SIANTAR, SENTER NEWS
Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir membuat sejumlah rumah di Gang Pondok Legok, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar kembali tergenang dan membuat warga menjadi resah.
Teranyar, seperti yang berlangsung, Senin (5/5/2023). Luapan air setinggi pinggang orang dewasa bukan hanya menggenangi rumah. Lebih dati itu banyak barang-barang rumah tangga mengalami kerusakan karena terendam air.
Prihatin dengan kondisi tersebut, anggopta DPRD Siantar Andika Prayogi Sinaga SE dan Tim APS langsung bergerak turun ke lokasi. Setelah melakukan komunikasi dengan warga korban banjir, Tim langsung mengajukan permohonan kepada Lurah, Camat dan Pemko Siantar melalui Dinas PURR, Dinas PRKP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kepada pemerintah mulai kecamatan sampai Pemko Siantar kita minta segera meninja lokasi dan serius menanggulangi kesulitan yang dialami masyarakat,” ujar Andika Prayopgi sembari mengatakan bahwa penyebab sumber banjir harus diperbaiki. Terutama drainase yang tidak berfungsi maksimal.
Drainase yang tidak berfungsi maksimal itu seperti di seputaran Jalan Rajamin Purba, depan SMP Negeri 2, Simpang Jalan Rajamin Purba dan Jalan Maluku. “Kita minta disegerakan supaya banjir tidak lagi menjadi masalah bagi masyarakat setempat. Apalagi saat ini sedang musim penghujan,” uajr Andika Prayogi Sinaga SE.
Dijelaskan, Tim APS yang telah mengajukan permohonan kepada Dinas PURR, BPBD dan Bapeda serta Dinas PRKP Kota Siantar diminta segera melakukan tindakan nyata untuk melakukan perbaikan drainase sebagai sumber banjir tersebut.
Sementara, Andre Sinaga kordinator Tim APS membenarkan bahwa pihaknya sudah memasukan surat kepada Dinas PUPR, Dinas PRKP, BPBD dan Bapeda. Tujuannnya agar segera ditindaklanjuti
“Harapana kita, disegerakan dan tidak ada lagi menunggu waktu lama. Karena, ini menyangkut masalah kemanusiaan dan prioritas,” ujar Andre sembari mengatakan bahwa Aziz sebagai Lurah setempat saat ditemui mengatakan, sudah ada jadwal Dinas PUPR untuk perbaikan sehingga tidak ada lagi rumah warga terkena banjir.
“Ya,harapan kita jangan hanya menjadwalkan. Tetapi setelah itu disegerakan. Bahkan, soal banjir itu sudah berkali-kali disampaikan kepada Wali Kota. Kita juga sudah menyurati Ketua DPRD Siantar agar dapat di teruskan kepada Badan Anggaran dan disampaikan lagi ke dinas terkait lainnya,” ujar Andre.
Sementara, salah seorang warga, Danil yang rumahnya turut terkena banjir mengatakan, masyarakat selama ini seperti tidak diperhatikan. Dengan adanya perhatian dari DPRD Siantar khususnya anggota DPRD Siantar Andika Prayogi Sinaga SE dan Tim APS, besar harapan warga banjir segera ditanggulangi.
“Terimakasih kepada Bapak Andika Prayogi yang peduli dengan kami warga Gang Pondok Legok. Dengan adanya dorongan itu, besar harapan kami Pemko Siantar segera bertindak memperbaiki saluran-saluran air sebagai sumber banjir yang selalu datang saat hujan tiba.” bebernya. (Ab)






