SIANTAR, SENTERNEWS
Aktivitas masyarakat cenderung meningkat signifikan, mobilitas tinggi, terjadi baik menjelang maupun setelah Idul Fitri 1447 H/2026 M. Terutama karena tradisi mudik dan rekreasi ke destinasi wisata.
Meski peningkatan mobilitas yang dapat menimbulkan antrean kendaraan, kemacetan, hingga kecelakaan lalu lintas yang berpotensi meningkatnya gangguan kamtibmas, situasi dan kondisinya tetap aman dan kondusif.
Fakta tersebut terpapar melalui video conference (vidcon) dalam rangka Analisis Evaluasi (Anev) Perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) Terkini dan Monitoring Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 H Serentak pada Seluruh Obyek Wisata Seluruh Indonesia di masa hari libur nasional, Selasa (24/03/2026).
Vidcon yang dilakukan melalui anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Dr Yusuf Warsyim SAg MH itu, turut dihadiri Walikota Siantar Wesly Silalahi, Kapolres Siantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Ketua DPRD Kota Siantar, Timbul Marganda Lingga dari Pos Pelayanan (Pos Yan) Simpang Dua Kota Siantar.
Hadir juga, Ketua Tim Was Ops Itwasda Polda Sumut, Kombespol Budi Pardamean Saragih SIK MH, mewakili Dandim 0207/Simalungun, mewakili Dandenpom I/1 Pematangsiantar, AKBP Laurensius Siahaan sebagai Danki Yon II Brimob Kota Pematangsiantar dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Siantar
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melalui arahannya menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, serta instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kemudian, dilakukan dalam rangka optimalisasi Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik serta seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri. Sekaligus pentingnya kewaspadaan seluruh personel di lapangan, terutama pada titik-titik keramaian, objek wisata, serta lokasi rawan gangguan kamtibmas.
Pada kesempatan sama Walikota Wesly Silalahi mengimbau masyarakat agar tetap berkendara dengan aman dan tertib serta memantau arus lalu lintas melalui CCTV yang terintegrasi dengan pihak kepolisian.
“Pemko Pematangsiantar sudah memiliki 50 titik CCTV dan itu sangat membantu para pengendara yang melakukan perjalanan liburan ataupun arus mudik Idul Fitri 1447 H. Dapat diakses melalui cctv.pematangsiantar.go.id, serta nomor-nomor penting dalam pelayanan masyarakat,” katanya.
Walikota juga menekankan pengawasan yang dilakukan secara intensif ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri 1447 H, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan nyaman.
“Saya juga mengapresiasi Polres Pematangsiantar dan TNI serta seluruh stakeholder lainnya, bahwa dengan langkah preventif dan humanis tersebut, menargetkan terciptanya perayaan Lebaran yang aman dan minim risiko,” tuturnya. (In)






