Senter News
Minggu, 22 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Kaum ibu di kantor Dinas Sosial P3A

Kaum ibu di kantor Dinas Sosial P3A

Sering Diancam Relawan, Orang Miskin “Serbu” Dinas Sosial P3A  

Penulis: Redaksi Senternews.com
20 September 2023 | 18:50 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR SENTER NEWS

Kelompok orang miskin atau prasejahtera yang namanya tercantum sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) pemerintah, “serbu” Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Kota Siantar, Rabu (20/9/2023).

Di kantor pemerintah itu, orang miskin yang didominasi puluhan ibu rumah tangga tersebut, marah karena relawan kelurahan tidak diberi memberi undangan untuk mendapatkan jatah beras di Kantor Pos sebanyak 10 Kg untuk bulan Agustus 2023.

Seperti yang disampaikan Me (32), warga Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat. Karena tidak mendapat kupon dari relawan, sempat bersitegang dengan seorang relawan di Rumah Pangan Srikandi, Kelurahan Bantan.

“Saya korban Bansos. Tak tau kenapa begitu. Pertama kali relawan pegang undangan. Lantas aku tegur supaya diberikan. Relawan itu bilang tunggu di Kantor Pos. setelah ku tunggu di Kantor Pos sampai tutup dia tak datang,” ujar Me.

Karena kesal, Me menghubungi relawan tersebut melalui telepon seluler. Namun, tidak diangkat. “Aku emosi karena itu bantuan pemerintah. Aku tak tau nama aslinya. Kedua kali undangan  saya di tangan RW, sampai saya marah dan ribut baru diberikan,” kata Me lagi dengan wajah kesal.

Sementara, sejumlah kaum ibu lainnya juga mengatakan  emosi karena tidak mendapat undangan dari relawan kelurahan. Kemudian, disuruh  mendatangi Kantor Dinas Sosial P3A bersama sekitar 30-an warga yang tidak mendapat undangan lainnya.

“Saya tadi marah dan waktu di cek Dinas Sosial,  nama saya  ada dalam data. Terus baru undangan diberikan sama saya. Apa harus marah-marah dulu baru diberikan,” ujar  ibu rumah tangga lainnya yang diamani warga lainnya.

Ada warga bermarga Damanik mengatakan, namanya jelas tercantum  sebagai penerima  Bansos tetapi tidak menerima undangan.  “Bulan lalu, saya tidak mendapat undangan. Terus saya mendatangi Kantor Pos dan pihak Kantor Pos bilang nama saya ada tercantum dan beras diberikan juga,” katanya.

Selanjutnya, bulan September ini Damanik kembali tidak mendapat undangan. Sehingga, enggan mendatangi kantor Pos untuk mendapatkan beras. Pasalnya, ada warga tidak membawa  undangan meski namanya ada tercantum dalam data basc, tidak diberikan beras.

“Sekarang saya belum juga dapat undangan untuk mendapatkan beras. Tak tau kenapa. Kalau yang lain sudah ada menerima. Permasalahannya sekarang sebenarnya antara penyalur dengan penerima. Tapi, relawan ikut campur mempersulit,” katanya.

Dari hasil perbincangan sejumlah kaum ibu lainnya di halaman kantor Dinas Sosial P3A itu, mengaku sering diintimidasi sejumlah relawan karena setelah mendapatkan uang tidak membeli bahan pangan seperti beras, telur, buah dan kacang-kacangan dari Rumah Pangan.

“Kek mana kami dipaksa membeli dari rumah pangan. Berasnya jelek, buahnya malah busuk dan telur pernah busuk. Selain itu sering terlambat. Padahal, Dinas Sosial bilang boleh membeli dari warung lain asal dilengkapi bon,” kata ibu rumah tangga.

Lantas, karena tidak menyerahkan uang ke rumah pangan untuk mendapatkan bahan pangan, relawan dikatakan sering mengintimidasi. Diancam namanya akan dicoret dari data.  “Kalau relawan sering mengancam nama kami mau di black list,” ujar  ibu rumah tangga lainnya.

Pada umumnya, masyarakat yang mendatangi Dinas Sosial P3A itu berharap agar para relawan diberi teguran bahkan sanksi. Bila perlu diberhentikan. Karena, masalah Bansos merupakan bantuan yang wajib diberikan kepada masyarakat miskin.

Sementara, Armansyah Nasution, Koordinator Tenaga Kerja Sukarela (TKSK) Kecamatan yang dikonfirmasi mengatakan, warga yang datang tersebut memang diintruksikan pihak relawan kelurahan. Pasalnya, saat ini sedang dilakukan perbaikan data.

“Kita yang mengundang mereka datang. Tujuannya untuk melakukan pendataan. Karena ada indikasi warga sudah tidak tepat lagi sebagai penerima masih tercatat. Namun, bagi yang sudah mendapatkan undangan, berarti mereka masih layak sebagai penerima,” ujar Armansyah.(In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Maling Dua Sepeda Gunung Senilai Rp 44 Juta Diringkus Polsek Perdagangan

18 Maret 2026 | 18:26 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata