Senter News
Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SIANTAR-SIMALUNGUN
Imran Nasution

Imran Nasution

DPRD Siantar VS Wali Kota, Perang Opini  Berpeluru  Asumsi  (II)

Catatan : Imran Nasution

Penulis: Redaksi Senternews.com
17 Juni 2023 | 22:31 WIB
Rubrik: SIANTAR-SIMALUNGUN
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Pada catatan pertama judul tulisan yang diekspos sebelumnya, ada pertanyaan pada paragraf  akhir, “Apa saja asumsi digunakan sebagai peluru “menembak” lawan pada perseteruan antara Wali Kota versus DPRD Siantar?”

Untuk menjawabnya, bukan hanya tergantung dari sudut mana memandang karena kalau beda posisi pandang, hasilnya jelas tidak sama. Lebih dari pandang  dan cermati dari dekat. Sehingga, diketahui gambaran  utuh.

Misalnya, kalau memandang buaya dari jarak kejauhan,  buaya mungkin dapat diasumsikan seperti biawak. Tetapi, kalau dipandang dari dekat, buaya tentu beda dengan biawak. Sehingga, dapat menepis asumsi atau dugaan yang mengundang opini.

Buaya itu tubuhnya besar, tidak sama dengan biawak yang lebih kecil. Apalagi ada sebutan buaya darat  dan tiada sebutan biawak darat  meski sama-sama pemangsa bangkai. Sehingga, karena suka atau tidak suka, tidak muncul asumsi yang dimirip-miripkan sesuai selera.

Perseteruan legislatif dengan eksikutif  tidak menjadi perhatian ODGJ yang semakin banyak berkeliaran di areal perkotaan. Tidak jadi perdebatan abang becak BSA yang becak BSA bakal hanya tinggal cerita. Tiak diperhatikan rakyat kelas sandal jepit.

Kalau dicermati, dengan adanya puluhan papan bunga di depan Kantor DPRD Siantar dengan redaksi atau kata-kata yang menurut anggota dewan tidak etis bahkan menghujat, perseteruan Wali Kota dengan DPRD Siantar semakin terdengar  di telinga yang tidak tuli karena gendang sudah ditabuh.

Sementara, soal etis atau tidaknya, tak wajib dikedepankan para politisi yang kelihatan apalagi  tidak kelihatan. Dengan menggunakan orang-orang tertentu, yang penting libido politiknya terpuaskan dan egonya merasa terangkat untuk mendapat suatu pengakuan.

Dan,  tuduhan kepada DPRD Siantar melalui papan bunga itulah sebenarnya asumsi untuk membentuk opini dalam rangka melakukan penyerangan kepada lawan politik di lembaga legislatif. Pasalnya  tiada lagi presumption of innocence atau azas praduga tak bersalah.

Karenanya, bukan untuk mengkompori agar situasi menjadi panas setelah itu ada  menangguk di kolam berair keruh menangkap ikan. Pasalnya, non presumption of innocence atau  mengangkangi  praduga tak bersalah, mungkin setali tiga uang dengan fitnah.

Meski katanya fitnah lebih kejam dari pembunuhan dan kalau orang diminta untuk memilih, lebih suka difitnah dari pada dibunuh, pasal-pasal fitnah ada juga dalam lembaran KUHAP. Sehingga, dapat terungkap siapa dan siapa ada di belakang papan-papan bunga itu.

Apakah orangnya suka pakai kaca mata kuda yang hanya memandang ke depan dan enggan  melihat ke belakang karena malas balik 180 derajat  sejajar kearah belakang? Atau apakah suka pakai kaca mata hitam sehingga apa yang tampak jadi hitam? Atau apakah orangnya pakai kaca mata rabun senja sehingga semua samar?

Kalau soal papan bunga berbau fitnah dan penghujatan itu, ada anggota dewan bilang  tak perlu ditanggapi. Tapi, ada juga berpendapat perlu ditanggapi. Hanya saja tidak perlu voting atau perhitungan suara untuk menggiring fitnah ke ranah hukum atau tidak.

Yang jelas, meski kepala panas, mencermati situasi kota Siantar yang diasumsikan sedang tidak baik-baik saja,  hati harus tetap dingin meski cuaca saat ini selalu panas sehingga dianjurkan banyak minum air putih supaya pikiran jernih dan akal tetap sehat.

Masalahnya, bukan berarti pejabat politik di Kursi Satu Kota Siantar dan orang paling dekat di sekitarnya, putih bagai malaikat. Artinya, tentu ada selah untuk menyerang meski itu juga pakai  asumsi karena salah atau tidaknya seseorang ditentukan  melalui pengadilan tanpa campur tangan  mavia hukum yang sebenarnya hanya asumsi kalau tidak bisa dibuktikan.

TAHUN POLITIK

Tahun 20233 menjelang  2024 yang disebut sebagai tahun politik, semua bisa  dipolitikkan. Dan politik menjadi bagian tak terpisahkan bagi incumbent  untuk kembali duduk di Kursi Satu melalui Pilkada.

Bahkan, untuk menuju Kursi Satu, proses politik pencalonan dilakukan melalui Pemilu Legislatif. Jadi, tak terpisahkan juga dengan dr Susanti Dewayani, Ketua partai politik (Parpol) yang telah menargetkan kursi murni di DPRD Siantar untuk mengusung satu calon.

Namun, upaya itu tentu tidak semulus paha ayam yang sudah dikuliti dan dijual di Pasar Horas atau Pasar Dwikora. Karena, semua Parpol, masing-masing sudah menentukan target. Artinya, persaingan tentu berlangsung ketat.

Lantas, perseteruan antara Parpol yang memiliki kursi di lembaga  legislatif dengan Parpol yang ketuanya incumbent, tentu hal yang tidak terpisahkan dan itu jelas membuat perseteruan DPRD Siantar dengan Wali Kota bakal membuat perpolitikan  Kota Siantar menjadi riuh rendah.

Jadi, sesuai judul tulisan ini “DPRD Siantar VS Wali Kota, Perang Opini  Berpeluru Asumsi “ bukan mustahil kalau terus berlangsung. Jadi, mari melihatnya. Dan tunggu bagaimana redaksi salinan putusan MA yang akan diterima Wali Kota sebagai Termohon dan DPRD Siantar sebagai Pemohon.

Yang jelas, suhu perpoiltikan yang semakin panas, tidak akan membuat rakyat kecil bersendal jepit  terpengaruh. Karena, perseteruan itu hanya kepentingan para elit politik Kota Siantar. Titik…

(Penulis alumni Fisip Komunikasi UISU Medan, Pemred Siantar News)

ShareSendShare

Berita Terkait

SIANTAR-SIMALUNGUN

Silvia Pelajar 15 Tahun Sempat Hilang Telah Pulang

12 April 2026 | 00:00 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Silvia Armaya Purba (15), pelajar putri yang dilaporkan hilang sejak, Senin pagi (06/04/ 2026), akhirnya kembali ke rumah dengan...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026 | 23:41 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Simalungun, dengan tema," Penguatan Jati Diri Budaya Menuju Simalungun Maju dan Berdaya Saing",...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Katanya Bantuan Material Perbaikan Jalan dari Anak Rantau Dibiarkan, Pangulu Bilang Sudah Dikerjakan

11 April 2026 | 16:17 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Keinginan anak- anak perantau asal Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, bertolak belakang dengan Pangulunya. Pasalnya, rencana...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

GMKI-PSS: Momentum Hari Jadi Kabupaten Simalungun Harus Menjadi Ruang Refleksi Kejujuran Atas Capaian dan Kegagalan Pembangunan

11 April 2026 | 08:49 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Momentum Hari Jadi Kabupaten Simalungun ke 193 seharusnya tidak hanya menjadi ajang perayaan seremonial yang penuh simbol dan...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ditendang Masuk Parit, Korban Dicakar dan Dipukuli, Pelaku Diamankan Polsek Perdagangan

11 April 2026 | 08:47 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Pria berinisial NA (24), warga Nagori Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun  yang melakukan penganiayaan terhadap korban, DP...

Read moreDetails
Truk yang digelapkan
SIANTAR-SIMALUNGUN

Jaringan Penggelapan Dump Truck Dibongkar Polsek Perdagangan

10 April 2026 | 17:14 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Jaringan penggelapan Dump Truck Mitsubishi FE74HDV warna kuning,  BK 8317 ME senilai Rp 200 juta yang sempat diburu...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Silvia Pelajar 15 Tahun Sempat Hilang Telah Pulang

12 April 2026 | 00:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026 | 23:41 WIB
SEREMONIAL

Al Jam’iyatul Washliyah Pematangsiantar Halal Bihalal & Musda, Ishak Hutasuhut Kembali Memimpin Periode 2026-2031  

11 April 2026 | 23:27 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Katanya Bantuan Material Perbaikan Jalan dari Anak Rantau Dibiarkan, Pangulu Bilang Sudah Dikerjakan

11 April 2026 | 16:17 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

GMKI-PSS: Momentum Hari Jadi Kabupaten Simalungun Harus Menjadi Ruang Refleksi Kejujuran Atas Capaian dan Kegagalan Pembangunan

11 April 2026 | 08:49 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ditendang Masuk Parit, Korban Dicakar dan Dipukuli, Pelaku Diamankan Polsek Perdagangan

11 April 2026 | 08:47 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Jaringan Penggelapan Dump Truck Dibongkar Polsek Perdagangan

10 April 2026 | 17:14 WIB
ANEKA RAGAM

Direktur Pro-Public Institute Soroti Odong-odong Masih Beroperasi di Pusat Kota Siantar 

10 April 2026 | 14:09 WIB
ANEKA RAGAM

Pemadaman Api Kebakaran Grosir Sepatu dan Sendal Sampai 6 Jam Lebih

10 April 2026 | 13:47 WIB
ANEKA RAGAM

Pelamar Untuk Mengisi Delapan JPT Pratama Pemko Santar Sebanyak 62 ASN

10 April 2026 | 12:19 WIB
SEREMONIAL

Capai Sejumlah Prestasi 2025, Walikota Optimis Terus Meningkat di Tahun 2026

10 April 2026 | 08:49 WIB
ANEKA RAGAM

Siantar di Waktu Subuh, Grosir Sepatu dan Sandal  “Sehati Jaya”  Berlantai Tiga, Terbakar

10 April 2026 | 07:36 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata