Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Futasi saat melakukan pertemuan

Futasi saat melakukan pertemuan

PTPN 3 Kebun Bangun Diminta Hentikan Intimidasi & Kekerasan Terhadap Petani Futasi

Penulis: Redaksi Senternews.com
7 Juni 2024 | 19:43 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Terkait kerusuhan di lahan yang diduduki anggota Forum Tani Sejahtera Indonesia (Futasi) di  Kampung Baru,Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar Rabu (5/6/2024) yang disebut dilakukan karyawan PTPN 3, Suhariawan sebagai Kordinator Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Sumut menyampaikan press releas, Jumat (7/6/2024).

Melalui pres releas yang disampaikan Kuasa Hukum Futasi, Parluhutan Banjarnahaor itu, dijelaskan bahwa salah seorang korban atas nama Silvia Ramadani mengalami luka robek pada bagian kepala. Sehingga langsung dilarikan ke RSUD Djasamen Saragih untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan Putri Natalia Napitupulu ke  Polres Kota Pematangsiantar.

Laporan Polisi No: LP/B/310/VI/2024/SPKT/Polres Pematangsiantar /Polda Sumut. Kemudian, setelah menjalani visum, Silvia Ramadani membuat laporan tambahan mengenai adanya pelecehan seksual yang dialami sebagai pemicu kerusuhan yang terjadi.

Sementara, penggusuran dan penganiayaan yang disebut dilakukan pihak PTPN 3 yang  sudah berubah menjadi PTPN 4 Regional I, bukan yang pertama kalinya. Tetapi berlangsung secara berulang dan masif, selama satu tahun sejak Maret 2022.

Sehingga, menggusur dan merampas hak hidup 290 KK atau sebanyak 1.208 jiwa petani dan keluarganya yang tergabung dalam Futasi. Modusnya beragam, seperti membenturkan antara masyarakat menggunakan karyawan atau Organisasi Pekerja Perkebunan.

Faktanya, penggusuran yang dilakukan PTPN 3 Kebun Bangun merupakan Lokasi Pioritas Reforma Agraria (LPRA) yang diusulkan, KPA yang sedang dibahas penyelesaiannya di Kementerian ATR/BPN dan BUMN.

Terkait dengan itu, KPA Wilayah Sumut menduga kepentingan Koorporasi berada di belakang upaya penggusuran paksa, sejak rencana pembangunan Tol Tebing Tinggi-P Siantar dimulai dan dibangunnya jalan lingkar luar/ Outer Ring Road (ORR) kota Pematangsiantar.

Padahal sesuai surat BPN RI No. 3000-310.3-D. II tanggal 19 September 2007 ditujukan kepada Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Sumut menyatakan, HGU PTPN 3 Kebun Bangun tidak diperpanjang lagi.

Begitu pula Surat Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun No: 243/13-12.08/IV/2018 tanggal 23 April 2018 yang isinya, HGU yang masih sah di area konflik, HGU No. 2/Talun Kondot dan menjadi aneh setelah 2 tahun tidak aktif, terbit  Sertifikat HGU No.03 Kabupaten Simalungun Desa/Kel. Talun Kondot Kec. Panei yang kemudian dicoret dan dirubah menjadi HGU No.1 Kota Pematangsiantar, Desa/Kelurahan Gurilla dan Bah Sorma, Kec. Siantar Sitalasari.

Berangkat dari situasi tersebut dan mengingat akan banyak lagi potensi penggusuran yang

akan terjadi dengan menggunakan cara tidak humanis dan berpotensi konflik horizontal, Suhariawan selaku Kordinator KPA menyatakan, Wilayah Sumut mengutuk tindakan refresif yang dilakukan PTPN 3 Kebun Bangun.

Kemudian, meminta Menteri BUMN agar memerintahkan perusahaan perkebunan negara tidak melakukan penggusuran terhadap petani yang telah banyak berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan  berjasa membantu negara dalam penanggulangan kemiskinan dengan cara mandiri.

Selanjutnya, mendesak Kapolreta Kota Pematangsiantar menangkap pelaku penganiayaan masyarakat Kampung Baru Gurilla. Hentikan kriminalisasi terhadap anggota Futasi. Bebaskan petani anggota Futasi yang saat ini ditahan Poresta Kota Pematangsiantar.

Terakhir, mendesak Walikota dan DPRD Kota Pematangsiantar mendorong penyelesaian konflik Agraria Kampung Baru Kelurahan Gurilla. (rel/In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata