SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Gadis kecil lima tahun, Nursaidah yang sudah beberapa bulan mengidap kanker darah (Leukemia) dan benjolan di perut semakin membesar, hanya bisa terbaring dan kerap sesak nafas. Sehingga, tidak bisa lagi bermain-main dengan teman sebaya.
“Menurut dokter putri saya ini mengidap leukemia dan harus menjalani perawatan medis dengan serius,” kata Faridah Fauziah ibu dari Nursaidah, warga Pekan Kerasaan 1, Kelurahan Kerasaan 1, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (04/04/2026).
Faridah menjelaskan, putrinya Nursaidah yang sempat bersekolah di TK sudah berkali-kali dibawa ke dokter. Termasuk berobat alternatif. Namun, kondisinya justru mengalami penurunan.
“Awalnya saya membawa ke Puskesmas dan pihak Puskesmas menyarankan supaya dibawa ke rumah sakit. Terakhir ke Rumah Sakit Adam Malik Medan. Tapi, kondisi putri saya belum juga berubah,” ujarnya sedih.
Karena berasal dari keluarga tidak mampu dan untuk krbutuhan makan saja sulit karena suaminya bekerja secara serabutan seperti menjadi buruh bangunan, sangat membutuhkan bantuan. Selain dari Pemkab Simalungun juga dari para dermawan.
“Kami sangat berharap bantuan, untuk perobatan Nursaidah supaya sembuh. Bantulah kami yang tidak mampu ini,” ungkapnya.
Bagi dermawan yang bersedia menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu keluarga tidak mampu itu, dapat disampaikan secara langsung maupun melalui nomor rekening 5348 0013 0052 3530 Bank BRI atas nama Farida Fauziah.
Dijelaskan juga, teman-teman sebaya Nursaiah memang sering datang ke rumahnya untuk menemani sebagai pemberi semangat supaya bisa bermain lagi.
“Tapi, karena kondisinya terus melemah, beginilah. Sebagai ibu, saya sangat sedih apalagi kalau Nursaidah sesak nafas,” kata sang ibu.
Terpisah, Sumarno sebagai Lurah Kelurahan Kerasaan 1 mengaku sudah berupa memberikan yang terbaik kepada warganya. Termasuk melapor kepada Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun dan sudah berkomunikasi dengan PMI Sumatera Utara.
“Sampai saat ini, saya masih terus memantau perkembangan kesehatan Nursaidah,” ujarnya. (In)






