SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Dengen mengusung thema “Revolusis Mental”, Satuan Siswa Pelajar Dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun melakukan pengabdian dengan membagi dan menanam bibit buah-buahan produktif.
Kegiatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan berkontribusi itu dilaksanakan di Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (21/6/2024).
Sebagai Organisasi Kepemudaan yang mencakup kader kader intelektual, berintegritas, progresif dan produktif aktif , Ahmad Fauzi selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan, upaya yang dilakukan tersebut merupakan suatu dedikasi kepada masyarakat.
“Adapun bibit yang dibagikan dan yang ditanam antara lain, durian sebanyak 500 batang, alpukat sebanyak 250 batang, dan mantoa sebanyak 250 batang. Total seluruh bibit sebanyak 1000 batang. Diberikan secara gratis atau dengan kata lain tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Dijelaskan, bibit yang dibagikan merupakan bentuk dukungan kerjasama dari Kementerian Kehutanan dengan Pengurus Cabang SAPMA Pemuda Pancasila Simalungun melalui panitia pelaksana kegiatan.

“Revolusi mental merupakan bentuk perubahan yang harus dilakukan untuk kesadaran terhadap lingkungan dan untuk melihat tingkat peduli terhadap semua lapisan masyarakat dalam rangka mencintai lingkungan,” ujar Ahmad Fauzi.
Penyerahan bibit pohon buah-buahan produktif dan simbolis penanaman pohon diterima dan disaksikan Pangulu Nagori Karang Sari, Yuda Muspianto SH, didampingi Babinsa dan beberapa perangkat Nagori .
“Terimakasih kepada anak muda dan SAPMA Pemuda Pancasila Simalungun yang ikut hadir membangun nagori kita ini dengan membagi bibit pohon buah-buahan. Semoga kegiatan positif ini dapat berdampak bagi masyarakat,” kata Pangulu Karang Sari.
Sementara, Swandi Sihombing SH sebagai Ketua Cabang SAPMA Pemuda Pancasila Simalungun berharap, kegiatan dimaksud menjadi langkah yang berkelanjutan untuk berkontribusi lebih lagi kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus untuk menempa kader kader yang peka terhadap dinamika dari segala bidang terutama responsif bermasyarakat terkhususnya di tanah Simalungun,” tutupnya. (In)






