SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) berinisial SPS (24), malah tersenyum saat diringkus, personel Polsek Perdagangan, Polres Simalungun di Huta III Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, membenarkan penangkapan tersebut sebagai bukti komitmen Polri, terutama Polsek Perdagangan di bawah kepemimpinan AKP Ibrahim Sopi SH MH dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah Simalungun.
Dijelaskan, aksi Curanmor itu bermula, Kamis (14/09/2025), sekitar pukul 17.30 WIB, ketika korban Tahi Tumiran Siahaan (48) warga Saribu Dolok, Kabupaten Simalungun, terkejut karena sepeda motor Honda Revo miliknya hilang dari teras rumah saksi Ellis Sirait di Huta II Nagori Marihat Bandar.
“Saat dicek, motor saya sudah tidak ada. Kami sempat mencari bersama warga tapi hasilnya nihil,” ungkap AKP Verry Purba menirukan perkataan korban.
Kecurigaan warga mulai mengarah kepada sosok SPS yang kerap terlihat berada di sekitar lokasi kejadian. Sekitar tiga bulan tanpa kejelasan, Minggu (30/11/2025), warga melakukan interogasi terhadap pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Tak disangka, sambil tersenyum, pemuda itu mengakui perbuatannya. Keesokan harinya, korban membawa tersangka ke Mapolsek Perdagangan. Bahkan, sepeda motor curian itu telah dibawa ke wilayah hukum Polres Batu Bara.
Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Perdagangan dipimpin Kapolsek AKP Ibrahim Sopi bergerak menuju Batu Bara untuk menjemput barang bukti. Motor Honda Revo warna hitam dengan nomor rangka MH1HB61188K375118 tersebut dalam kondisi utuh.
“Kami serius menangani setiap kasus, terutama yang meresahkan masyarakat seperti curanmor. Senyum pelaku tidak akan mengubah proses hukum. Tetap kami tindak tegas,” ucap Kapolsek Perdagangan Ibrahim Sopi.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka menjalankan aksinya dengan mendorong motor dari teras rumah. Setelah agak menjauh, mesin sepeda motor yang tidak dikunci itu dihidupkan dengan cara diengkol.
“Kerugian korban mencapai Rp4,5 juta dan saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Perdagangan,” kata Kapolsek lagi sembar imengatakan agar masyarakat tetap waspada. Terutama soal keamanan sepeda motor yang sering menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan.
“Pastikan motor selalu dikunci dan parkir di tempat aman. Bila terjadi sesuatu, segera hubungi Call Center 110 untuk respon cepat kepolisian,” imbaunya mengkhiri. (In)






