Senter News
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Aksi pembalakan di kawasan hutan

Aksi pembalakan di kawasan hutan

Berbagi Amplop Di Lokasi Pembalakan Hutan, Warga Kawatir Terjadi Lagi Bencana

Penulis: Redaksi Senternews.com
20 Maret 2024 | 22:37 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIMALUNGUN,SENTERNEWS  

Aksi PT LDN melakukan penebangan di Hutan Lindung Register II Sibatu Loting, Kecamatan Girsang  Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun dan  ditandai dengan bagi-bagi amplop, semakin memperkuat adanya kegiatan illegal yang harus diusut tuntas.

Pernyataan itu disampaikan, Neta Natanael Sinaga sebagai Direktur Eksikutif  LSM Sahabat Lingkungan (Saling) yang juga menegasakan bahwa kawasan Hutan Sibatuloting merupakan daerah penyangga kawasan Danau Toba.

“Namanya kawasan hutan lindung, tidak boleh ada  eksploitasi hasil hutan dengan melakukan penebangan. Jadi, kalau terjadi pembalakan, berarti telah terjadi pelanggaran hukum,” kata Neta Natanael, Rabu (20/3/2024).

Sebagai putra Kecamatan Girang Sipanganbolon, Neta Natanael menegaskan aksi pembalakan liar  jelas bakal mengundang bencana yang dapat menelan korban  jiwa. Untuk itu,  sebagai daerah pengangga kawasan Danau Toba, Hutan Lindung Sibatuloting harus diselamatkan dari tangan-tangan kotor.

“Kita tidak ingin terjadi lagi bencana banjir seperti beberapa waktu lalu dan soal adanya bagi-bagi amplop itu justru memperkuat adanya pelanggaran hukum,” ujarnya sembari mengatakan, Saling segera melakukan investigasi penuh ke lokasi.

Tujuan investigasi, untuk  mengetahui jelas sudah sejauh mana dan seberapa luas  kerusakan kawasan hutan yang telah ditambah. Selanjutnya, dilakukan analisasi untuk dilaporkan kepada aparat penegak hukum secara berjengang.

“Soal kerusakan hutan itu akan kita laporkan  ke Kapolres Simalungun, Kapolda Sumatera Utara bahkan sampai ke Kapolri. Kita tidak main-main karena kita tidak ingin terjadi lagi bencana seperti masa sebelumnya,” kata Neta Natanael Sinaga.

Kawasan hutan yang gundul

Sebelumnya, sejumlah masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon termasuk Lurah  Girsang, Rudiartona Sinaga SH turun ke lokasi menyaksikan adanya aksi pembalakan liar. Kemudian, menyatakan agar aksi pembalakan liar itu segera dihentikan, Jumat (15/3/2024).

Anehnya,  kedatangan sejumlah masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon ke lokasi pembalakan liar  itu, persisnya di Dolok Siponggung, Lingkungan II, Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon itu malah dikejutkan dengan adanya seseorang berbagi amplop berisikan 150 ribu kepada sejumlah warga.

Namun, tidak semua yang mendapat amplop tersebut karena dikatakan tidak dilihat  suruhan dari salah satu perusahaan yang membuka usahanya di dekat lokasi pembalakan liar itu. Hal itu dibenarkan salah seorang anggota kelompok Harangan bermarga Sinaga.

“Ada seseorang yang mengaku-ngaku humas perusahaan bagi-bagi amplop. Sebenarnya siapa donator yang membagi-bagi amplop itu?,” kata Sinaga sembari bertanya  yang juga turut diamini  seorang warga lainnya bermarga Manik .

Manik yang semula heran diberi amplop berisi uang Rp150 ribu malah bertanya apa tujuan pemberian amplop itu. Karenanya, dia menyatakan siap mengembalikan amplop serta isinya itu.”Ya, saya siap mengembalikan amplop berisi uang itu. Bukan hanya saya saja tetapi beberapa lainnya juga,” katanya.

Masih menurut warga masalah itu juga sudah disampaikan kepada sejumlah wartawan agar penebangan yang terjadi di atas pemukiman warga  segera diproses dan banjir tidak terulang lagi. Namun, saaat warga turun ke lapangan, ada melihat kehadiran Polhut dari Dishut Wilayah II Siantar dan Satpol PP.

Kemudian sejumlah kayu yang sudah ditebang  diangkut ke truk  dan  dibawa ke Polsek Parapat. Hal yang menjadi tandatanya warga, mengapa baru saat ini  Polhut datang setelah kayu-

kayu alam itu habis ditebang dengan perkiraan sudah sekitar 100 batang. Karenanya, masyarakat menduga kuat ada “permainan” atau rekayasa.

Sementara, Lurah Girsang Rudiartona Sinaga SH membenarkan ada seseorang yang mengaku-ngaku humas bagi-bagi amplop kepada sebagian warga. “Saya dan Kepling yang ikut  mengecek lokasi pembalakan liar tidak menerima amplop berisikan 150 ribu itu,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/3/2023) .

Ketika soal pembalakan liar itu dikonfirmasi wartawan ke manajemen PT LDN, T  Sirait,  wartawan malah ditawarkan untuk bertemu. Ketika ditanya apa maksud  ingin bertemu, jawaban Sirait malah tidak tidak jelas.

Jelang beberapa saat, Sirait membalas pesan Whats App wartawan, “Pagi. Kurang jelas bagi saya, kenapa pertanyaan ini dialamatkan ke saya?”.

Sementara pertanyaan diajukan karena lokasi tebang di kawasan Hutan Register II Sibatuloting sangat dekat dengan perusahaan dan perkebunan sayur-mayurnya. Apalagi pada tahun lalu, pernah banjir yang membawa material batu kerikil bercampur lumpur hingga menimbun badan jalan Girsang lintas Gereja HKBP Girsang.

Dan, bencana  itu sudah dua kali terjadi sejak perusahaan itu beroperasi di kawasan Sitahoan. Lantas, warga kembali kawatir bencana serupa akan muncul lagi akibat adanya penebangan  kayu alam di titik hutan Halimbingan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Berjualan di depan pintu masuk ruangan kantor Walikota
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sembari menuntut pembebasan lahan, puluhan kaum ibu dari Front Gerilyawan (Gerakan Rakyat Melawan) yang berunjukrasa  di Kantor Walikota...

Read moreDetails
Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 21:07 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Soal Hutan Rondang Digunduli, Komisi A DPRD Sumut Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Segera Turun, Kepala UPTD KPH Wil II Mengaku Baru Mengetahui

5 November 2026 | 19:51 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Kumpul Bersama Wakapolres Simalungun, Warga Sampaikan Soal Pencurian, Test Urine Pelajar dan Knalpot Brong,

5 November 2026 | 09:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata