SIANTAR, SENTERNEWS
Setiap bulan Ramadhan, Generasi Muda (Gemud) Masjid Raya, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, selalu berkeliling memukul bedug yang diusung pakai becak sepeda sambil bernyanyi ala kasidahan menggunakan pengeras suara berupa toa.
Tujuannya, membangunkan warga agar tidak terlambat makan sahur. Dan, untuk Ramadhan 1445 H tahun 2024 ini, sudah berlangsung sejak, Selasa (12/3/2024) mulai jam 02.00 WIB sampai jam 04.30 WIB.
Saat melintasi rumah yang lampunya masih mati pertanda penghuninya belum terbangun, kelompok anak muda yang dikoordinir Azhari Lubis itu berhenti sejenak sambil tetap menyuarakan kalimat “Bapak ibu, bangun.., sahuuur, sahuuur,”.
“Kegiatan yang kita lakukan setiap bulan Ramadhan ini sudah menjadi tradisi. Bahkan, selalu mendapat respon positif dari masyarakat karena ada yang malah memberi makanan dan minuman, untuk itu kita ucapkan terimakasih,” ujar Azhari.
Terpisah, Wakil Ketua IV BKM Masjid Raya Kota Siantar, Andika Prayogi Sinaga SE yang juga anggota DPRD Siantar mengatakan, kegiatan membangunkan sahur itu sangat positif agar warga tidak kesiangan atau terlambat makan sahur.
“Kita senang kegiatan itu terus berlangsung secara rutin pada Ramadhan 1445 H ini,” ujarnya bangga kepada generasi muda khususnya Kelurahan Timbang Galung yang aktif menggelar tradisi membangunkan sahur dengan cara-cara sopan.
“Selain dapat menjalin silahturahmi antar sesama remaja atau anak-anak muda, kegiatan membangunkan warga agar tidak terlambat makan sahur itu, juga dapat menjaga kemanan lingkungan,” ujar Andika Prayogi.
Harapannya, kegiatan positif yang dilakukan setiap bulan Ramadhan itu tetap dilestarikan dan tetap melakukan kegiatan lain yang bermanfaat kepada masyarakat. Sehingga generasi muda Masjid Raya dapat menjadi contoh bagi generasi muda di masjid lain. (Ad)






