SIANTAR, SENTERNEWS
Gerakan Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah yang dilakukan Pemko Siantar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Lapangan H Adam Malik Kota Siantar, sempat mengecewakan masyarakat, Jumat (20/02/2026).
Pasalnya, meski masyarakat sudah antri sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok, ternyata beberap jenis kebutuhan ada malah habis. Antara lain cabe merah, beras, bawah merah dan tomat .
Karena situasi itu, kaum ibu yang tidak mendapatkannya merasa kecewa dan terpaksa harus “merepet-repet”. “Dari pagi sudah ikut antri. Tapi, beras yang mau dibeli malah sudah habis. Kek mananya ini? “ kata salah seorang ibu rumah tangga sekira pukul 10.00 WIB.
Kondisi tersebut juga dialami sejumlah kaum ibu lainnya. Karena ada sikap oknum pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Siantar kurang simpatik, sejumlah kaum ibu terpaksa mengembalikan kupon yang sudah diperoleh dan minta uang yang sempat diserahkan dikembalikan.
Selain ada masyarakat yang minta uangnya kembali, ada juga yang sabar menunggu karena beras, tomat, bawah merah dan cabe merah akhirnya datang juga.
“Ya, harap maklum, masalahnya persediaan kita dibatasi tapi kita sudah menjemputnya lagi,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Siantar, L Pardamean Manurung kepada awak media ini.
Terkait dengan harga kebutuhan pokok yang dijual melalui Pasar Murah dikatakan memang ada yang mengalami kenaikan dibanding dengan saat dilakukan Pasar Murah sebelumnya. Seperti, beras yang semula Rp51.500/5Kg naik menjadi Rp56.500.
“Kalau sebelumnya, ada subsidi untuk harga beras. SekArang, tidak ada lagi subsidi makanya harga naik dibanding pasar murah sebelumnya,” kata Pardamean Manurung.
Dan, terkait harga telur yang sebelumnya Rp47.000 per papan menjadi Rp50.000/papan, kenaikan itu kemungkinan terjadi karena persediaan berkurang akibat memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Diinformasikan, Pasar Murah menjual berbagai jenis kebutuhan seperti, Beras SPHP isi 5 Kg, Rp56.500. Minyak goreng 1 liter, Rp14.000. Telur 1 papan, Rp50.000. Gula pasir 1 Kg, Rp17.000. Cabai merah 1/2 Kg Rp15.000. Bawang merah 1/2 Kg Rp14.000. Bawang putih 1/2 Kg Rp15.000 dan Tomat 1 Kg, Rp17.000. (In)






