SIANTAR, SENTERNEWS
Para pedagang di Jalan Merdeka Kota Siantar sudah membongkar kios darurat tempatnya berjualan dan pindah ke lapak baru di lokasi lahan eks Gedung IV Pasar Horas. Bahkan, sebagian pedagang sudah melakukan aktifitas jual beli, Selasa (23/12/2025).
Namun, meski kios darurat dari Jalan Merdeka itu hanya tinggal sekitar 15 persen lagi dan para pedagang mulai berjualan, aktifitas jual beli belum normal. Artinya, orang yang berbelanja masih sepi. Baik itu pedagang ikan basah, sayur mayur maupun pakaian bekas dan lainnya.
“Ya, ini hari pertama untuk berjualan dan pembeli masih sepi. Mudah-mudahan besok pembeli sudah mulai banyak,” kata Acim salah seorang pedagang ikan rebus yang sudah berjualan sambil menunggu pembeli.
Hal senada disampaikan boru Sinaga salah seorang pedagang sayur mayur. Pembeli menurutnya belum banyak karena aktifitas jual beli di lapak yang baru itu belum normal. “Ya, belum normal, pembeli masih sepi,” katanya.
Sementara, masih banyak pedagang yang belum berjualan karena masih membenahi lapaknya dengan menyemen lantai dan dinding menggunakan batu bata setinggi pinggang orang dewasa. Demikian juga di lokasi pedagang kaki lima yang masih berada di eks lahan Gedung IV atau berada di luar lapak yang menggunakan atap seng.
Sehari sebelumnya, Senin (22/12/2025), Sekda Junaedi Antonius Sitanggang telah memantau proses perpindahan para pedagang yang dibantu personel Satpol PP, perangkat PD Pasar Horas Jaya (PHJ) dan pihak kecamatan.
Di lokasi itu, Junaedi Sitanggang menyampaikan kepada pedagang yang berjualan di Jalan Merdeka agar segera pindah ke lapak yang baru, Rabu (25/12/2025). “Sehari sebelum natal tanggal 25, seluruh pedagang sudah harus pindah semua,” katanya.
Dijelaskan juga, di lapak yang baru, sudah tersedia beberapa fasilitas seperti air, listrik, CCTV drainase, lampu penerangan jalan, dan pengamanan dari PD PHJ. Dengan pindahnya pedagang dari Jalan Merdeka, arus lalulintas yang selama ini terganggu diharap kembali lancar. (In)






