SIANTAR, SENTERNEWS
Selain kehilangan truk sampah plat merah BK 8140 WA Colt Diesel jenis Mitsubishi Canter yang dilarikan kelompok penjahat berpistol, Pemko Siantar ternyata juga kehilangan satu unit mobil pickup dan sepeda motor.
Sementara, asset Pemko Siantar yang hilang karena dicuri itu sudah dilaporkan kepada Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Asset Pemko Siantar. Soal berapa kerugian Pemko, itu merupakan kewenangan pihak Tim Ganti Kerugian (TGR) Inspektorat.
“Kalau hilangnya truk sampah dari halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terjadi Selasa, (9/5/2023),” ujar Kepala Bidang Aset Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Asset, Alwi Adrian Lumbangaol, Rabu (10/5/2023).
Sementara, mobil pickup jenis kijang, hilang dari depan kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Kota Siantar sekira tahun 2022. Saat itu, Kadis PRKP saat itu , Ir Kurnia Lismawtie MT.
“Kalau sepeda motor yang hilang itu, digunakan pegawai Bappeda. Kalau tidak salah hilang di rumah pegawai itu,” ujar Alwi Adrian Lumbangaol sembari mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung tahun 2022 lalu.
Lebih lanjut dijelaskan, setelah kenderaan dinas yang digunakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hilang itu dilapor kebagian asset, dilanjutkan untuk proses riview ke Inspektorat untuk diputuskan apakah ganti rugi atau tidak. Kemudian, diusulkan agar dihapus sebagai inventaris Pemko.
“Riview untuk memutuskan apakah ada kelalaian terhadap yang menggunakan atau tidak. Kalau khusus soal truk dan mobil pickup, sepertinya tidak ada kelalaian. Karena disimpan dan bukan digunakan. Kalau ada yang hilang karena kelalaian, akan diganti rugi,” ujar Alwi.
Dijelaskan, soal truk, mobil pickup dan sepeda motor yang hilang dalam waktu berbeda tersebut, sejauh ini belum ada laporan dari pihak kepolisian apakah sudah ditangkap atau tidaknya pelaku pencurian kenderaan dinas Pemko itu.
Sekedar informasi, soal truk sampah, hilang dari halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jalan Tuan Rondahaim, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar. Pelakunya diperkirakan lima orang dan seorang diantaranya sempat menodongkan pistol kepada penjaga malam. (In)






