SIANTAR, SENTERNEWS
Untuk membangun generasi muda yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045 sebagai momentum 100 tahun Indonesia merdeka, Pemko Siantar gelar seminar “Generasi Muda Tanpa Narkoba”.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sapadia Kota Siantar itu dihadiri ratusan pelajar SMA/SMK negeri dan swasta se Kota Siantar, Senin (12/1/2026).
Walikota Siantar, Wesly Silalahi mewlalui sambutannya mengatakan, seminar bertujuan untuk membangun generasi muda yang berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045 sebagai momentum 100 tahun Indonesia merdeka
Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun global yang tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, serta semangat kolaborasi dan inovasi
“Melalui seminar ini, para peserta diharap dapat memperoleh wawasan, motivasi, dan inspirasi baru untuk menyiapkan diri menghadapi masa depan,” kata Wesly Silalahi.
Sementara, Kapolres Siantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak menjelasakan tentang bahaya penggunaan dan penyalahgunaan anrkoba dapat mengancam masa depan generasi muda. Sehingga, Narkoba wajib dijauhi.
“Generasi muda harus memiliki mimpi yang besar dan untuk meraih mimpi besar itu harus disiplin, beretika, dan berakhlak yang baik sosial dan tantangan yang dihadapi semakin berat,” kata Kapolres
Kapolres juga me nekankan agar menjadi generasi muda yang cerdas, asah kemampuan, berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian sosial dan cinta terhadap daerah serta bangsa
Sementara, nara sumber E.Olivia Nur Octora Silalahi (Dosen Manchester University, Inggris sempat memaparkan tentang masa kecil sebagai anak kedua dari tiga bersaudara dari Wesly Silalahi.
Saya selalu berusaha hidup mandiri dan mengikuti wajib militer, bekerja paruh waktu (part time) sebagai waitres (pelayan restoran), hingga kemudian menemukan cara mendeteksi kanker dari urine,” katanya.
Ditegaskan, genersi muda harus menjauhi narkoba karena dapat mengancam masa depan menjadi suram dan dapat menimbulkan penyakit berbahaya secatra fisik maupun psikologis.
|Kegiatan aitu juga dihadiri Ketua Kimisi III DPRD Siantar, Cindira, Frensi Purba mewakili Badan Nasional Narkotika Kota Siantar dan Ronny Dicky Wijaya Sinaga sebagai moderator.(In)






