Senter News
Selasa, 29 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SIANTAR-SIMALUNGUN
Imran Nasution

Imran Nasution

DPRD Siantar VS Wali Kota, Perang Opini  Berpeluru  Asumsi  (II)

Catatan : Imran Nasution

Penulis: Redaksi Senternews.com
17 Juni 2023 | 22:31 WIB
Rubrik: SIANTAR-SIMALUNGUN
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Pada catatan pertama judul tulisan yang diekspos sebelumnya, ada pertanyaan pada paragraf  akhir, “Apa saja asumsi digunakan sebagai peluru “menembak” lawan pada perseteruan antara Wali Kota versus DPRD Siantar?”

Untuk menjawabnya, bukan hanya tergantung dari sudut mana memandang karena kalau beda posisi pandang, hasilnya jelas tidak sama. Lebih dari pandang  dan cermati dari dekat. Sehingga, diketahui gambaran  utuh.

Misalnya, kalau memandang buaya dari jarak kejauhan,  buaya mungkin dapat diasumsikan seperti biawak. Tetapi, kalau dipandang dari dekat, buaya tentu beda dengan biawak. Sehingga, dapat menepis asumsi atau dugaan yang mengundang opini.

Buaya itu tubuhnya besar, tidak sama dengan biawak yang lebih kecil. Apalagi ada sebutan buaya darat  dan tiada sebutan biawak darat  meski sama-sama pemangsa bangkai. Sehingga, karena suka atau tidak suka, tidak muncul asumsi yang dimirip-miripkan sesuai selera.

Perseteruan legislatif dengan eksikutif  tidak menjadi perhatian ODGJ yang semakin banyak berkeliaran di areal perkotaan. Tidak jadi perdebatan abang becak BSA yang becak BSA bakal hanya tinggal cerita. Tiak diperhatikan rakyat kelas sandal jepit.

Kalau dicermati, dengan adanya puluhan papan bunga di depan Kantor DPRD Siantar dengan redaksi atau kata-kata yang menurut anggota dewan tidak etis bahkan menghujat, perseteruan Wali Kota dengan DPRD Siantar semakin terdengar  di telinga yang tidak tuli karena gendang sudah ditabuh.

Sementara, soal etis atau tidaknya, tak wajib dikedepankan para politisi yang kelihatan apalagi  tidak kelihatan. Dengan menggunakan orang-orang tertentu, yang penting libido politiknya terpuaskan dan egonya merasa terangkat untuk mendapat suatu pengakuan.

Dan,  tuduhan kepada DPRD Siantar melalui papan bunga itulah sebenarnya asumsi untuk membentuk opini dalam rangka melakukan penyerangan kepada lawan politik di lembaga legislatif. Pasalnya  tiada lagi presumption of innocence atau azas praduga tak bersalah.

Karenanya, bukan untuk mengkompori agar situasi menjadi panas setelah itu ada  menangguk di kolam berair keruh menangkap ikan. Pasalnya, non presumption of innocence atau  mengangkangi  praduga tak bersalah, mungkin setali tiga uang dengan fitnah.

Meski katanya fitnah lebih kejam dari pembunuhan dan kalau orang diminta untuk memilih, lebih suka difitnah dari pada dibunuh, pasal-pasal fitnah ada juga dalam lembaran KUHAP. Sehingga, dapat terungkap siapa dan siapa ada di belakang papan-papan bunga itu.

Apakah orangnya suka pakai kaca mata kuda yang hanya memandang ke depan dan enggan  melihat ke belakang karena malas balik 180 derajat  sejajar kearah belakang? Atau apakah suka pakai kaca mata hitam sehingga apa yang tampak jadi hitam? Atau apakah orangnya pakai kaca mata rabun senja sehingga semua samar?

Kalau soal papan bunga berbau fitnah dan penghujatan itu, ada anggota dewan bilang  tak perlu ditanggapi. Tapi, ada juga berpendapat perlu ditanggapi. Hanya saja tidak perlu voting atau perhitungan suara untuk menggiring fitnah ke ranah hukum atau tidak.

Yang jelas, meski kepala panas, mencermati situasi kota Siantar yang diasumsikan sedang tidak baik-baik saja,  hati harus tetap dingin meski cuaca saat ini selalu panas sehingga dianjurkan banyak minum air putih supaya pikiran jernih dan akal tetap sehat.

Masalahnya, bukan berarti pejabat politik di Kursi Satu Kota Siantar dan orang paling dekat di sekitarnya, putih bagai malaikat. Artinya, tentu ada selah untuk menyerang meski itu juga pakai  asumsi karena salah atau tidaknya seseorang ditentukan  melalui pengadilan tanpa campur tangan  mavia hukum yang sebenarnya hanya asumsi kalau tidak bisa dibuktikan.

TAHUN POLITIK

Tahun 20233 menjelang  2024 yang disebut sebagai tahun politik, semua bisa  dipolitikkan. Dan politik menjadi bagian tak terpisahkan bagi incumbent  untuk kembali duduk di Kursi Satu melalui Pilkada.

Bahkan, untuk menuju Kursi Satu, proses politik pencalonan dilakukan melalui Pemilu Legislatif. Jadi, tak terpisahkan juga dengan dr Susanti Dewayani, Ketua partai politik (Parpol) yang telah menargetkan kursi murni di DPRD Siantar untuk mengusung satu calon.

Namun, upaya itu tentu tidak semulus paha ayam yang sudah dikuliti dan dijual di Pasar Horas atau Pasar Dwikora. Karena, semua Parpol, masing-masing sudah menentukan target. Artinya, persaingan tentu berlangsung ketat.

Lantas, perseteruan antara Parpol yang memiliki kursi di lembaga  legislatif dengan Parpol yang ketuanya incumbent, tentu hal yang tidak terpisahkan dan itu jelas membuat perseteruan DPRD Siantar dengan Wali Kota bakal membuat perpolitikan  Kota Siantar menjadi riuh rendah.

Jadi, sesuai judul tulisan ini “DPRD Siantar VS Wali Kota, Perang Opini  Berpeluru Asumsi “ bukan mustahil kalau terus berlangsung. Jadi, mari melihatnya. Dan tunggu bagaimana redaksi salinan putusan MA yang akan diterima Wali Kota sebagai Termohon dan DPRD Siantar sebagai Pemohon.

Yang jelas, suhu perpoiltikan yang semakin panas, tidak akan membuat rakyat kecil bersendal jepit  terpengaruh. Karena, perseteruan itu hanya kepentingan para elit politik Kota Siantar. Titik…

(Penulis alumni Fisip Komunikasi UISU Medan, Pemred Siantar News)

ShareSendShare

Berita Terkait

SIANTAR-SIMALUNGUN

Ibu Kandung Temukan Anaknya meninggal Tergantung, Polsek Gunung Malela Lakukan Olah TKP

28 September 2026 | 21:51 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Saat pulang dari arisan marga, sang ibu terkejut melihat anaknya berinisial JSR (45) dalamkeadaan kaku dengan posisi  tergantung  di...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Banjir di Haranggaol Rusak dan Rendam Rumah, Polres Simalungun Langsung Sigap Bencana

27 September 2026 | 16:21 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Banjir dari sungai yang meluap akibat hujan deras, rusak dua rumah dan  4 unit terendam. Termasuk SD Negeri...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Aplikasi “Hallo Kapolres Simalungun Baru Diluncurkan, Langsung Tangani Knalpot Brong

27 September 2026 | 08:19 WIB

SIMALUNGUN,SENTERNEWS Sehari diperkenalkan, program aplikasi pengaduan masyarakat "Hallo Kapolres Simalungun", personel Polsek Bandar Huluan langsung gerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Beraksi di Simalungun, Maling Sepeda Motor Diringkus Polsek Raya di Siantar

26 September 2026 | 09:31 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Meski sempat bersembunyi di Siantar selama tiga bulan, maling sepeda motor berinisial JFP (30), akhirnya diciduk personel...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD

23 September 2026 | 21:38 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Kapolres Simalungun AKBP Dr Hendri Nupia Dinka Barus SH SIK MM  melakukan silaturahmi dengan  Ketua DPRD Simalungun Sugiarto,...

Read moreDetails
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Gunung Malela  

23 September 2026 | 21:37 WIB

SIMALUNGUN, SENTERNEWS Pria bernisial MAF (25), pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor, dibekuk jajaran Reskrim Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun di...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Dalam Sehari, Polres Siantar Gelar Program Pahami AI Tingkat SMA/SMK/MA di Dua Sekolah

28 September 2026 | 22:03 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Ibu Kandung Temukan Anaknya meninggal Tergantung, Polsek Gunung Malela Lakukan Olah TKP

28 September 2026 | 21:51 WIB
ANEKA RAGAM

Kios Pasar Dwikora Parluasan Selesai, Setelah Registrasi Pedagang Berjualan   

28 September 2026 | 15:35 WIB
ANEKA RAGAM

Anggota DPRD Sumut Rony R Situmorang: Kecam Kasus Bullying Pelajar di Siantar dan Jangan Terulang Lagi

28 September 2026 | 15:32 WIB
ANEKA RAGAM

Ketua Dekranasda Pematangsiantar Hadiri Pameran Kerajinan Nusantara

27 September 2026 | 19:28 WIB
SEREMONIAL

Semarak HUT TNI ke-81, Kodim 0207/Simalungun Gelar Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI

27 September 2026 | 16:30 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Banjir di Haranggaol Rusak dan Rendam Rumah, Polres Simalungun Langsung Sigap Bencana

27 September 2026 | 16:21 WIB
ANEKA RAGAM

Safari Shubuh MUI Pematangsiantar : “Demi Masa” Persiapkan Waktu Menuju Alam Barzah dan Akhirat

27 September 2026 | 10:17 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Aplikasi “Hallo Kapolres Simalungun Baru Diluncurkan, Langsung Tangani Knalpot Brong

27 September 2026 | 08:19 WIB
ANEKA RAGAM

Disdik Siantar Klarifikasi Video Viral Terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP  

27 September 2026 | 08:12 WIB
ANEKA RAGAM

Mesin Menyala, Sepeda Motor Lansia Dilarikan, Pelaku Diciduk Polres Siantar

26 September 2026 | 17:16 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Beraksi di Simalungun, Maling Sepeda Motor Diringkus Polsek Raya di Siantar

26 September 2026 | 09:31 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata