SIANTAR, SENTERNEWS
Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pematangsiantar mengajak para pekerja di masjid seperti marbot atau petugas kebersihan, muazin, imam dan lainnya, termasuk Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di Kota Siantar, masuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Tujuannya, apabila mengalami kecelakaan kerja, biaya perobatan dapat ditanggung negara secara gratis. Kalau meninggal karena sakit, ahli waris mendapat santunan Rp45 juta. Namun kalau mengalami kecelakaan kerja dan meninggal, mendapat santunan sebesar Rp142 juta. Bahkan, biaya pendidikan dua orang anak ahli waris ditanggung sampai perguruan tinggi.
Pernyataan itu disampaikan Ketua DMI Pematangsiantar, Drs H M Natsyir Armaya Siregar usai penyerahan bantuan alat kebersihan ke Masjid Al Hikmah, Jalan Ade Irma, Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara, Rabu malam, (11/03/2026) usai sholat tarawih.
“Selama inikan sangat riskan, apabila marbot maupun penjaga masjid meninggala dunia apalagi saat berkerja, paling banyak keluarganya mendapat uang kemalangan Rp3 juta dari iuran anggota. Jadi, kalau masuk sebagai peserta BPJS Tenaga Kerja, tentu sangat terbantu,” kata H M Natsyir Armaya.
Dijelaskan, para marbot atau petugas kebersihan, muazin, imam dan BKM yang belum masuk sebagai peserta BPJS Tenaga Kerja dapat mendaftar secara pribadi maupun kolegtif melalui BKM masing-masing.
“Kalau iuran untuk BPJS Tenaga Kerja itu hanya Rp17.500 per bulan. Bagi yang mendapat honor dari masjid masing-masing, tentu dapat langsung dipotong dan dibayarkan kepada BPJS Tenaga Kerja,” kata H M Natsyir Armaya Siregar.
Tahun 2026, program BPJS Tenaga Kerja diharap sudah dapat diterapkan di seluruh masjid se Kota Siantar yang tentunya tidak lepas dari peran aktif BKM. Sehingga, “Peran serta BKM kita harap aaktif untuk mendaftarkan mereka sebagai peserta BPJD Tenaga Kerja. Karena, kita sudah kerja sama dengan BPJS Tenaga Kerja,” kata H M Natsyir Armaya Siregar lagi.
Sementara, terkait dengan alaat kebersihan yang disalurkan DMI ke Masjid Al Hikmah, akan disalurkan juga kepada masjid masjid lain di Kota Siantar. Tujuannya, agar kebersihan lingkungan masjid selalu terjaga.
“Kebersihan merupakan syarat mutlak melakukan ibadah di masjid dan merupakan hal yang sangat penting. Karena itu, kita dari DMI memberikan beberapa jenis alat kebersihan ke sejumlah masjid di Kota Siantar,” kata H M Natsyir Armaya Siregar.
Saat penyerahan alat kebersihan itu, H M Natsyir Armaya Siregar turut didampingi Wakil Ketua DMI Pematangsiantar, Yusuf Siregar dan Edi Susanto. (In)






