Senter News
Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Maryam Sarinah M Ag

Maryam Sarinah M Ag

Kekuatan di Balik Kesabaran

Penulis: Redaksi Senternews.com
9 Juli 2026 | 21:13 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh : Maryam Sarinah M Ag

Emosi merupakan aspek fundamental dalam diri manusia yang memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam berbagai situasi kehidupan.

Di antara berbagai jenis emosi, amarah menjadi salah satu yang paling sulit dikendalikan karena apabila dibiarkan, dapat menimbulkan dampak destruktif terhadap diri sendiri maupun lingkungan sosial.

Dalam perspektif Islam, pengendalian amarah tidak hanya dipandang sebagai upaya psikologis semata. Tetapi juga sebagai bentuk pengendalian spiritual yang menunjukkan tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang kepada Allah SWT.

Al-Qur’an menjelaskan dalam Surah Ali Imran ayat 134, “dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.

Dianjurkan merespon emosi negatif dengan kesabaran, dzikir dan memaafkan kesalahan orang-orang jahil yang menyapa, sebagaimana Firman Allah dalam Surah Al-Furqan Ayat 63,  “Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”.

Dalam menghadapi situasi sosial yang kerap kali terjadi di lingkungan sosial, kesabaran merupakan kunci keselamatan, kekuatan mental, dan keberhasilan di dunia dan akhirat.

Kesabaran (Sabar) adalah konsep sentral dalam Islam yang memiliki implikasi signifikan pada psikologi individu. Konsep kesabaran dalam Islam mencakup aspek-aspek seperti ketahanan mental, kemampuan untuk menghadapi tantangan, dan kebijaksanaan dalam mengelola emosi.

Sabar (al-shabru) menurut bahasa adalah menahan diri dari keluh kesah. Sabar itu diambil dari kata mengumpulkan, memeluk, atau merangkul. Sebab, orang yang sabar itu yang merangkul atau memeluk dirinya dari keluh-kesah.

Menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, sabar artinya menahan diri dari rasa gelisah, cemas dan amarah, menahan lidah dari keluh kesah, menahan anggota tubuh dari kekacauan. Struktur maqamat agama terdiri dari (1) Pengetahuan (ma’arif) yang dapat dimisalkan sebagai pohon, (2) sikap (ahwal) yang dapat dimisalkan sebagai cabangnya, dan (3) perbuatan (amal) yang dapat dimisalkan sebagai buahnya.

Seseorang bisa bersabar jika dalam dirinya sudah terstruktur maqamat itu. Sabar bisa bersifat fisik, bisa juga bersifat psikis.

Karena sabar bermakna kemampuan mengendalikan emosi, maka nama sabar berbeda-beda tergantung obyeknya, sebagai berikut:

  1. Ketabahan menghadapi musibah, disebut sabar, kebalikannya adalah gelisah (jaza’) dan keluh kesah (hala’).
  2. Menghadapi godaan hidup nikmat disebut, mampu menahan diri (dlobith an nafs), kebalikannya adalah tidak tahanan (bathar).
  3. Kesabaran dalam peperangan disebut pemberani, kebalikannya disebut pengecut
  4. Kesabaran dalam menahan marah disebut santun (hilm), kebalikannya disebut pemarah (tazammur).
  5. Kesabaran dalam menghadapi bencana yang mencekam disebut lapang dada, kebalikannya disebut sempit dadanya.
  6. Kesabaran dalam mendengar gossip disebut mampu menyembunyikan rahasia (katum),
  7. Kesabaran terhadap kemewahan disebut zuhud, kebalikannya disebut serakah, loba (al hirsh)
  8. Kesabaran dalam menerima yang sedikit disebut kaya hati (qana’ah), kebalikannya disebut tamak, rakus (syarahun).

Kesabaran bukanlah suatu kelemahan, akan tetapi menjadi sebuah kekuatan dalam menjalankan kehidupan, dimana dengan bersabar, individu menjadi tidak gegabah, dan lebih bijak dalam memutuskan sesuatu, menyimpan rasa sabar dan mengingat Allah (berdzikir) membuat hati damai dan dapat mengontrol emosi menjadi stabil.

Salah satu manfaat utama dari bersabar adalah membantu seseorang menjaga kejernihan berpikir.

Ketika seseorang mampu menahan reaksi emosionalnya, ia memiliki ruang untuk melihat situasi secara lebih objektif. Keputusan yang diambil lebih bijak.

Sebaliknya, keputusan yang dibuat dalam keadaan emosi biasanya bersifat impulsif dan sering disesali di kemudian hari. Kesabaran juga membantu menjaga hubungan baik dengan orang lain.

Banyak konflik sebenarnya terjadi karena masalah kecil, akan tetapi karena reaksi dan respon yang terlalu cepat dan disertai dengan emosional sehingga menimbulkan reaksi tidak baik pula.

Dengan bersabar, seseorang memberi kesempatan pada dirinya dan orang lain untuk memahami situasi dengan lebih baik.

Sering kali, masalah yang awalnya terasa besar dapat diselesaikan dengan cara yang lebih tenang dan rasional.  Namun, penting juga untuk memahami bahwa kesabaran bukan berarti membiarkan diri terus berada dalam kondisi yang merugi.

Kesabaran lebih tepat dipahami sebagai kemampuan mengelola emosi sambil tetap berusaha mencari jalan keluar yang lebih baik.

Dalam banyak situasi hidup, kesabaran adalah kekuatan yang sering tidak terlihat. Ia membantu seseorang tetap tenang ketika keadaan tidak menyenangkan, menjaga hubungan tetap baik, serta membuat keputusan dengan lebih jernih.

Bisa jadi hasilnya tidak selalu langsung terlihat, tetapi dalam jangka panjang, kesabaran sering kali menjadi salah satu kunci untuk melewati berbagai tantangan hidup dengan lebih matang. (Penulis : Dosen STAI SAMORA Pematangsiantar)

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto bersama
ANEKA RAGAM

FKUB Beri Penghargaan Bapak Toleransi kepada Wali Kota Siantar  

24 September 2026 | 19:42 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Didampingi sejumlah Unsur Forkopimda Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima penghargaan sebagai Tokoh Toleransi di Kota Pematangsiantar dari...

Read moreDetails
Poto bersama
ANEKA RAGAM

Polres Siantar Kembali Gelar Program Pahami AI Tingkat SMA/SMK/MA  

24 September 2026 | 08:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Kalau sebelumnya berlangsung se Kecamatan Siantar Barat,  kali ini  personel Polres Pematangsiantar kembali menggelar program pahami AI (Kecerdasan...

Read moreDetails
Putra Lubis
ANEKA RAGAM

Pemuda Muhammadiyah Kecewa, LKPD dan P-APBD Siantar Tidak Dibahas

23 September 2026 | 21:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pemuda Muhammadiyah Kota Pematangsiantar kekecewa terhadap tidak dibahasnya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dan  Perubahan...

Read moreDetails
Tersangka dan barang bukti
ANEKA RAGAM

Duduk di Atas Sepeda Motor, Polres Siantar Amankan Pemilik 21,55 Gram Sabu

23 September 2026 | 20:21 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Pria berinisial IH (29) diamankan personel Satresnarkoba Polres Pematangsiantar yang sedang duduk di atas sepeda motor di  pinggir Jalan...

Read moreDetails
Evakuasi jenazah
ANEKA RAGAM

Warga Siopat Suhu Ditemukan Mayat Membusuk

23 September 2026 | 20:20 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Temuan sosok mayat lelaki-laki,  Rahmali Panjaitan yang kondisinya sangat mengenaskan di dalam rumah menghebohkan warga Jalan perwira, Kelurahan...

Read moreDetails
MUI Pusat sampaikan arahan
ANEKA RAGAM

MUI Pusat Nilai, Pemanfaatan Digital MUI Pematangsiantar Punya Nilai Plus

23 September 2026 | 19:36 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS  Majelis Ulama Indonresia (MUI) Pusat berkunjung ke MUI Pematangsiantar dalam rangka  monitoring dan evaluasi kelembagaan dan  kunjungan kerja...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

FKUB Beri Penghargaan Bapak Toleransi kepada Wali Kota Siantar  

24 September 2026 | 19:42 WIB
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB
ANEKA RAGAM

Polres Siantar Kembali Gelar Program Pahami AI Tingkat SMA/SMK/MA  

24 September 2026 | 08:30 WIB
ANEKA RAGAM

Pemuda Muhammadiyah Kecewa, LKPD dan P-APBD Siantar Tidak Dibahas

23 September 2026 | 21:53 WIB
SEREMONIAL

Awal Tugas, Kapolres Siantar AKBP Dhana Noer Kurniawan Silaturahmi ke Ketua PN

23 September 2026 | 21:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD

23 September 2026 | 21:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Gunung Malela  

23 September 2026 | 21:37 WIB
ANEKA RAGAM

Duduk di Atas Sepeda Motor, Polres Siantar Amankan Pemilik 21,55 Gram Sabu

23 September 2026 | 20:21 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Siopat Suhu Ditemukan Mayat Membusuk

23 September 2026 | 20:20 WIB
ANEKA RAGAM

MUI Pusat Nilai, Pemanfaatan Digital MUI Pematangsiantar Punya Nilai Plus

23 September 2026 | 19:36 WIB
ANEKA RAGAM

GAMPERA Desak DPRD Siantar Verifikasi Keabsahan Dokumen “CL” yang Diduga Bermasalah

23 September 2026 | 14:28 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Simalungun Sambangi Makorem 022/Pantai Timur

22 September 2026 | 19:28 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata