SIANTAR, SENTERNEWS
Pasca Pasar Dwikora Parluasan Kota Siantar yang terbakar, 18 Juni 2026, Pemko Pematangsiantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana agar pedagang dapat kembali berjualan.
Dedy Idris Harahap, Kepala BPBD Pematangsiantar mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembuatan parit box untuk saluran air di sekitar lokasi kebakaran dan pembangunan tapak kios serta fundasi tiang penyangga untuk atap terbuat dari seng.
“Kalau pembuatan parit box yang sedang dikerjakan sudah selesai sekitar 80 persen. Kalau pembangunan kios dilakukan secara bertahap atau per blok,” kata Deddy,Kamis (30/07/2026).
Dijelaskan, apabila pembangunan kios sebanyak 273 petak yang dilakukan secara bertahap sudah ada yang selesai, akan diserahkan kepada Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) yang kemudian berkoordinasi dengan pedagang untuk membangun dinding kios masing-masing.
Sarana dan prasarana lain yang akan dibangun antara lain, beberapa toilet, hidrant sebagai jaringan air untuk pemadam kebakaran, jaringan listrik dan air serta lainnya yang sudah direncanakan.
“Pembangunan sarana dan prasarana lokasi Pasar Dwikora Parluasan yang terbakar direncanakan selesai September 2026,” kata Deddy berharap agar pembangunan kios dan sarana dan prasarana lainnya tidak ada kendala berarti. Antara lain masalah cuaca.
Terkait besaran anggaran yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 melalui Pos Bencana Alam akan dikalkulasikan setelah seluruh pembangunan sarana dan prasarana selesai secara keseluruhan. (In)






