17 Parpol yang berkasnya sudah diterima untuk selanjutnya berkas para Bacaleg akan diperiksa lagi pada tahap selanjutnya, Partai Hanura, Partai NasDem, PDI Perjuangan, PKS, PAN, Partai Demokrat, PSI, Gerindra, Perindo, PKB, PBB, Partai Golkar, PKN dan PPP, Partai Ummat dan Partai Gelora dan Partai Buruh.
Pantauan di KPU, Parpol yang mengajukan Bacaleg rata-rata sebanyak 100 persen atau sebanyak 30 kursi di DPRD Siantar. Lengkap dengan keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen. Namun, demikian, PBB hanya mengajukan 17 Bacaleg, PPP dan PKN, sebanyak 25 Bacaleg.
Hal yang menjadi menarik dari hasil wawancara dengan pengurus Parpol, Abbas Gani Pane sebagai Ketua PPP Kota Siantar menyatakan, meski sebagai partai lama dan Pemilu 2019 tidak memperoleh kursi di DPRD Siantar, tetap berjuang untuk mendapatkan hasil maksimal.
“Meski pada Pemilu 2019 kita atidak memperoleh kursi di DPRD Siantar. Kita tetap berjuang untuk memperoleh 3 kursi pada Pemilu 2019 . Tapi, kita tidak siap untuk transaksional,” ujar Abbas Gani Pane Ketua PPP Kota Siantar.
Tak jauh beda dengan pernyataan, Warsito Ketua PBB Kota Siantar,”Kami akan berjuang dan kami hanya bisa berusaha,. Urusan menang atau kalah lihat nanti. Kami hanya menargetkan dua kursi,”ujarnya. (In)






