SIANTAR, SENTERNEWS
Politisi partai Hanura yang duduk sebagai anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga dan Franz Theodor Sialoho, ternyata mengikuti bagaimana dinamika tentang penertiban pedagang kaki lima di sekitar Lapangan H Adam Malik dan depan kantor DPRD Siantar.
“Kita menyambut positif hasil rapat antara pedagang kaki lima dengan Satpol PP yang memperbolehkan pedagang kembali berjualan dan itu sudah tepat,” kata Andika Prayogi Sinaga dan Franz Theodor Sialoho, Senin (04/08/2025).
Sebelumnya, saat tidak boleh berjualan selama tiga hari, Jumat (01/08/2025) sampai Minggu (03/08/2025), para pedagang menyampaikan keluh kesah kepada politisi Partai Hanura tersebut. Namun demikian, pedagang diminta bersabar.
“Selama tiga hari tidak berjualan, kita pahami bagaimana perasaan pedagang karena mereka memang tidak punya penghasilan. Tapi, setelah ada kesepakatan agar pedagang boleh berjualan kembali dengan beberapa ketentuan, kita tentu mendukung,” kata Andika Prayogi.
Hal senada disampaikan Franz Theodor Sialoho. Kebijakan yang dilakukan Satpol PP pada dasarnya untuk menciptakan kondisi pedagang agar lebih baik dan dapat berjualan dan menciptakan situasi kot Siantar tertib aman dan nyaman.
“Ya, pada dasarnya, sudah ada kemudahan kepada pedagang. Jadi, pedagang harus mematuhi kesepakatan yang sudah ditentukan dan kami di DPRD tentu akan tetap melakukan pemantauan,” ujarnya.
Andika Prayogi Sinaga dan Franz Theodor Sialoho menyatakan, pedagang kaki lima pada dasarnya memang perlu perhatian. Karena, mereka hanya untuk mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai anak-anaknya bersekolah. (In)






