SIANTAR, SENTER NEWS
Polres Siantar terus buru truk sampah plat merah BK 8140 WA jenis Colt Diesel jenis Mitsubishi Canter yang dilarikan kelompok penjahat berpistol, dari halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Siantar, Selasa (9/5/2023) lalu.
Kanit Jatanras Satreskrim Polres Siantar Ipda Lizar Hamdani mengatakan, setelah pihaknya melakukan olah TKP dan mengamati rekaman CCTV, pihaknya bersama tim langsung melakukan pemburuan sampai ke luar darerah.
“Kita langsung melakukan pemburuan. Sesuai gambar CCTV, truk milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Siantar itu dilarikan menuju arah ke Pamatang Raya,” ujar Ipda Lizar Hamdani di ruang kerjanya, Selasa (16/5/2023).
Dijelaskan, bersama tim malah sudah menginap empat hari di satu tempat yang diperkirakan sebagai lokasi tempat truk tersebut dilarikan. Namun, hasilnya masih negatif. Namun demikian, Polres sudah melakukan kerja sama dengan sejumlah Polres di Sumatera Utara.
“Selain dengan beberapa Polres, kita juga sudah kerjasama dengan Polda. Pokoknya, kita berusaha maksimal memberikan yang terbaik,” ujar Ipda Lizar Hamdani sembari mengatakan bahwa melalui CCTV juga diketahui, kawanan penjahat tersebut menggunakan mobil berwarna hitam yang tentunya akan dapat memudahkan penyelidikan.
Terpisah, Kadis Lingkungan Hidup Pemko Siantar, Dedy Tunasto Setiawan membenarkan bahwa aksi pencurian truk tersebut terekam CCTV. Kelompok penjahat tersebut melarikan truk dari halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jalan Tuan Rondahaim, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar.
“Setelah truk dikeluarkan dan masuk ke arah jalan Sisingamangaraja, di belakang truk itu tampak mobil Avanza warna hitam yang diduga kuat sebagai milik kelompok penjahat yang diperkirakan lima orang,” ujarnya
Sementara, sebelum truk dilarikan, salah seorang kawanan penjahat sempat menodongkan senjata mirip pistol kepada, Ferdy Situmorang sebagai penjaga malam yang sempat keluar dan melihat aksi pencurian itu berjarak sekitar 15 meter dari TKP. Namun, salah seorang kawanan penjahat, malah menodongkan senjata mirip pistol kearah Ferdy.
Karena takut, Ferdy langsung masuk ke kantor. Setelah truk dilarikan, Ferdy dan temannya Ferdy Manurung keluar lagi dari kantor sembari berteriak keras. Tetapi tidak ada warga yang keluar dari rumah. Kemudian, keduanya berlari ke Polsek Siantar Martoba yang tak jauh dari lokasi kejadian. (In)






