SIANTAR, SENTERNEWS
Pasca terbakar 22 September 2024 lalu, perobohan Gedung IV Pasar Horas Jalan Merdeka Kota Siantar yang sudah tidak layak pakai, masih dalam proses yang pelaksanaannya diperkirakan berlangsung minggu ketiga April 2025.
Pernyataan itu disampaikan, Bolmen Silalahi sebagai Dirut Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya Kota Siantar. “Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR),” katanya, Senin (7/4/2025).
Dijelaskan, PUPR sebagai instansi teknis akan menghunjuk perusahaan yang kredibel untuk melakukan pembongkaran. Sedangkan anggaran diperkirakan sekitar Rp 1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Siantar Tahun 2025.
Saat dilakukan perobohan, jelas akan menganggu arus lalulintas dan menimbulkan debu maupun pecahan batu bekas bangunan. Untuk itu, PD PHJ akan bekerja sama dengan pihak Polres Siantar, Dinas Perhubungan serta Satpol PP.
“Saat dilakukan pembongkarn, pedagang yang saat ini berjualan di depan Gedung IV direlokasi ke sebelah kiri Gedung IV yang masih di Jalan Merdeka dengan jarak yang akan ditentukan kemudian,” ujar Bolmen Silalahi.
Perobohan Gedung IV diperkirakan maksimal selesai sebulan. Setelah dirobohkan, di lokasi itu dibangun kios sementara yang layak untuk pedagang sekitar 835 kios, lengkap dengan kamar mandi.
“Sebelum perobohan, kita segera dilakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait dan Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H),” kata Bolmen Silalahi mengakhiri.
Sekedar informasi, pasa Gedung IV Pasar Horas terbakar dan pedagang berjualan di depan Gedung IV itu, kerap mengganggu arus lalulintas karena kios pedagang memakan badan jalan. Selain itu, kondisinya tampak kumuh dan semberaut. (In)






