SIANTAR, SENTERNEWS
Setelah menerima informasi dari masyarakat, Andika Prayogi Sinaga SE anggota DPRD Siantar langsung gerak cepat turun ke Gang Anggrek Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat meninjau rumah warga yang terancam ambruk karena longsor, Kamis (06/08/2026).
Bahkan, anggota DPRD Siantar dari Partai Hanura yang meninjau ke lokasi, turut mengajak Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar, Guntur Damanik dan Lurah Teladan, Yetno.
Tiba di lokasi, rumah yang terancam longsor tanpa sepengetahuan pemilik rumah, kondisinya memang mengkawatirkan, separuh rumah pada bagian dapur telah berlobang terkena longsor tebing sungai yang berjarak sekitar dua meter.
Setelah mengamati kondisi longsor, ternyata tebing sungai memang harus di tembok agar longsor tidak semakin melebar. Sama seperti tebing sungai yang tak jauh dari lokasi longsor yang tiga tahun sebelumnya sudah ditembok atas permintaan Andika Prayogi Sinaga.
“Kalau tidak segera ditanggulangi, longsor akan melebar dan rumah warga ini bisa ambruk. Untuk itulah saya mengajak BPBD dan Lurah meninjau lokasi,” kata Andika Prayogi
yang berada di tepi jurang berbatasan dengan sungai.
Karena sangat prioritas ditanggulangi, pihak BPBD diharap juga melakukan gerak cepat. Apalagi permohonan perbaikan sudah disampaikan Lurah kepada Camat dan diteruskan kepada BPBD Kota Siantar.
”Pastinya, kita sudah lihat kondisi rumah ini secara langsung dan memang sangat mengkawatirkan. Tahun 2026 ini kita harap dapat segera ditangani Pemko melalui BPBD,” kata Andika Prayogi kepada Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Siantar, Guntur Damanik.
Menanggapi permintaan anggota DPRD Siantar dari Komisi III yang membidangi pembangunana itu, Guntur Damanik mengatakan, pihaknya memang sudah menerima permohonan dari pihak kecamatan dan sudah disampaikan kepada Walikota.
“Kita sudah sampaikan surat kepada Walikota. Setelah ditandatangani Walikota, akan ditinjau bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Mudah-mudahan prosesnya bisa dipercepat,” kata Guntur Damanik.
Sementara, Lili Suheri (65) yang menempati rumah terancam longsor itu mengaku tidak mengetahui anggota DPRD Siantar atas nama Andika Prayogi Sinaga datang meninjau belakang rumahnya bersama pihak BPBD dan Lurah.
”Wah, terimakasih kepada bapak Andika Prayogi sudah meninjau belakang rumah saya yang longsor,” kata Lili Suheri sembari mengatakan, longsor tersebut awalnya berlangsung sekitar tiga bulan lalu.
Namun, belum separah sekarang ini. Karena musim hujan tiba dan permukaan sungai di belakang rumahnya selalu naik, longsor semakin melebar dan sampai ke belakang rumahnya.
Bahkan, kalau malam apalagi waktu hujan deras, Lili Suheri merasa kawatir kalau tiba-tiba longsor lagi.
“Kalau musim hujan dan terjadi longsor, saya kawatir juga. Tapi, saya harap itu tidak terjadi,” kata warga tersebut sembari mengucapkan terimakasih kepada Andika Praogi. (In)






