SIANTAR, SENTER NEWS
Seorang pengusaha Galian C yang diduga illegal bermarga Pardede , disebut tidak hanya sekali melakukan perusakan terhadap drainase di ring road, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba sset milik Pemko Siantar.
Informasi yang dihimpun, perusakan drainase itu dilakukan anggota bermarga Pardede pengusaha Galian C di Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siatar Martoba, Kota Siantar itu dengan menggunakan alat berat berupa bulldozer, Rabu (12/7/2023) kemarin. Sementara, sebelumnya lagi beberapa kali terjadi kerusakan drainase.
Perusakan sebelumnya terjadi tanggal 9 September 2022 lalu. Saat itu salah seorang anggota pengusaha Galian C itu menggunakan alat berat excavator yang melintas di sekitar lokasi. Tanpa melihat fasilitas milik negara dengan Presiden Joko Widodo, terjadi lagi kerusakan drainase.
“Sudah dua kali sama yang ini parit (drainase, red) dirusak orang itu. Pertama pake Bako (excavator- red). Kedua pake dozer (bulldozer, red). Tempat yang dirusak pertama dan kedua hanya beberapa meter saja,” ucap Saragih, warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi drainase yang rusak, Kamis (13/7/2023).
Dijelaskan, kedua kejadian perusakan disebut atas perintah pemilik galian dengan alibi untuk masuk kelahan miliknya. Ternyata, lahan yang dimaksud bukan hak miliknya. Melainkan milik pihak pihak lain dan saat ini menguasai lahan tersebut.
“Hanya masuk gitu saja pake alat berat itu sampai rusak paritnya, terus keluar juga kena rusak lagi parit. Yang dimasuki pun sepengetahuan saya di tanah yang saat ini dikelola bukan yang berhubungan dengan bosnya pemilik alat berat itu,” tutur pria kulit sawo matang itu.
Dijelaskan juga, kerusakan drainase tersebut dikatakan semakin makin parah karena sering di lalui alat berat. Sementara, kerusakan drainase terjadi pada pasangan batu campur semen yang sudah tidak bisa dipergunakan lagi.
Bahkan akibat perusakan tersebut, air yang mengalir menjadi tersumbat dan mengalir kebahu jalan yang berdampak genangan air. Sehingga, kerusakannya semakin parah.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PUPR Pemko Siantar, Junaidi Sitanggang menyatakan akan turun kelokasi guna melakukan pengecekan langsung. Namun sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR belum tampak di lokasi untuk mengecek kerusakan drainase akibat alat berat. (Tim)






