Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Petugas di TPS 22 Kelurahan Tomuan selesaikan pekerjaan sampai pagi

Petugas di TPS 22 Kelurahan Tomuan selesaikan pekerjaan sampai pagi

Perhitungan Suara Melelahkan, Dua Petugas PPS Dilarikan ke Rumah sakit

Penulis: Redaksi Senternews.com
15 Februari 2024 | 18:28 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS  

Pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di Kota Siantar, Rabu (14/2/2024) yang berlangsung sampai menjelang subuh, membuat personel PPS, KPPS, para saksi dan Linmas keletihan, Kamis (15/2/2024).

Karena kondisi tersebut, ada dua orang PPS yang lemah dan tumbang. Sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kota Siantar. Keduanya masing-masing dari TPS di Kelurahan Suka Maju dan Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar

“Kedua petugas PPS itu berjenis kelamin lelaki. Pertama dilarikan ke rumah sakit sekira jam 19.30 Wib dan kedua sekitar jam 21.00 Wib,” kata Nurbaiyah Siregar, Komisioner KPU Kota Siantar dari Devisi Partisipasi Masyarakat dan SDM.

Dijelaskan, yang di Kelurahan Suka Makmur karena keletihan apalagi dua hari sebelumnya memang begadang dan tidak selera makan. Kemudian, sebelum dilarikan ke rumah sakit malah minum kopi. “Keduanya masih berada di rumah sakit,” imbuhnya.

Terkait  perhitungan suara di sejumlah TPS, rata-rata baru selesai sekira jam 02.00 Wib dini hari. Dan, pagi harinya sekira jam 08.20 Wib, pekerjaan di 796 TPS seluruh Kota Siantar baru tuntas.”Sevcara umum memang tidak ada kendala berarti,” imbuh Nurbaiyah Siregar.

Sementara, sejumlah anggota KPPS di beberapa TPS mengatakan perhitungan suara memang berlangsung sampai menjelang subuh. Paling lama perhitungan untuk DRD Kota Siantar dan itu merupakan yang terakhir dilakukan.

“Perhitungan suara yang kami lakukan  sampai menjelang subuh dan paginya para saksi baru pulang. Paling mudah hanya untuk perhitungan suara Pilpres dan DPD,” kata Abror, anggota KPPS di TPS 21, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur sekira jam 08.10 Wib.

Hal lain yang membuat tugas di TPS menjadi sedikit terkendala, karena aplikasi  Sirekap untuk pengiriman data  dari KPPS ke Kecamatan sempat mengalami kemacetan. Sehingga, harus menunggu sampai sekitar dua jam.

Tak jauh beda dengan situasi di TPS 22 yang masih satu lingkungan di TPS 21. Bahkan, pagi harinya, dengan akondisi yang diakui masih mengantuk,  personel PPS dan KPPS masih harus mengisi berbagai formulir dengan tetap dalam pengawasan Bawaslu yang juga turut begadang sampai pagi.

“Capek, menjelang subuh, malah ada personel yang hampir menyerah. Tapi, dengan tegas saya katakan TPS tidak boleh ditinggalkan sebelum perhitungan suara selesai dan formulir C 1 ditandatangani. Jadi, semua harus di tempat,” kata  S Hutagalung.

Hal yang dikatakan lumayan,  cuaca pada malam harinya cerah meski sempat hujan gerimis sebentar. “Kalau hujan deras, pekerjaan dipastikan semakin repot. Bahkan, perhitungan suara bakal terhenti karena bukan tidak mungkin surat suara basah dan rusak,” katanya.

Sementara, akibat perhitungan suara berlangsung sampai menjelang subuh, para Tim Pemenangan partai politik dan Caleg turut terkena imbasnya. Karena, banyak yang harus berjaga-jaga melakukan pengawalan  agar catatan yang diperoleh dari TPS benar-benar akurat.

“Ya, saya harus mondar mandir mendatangi TPS di sekitar Kecamatan Siantar Barat. Ikut juga begadang dan sampai keletihan,” ujar salah seorang saksi Caleg bermarga Sinaga di rumah aspirasi, Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat.

Dengan kondisi perhitungan suara yang cukup melelahkan pada Pemilu 2024 itu, tidak sedikit para saksi partai politik mengaku menyesal. “Honornya tidak seberapa, tapi pekerjaan cukup melelahkan. Kalau tahun mendatang seperti ini juga, aku tak mau lagilah jadi sakasi,” kata Hans (42) salah seorang saksi  salah satu partai politik.

Hasil dari wawancara media ini dengan sejumlah saksi, untuk  saksi Pilpres berkisaran antara Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Sementara, untuk honor saksi partai politik yang juga diberi tugas untuk mencermati Caleg partai politik, antara Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu.

Selain ada honor dari partai, ada juga yang diminta menjadi saksi Caleg secara khusus. Karena itu,  ada honor dari tim pemenangannya. “Kalau ada dua Caleg yang minta, jumlahnya lumayan juga,” kata  seorang saksi dari NasDem di salah satu TPS Kelurahan Marihat, Kelurahan Siantar Marihat.(In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata