SIMALUNGUN.SENTERNEWS
Saat melintasi rel kereta api, di Jalan Anggaran Damanik Lingkungan III, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, mobil Expander warna hitam BK 1720 ACJ ditabrak kereta api peti kemas, Sabtu (07/03/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, saat warga sekitar mendengar ada bentuan keras, langsung berdatangan ke lokasi kejadian dan menyaksikan mobil yang ditabrak tampak ringsek pada bagian depan.
Sementara, dua wanita di dalam mobil, Friska Siagian alias Yasmin (27) sebagai pengemudi dan Febri Ester Jelita Dohare alias Queen (26) temannya, warga Medan tampak selamat dan dievakuasi dengan kondisi luka pada bagian tangan dan kepala.
Jelang beberapa saat, personel Polsek Serbalwan, Babinsa, Babinkantibmas dan Lantas Polres Simalungun yang diinformasikan masyarakat tiba di lokasi. Selanjutnya, dua korban dilarikan ke Rumah Sakit Murni Teguh untuk mendapat perawatan medis.
Sementara, mobil yang ditabrak kereta api juga dievakuasi dari lokasi kejadian dibawa ke Polres Sinmalungun menggunakan mobil derek.
Yasmin sebagai pengemudi mobil saat ditemui di Rumah Sakit mengaku, mereka baru saja berkunjung ke rumah Pak Kentung yang tak jauh dari lokasi kejadian. Entah bagaimana, saat melintasi rel, kereta api, mesin mobil sempat mati.
Anehnya, saat distater dan hidup kembali, mobil yang berusaha atrek malah tak bergerak. Saat itu Yasmin mengaku sudah tidak ingat lagi apa yang terjadi dan saat itulah kereta api muncul menabrak mobil.
Saat ini, Yasmin harus menjalani rawat inap karena mengalami luka koyak di belakang kepala dan rasa trauma. Sedangkan Queen tidak rawat inap karena hanya mendapatkan luka memar di tangan.
Sebelumnya, Muhamad Rizal di lokasi kejadian mengatakan, di lintasan rel kereta api itu pernah beberapa kali terjadi kejadian serupa. Masalahnya, di jalur lintas kereta api dimaksud tidak ada portal. “Maunya, di jalur lintas kereta api itu dipasang portal agar tidak ada lagi korban tertabrak kereta api,” katanya. (Ro)






