Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Aksi pembalakan di kawasan hutan

Aksi pembalakan di kawasan hutan

Berbagi Amplop Di Lokasi Pembalakan Hutan, Warga Kawatir Terjadi Lagi Bencana

Penulis: Redaksi Senternews.com
20 Maret 2024 | 22:37 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIMALUNGUN,SENTERNEWS  

Aksi PT LDN melakukan penebangan di Hutan Lindung Register II Sibatu Loting, Kecamatan Girsang  Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun dan  ditandai dengan bagi-bagi amplop, semakin memperkuat adanya kegiatan illegal yang harus diusut tuntas.

Pernyataan itu disampaikan, Neta Natanael Sinaga sebagai Direktur Eksikutif  LSM Sahabat Lingkungan (Saling) yang juga menegasakan bahwa kawasan Hutan Sibatuloting merupakan daerah penyangga kawasan Danau Toba.

“Namanya kawasan hutan lindung, tidak boleh ada  eksploitasi hasil hutan dengan melakukan penebangan. Jadi, kalau terjadi pembalakan, berarti telah terjadi pelanggaran hukum,” kata Neta Natanael, Rabu (20/3/2024).

Sebagai putra Kecamatan Girang Sipanganbolon, Neta Natanael menegaskan aksi pembalakan liar  jelas bakal mengundang bencana yang dapat menelan korban  jiwa. Untuk itu,  sebagai daerah pengangga kawasan Danau Toba, Hutan Lindung Sibatuloting harus diselamatkan dari tangan-tangan kotor.

“Kita tidak ingin terjadi lagi bencana banjir seperti beberapa waktu lalu dan soal adanya bagi-bagi amplop itu justru memperkuat adanya pelanggaran hukum,” ujarnya sembari mengatakan, Saling segera melakukan investigasi penuh ke lokasi.

Tujuan investigasi, untuk  mengetahui jelas sudah sejauh mana dan seberapa luas  kerusakan kawasan hutan yang telah ditambah. Selanjutnya, dilakukan analisasi untuk dilaporkan kepada aparat penegak hukum secara berjengang.

“Soal kerusakan hutan itu akan kita laporkan  ke Kapolres Simalungun, Kapolda Sumatera Utara bahkan sampai ke Kapolri. Kita tidak main-main karena kita tidak ingin terjadi lagi bencana seperti masa sebelumnya,” kata Neta Natanael Sinaga.

Kawasan hutan yang gundul

Sebelumnya, sejumlah masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon termasuk Lurah  Girsang, Rudiartona Sinaga SH turun ke lokasi menyaksikan adanya aksi pembalakan liar. Kemudian, menyatakan agar aksi pembalakan liar itu segera dihentikan, Jumat (15/3/2024).

Anehnya,  kedatangan sejumlah masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon ke lokasi pembalakan liar  itu, persisnya di Dolok Siponggung, Lingkungan II, Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon itu malah dikejutkan dengan adanya seseorang berbagi amplop berisikan 150 ribu kepada sejumlah warga.

Namun, tidak semua yang mendapat amplop tersebut karena dikatakan tidak dilihat  suruhan dari salah satu perusahaan yang membuka usahanya di dekat lokasi pembalakan liar itu. Hal itu dibenarkan salah seorang anggota kelompok Harangan bermarga Sinaga.

“Ada seseorang yang mengaku-ngaku humas perusahaan bagi-bagi amplop. Sebenarnya siapa donator yang membagi-bagi amplop itu?,” kata Sinaga sembari bertanya  yang juga turut diamini  seorang warga lainnya bermarga Manik .

Manik yang semula heran diberi amplop berisi uang Rp150 ribu malah bertanya apa tujuan pemberian amplop itu. Karenanya, dia menyatakan siap mengembalikan amplop serta isinya itu.”Ya, saya siap mengembalikan amplop berisi uang itu. Bukan hanya saya saja tetapi beberapa lainnya juga,” katanya.

Masih menurut warga masalah itu juga sudah disampaikan kepada sejumlah wartawan agar penebangan yang terjadi di atas pemukiman warga  segera diproses dan banjir tidak terulang lagi. Namun, saaat warga turun ke lapangan, ada melihat kehadiran Polhut dari Dishut Wilayah II Siantar dan Satpol PP.

Kemudian sejumlah kayu yang sudah ditebang  diangkut ke truk  dan  dibawa ke Polsek Parapat. Hal yang menjadi tandatanya warga, mengapa baru saat ini  Polhut datang setelah kayu-

kayu alam itu habis ditebang dengan perkiraan sudah sekitar 100 batang. Karenanya, masyarakat menduga kuat ada “permainan” atau rekayasa.

Sementara, Lurah Girsang Rudiartona Sinaga SH membenarkan ada seseorang yang mengaku-ngaku humas bagi-bagi amplop kepada sebagian warga. “Saya dan Kepling yang ikut  mengecek lokasi pembalakan liar tidak menerima amplop berisikan 150 ribu itu,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/3/2023) .

Ketika soal pembalakan liar itu dikonfirmasi wartawan ke manajemen PT LDN, T  Sirait,  wartawan malah ditawarkan untuk bertemu. Ketika ditanya apa maksud  ingin bertemu, jawaban Sirait malah tidak tidak jelas.

Jelang beberapa saat, Sirait membalas pesan Whats App wartawan, “Pagi. Kurang jelas bagi saya, kenapa pertanyaan ini dialamatkan ke saya?”.

Sementara pertanyaan diajukan karena lokasi tebang di kawasan Hutan Register II Sibatuloting sangat dekat dengan perusahaan dan perkebunan sayur-mayurnya. Apalagi pada tahun lalu, pernah banjir yang membawa material batu kerikil bercampur lumpur hingga menimbun badan jalan Girsang lintas Gereja HKBP Girsang.

Dan, bencana  itu sudah dua kali terjadi sejak perusahaan itu beroperasi di kawasan Sitahoan. Lantas, warga kembali kawatir bencana serupa akan muncul lagi akibat adanya penebangan  kayu alam di titik hutan Halimbingan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata