SIANTAR SENTERNEWS
Pada bulan Ramadhan 1447 H/2026 M, Generasi Muda (Gemud) Masjid Raya, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar berkeliling menggunakan becak dayung sembari memukul bedug dengan kasidahan membangunkan warga untuk makan sahur.
“Kegiatan yang kita lakukan ini sudah menjadi tradisi setiap tiba bulan Ramadhan. Kita memukul bedug dan berkasidah pakai toa untuk membangunkan warga supaya tidak kesiangan atau terlambat makan sahur, ” kata Dio Irdanza Nasution sebagai koordinator didampingi Azhar Lubis dan anak muda lainnya, Selasa (34/02/2026).
Dijelaskan, kegiatan tersebut sudah dilakukan sejak awal memasuki awal Ramadhan Kamis (19/02/2026) mulai pukul 03.00 WIB sampai dengan jam 04.30 WIB.
Apabila melintasi rumah warga vang lampunya masih padam, itu pertanda penghuninya belum terbangun. Selanjutnya, kelompok anak muda tersebut berhenti sejenak dan bersuara memanggil penghuni rumah untuk bangun. “Bapak ibu, bangun.., sahuuur, sahuuur,”.
Tradisi setiap bulan Ramadhan itu selalu mendapat respon positif dari warga. Bahkan ada yang kerap memberi makanan dan minuman sebagai penyemangat bagi anak muda dimaksud.
Wakil Ketua IV BKM Masjid Raya, Andika Prayogi Sinaga SE yang juga anggota DPRD Siantar, membenarkan bahwa kegiatan Gemud Masjid Raya tersebut selalu mendapat respon positif dari warga.
“Melalui kegiatan itu, dipastikan tidak ada warga yang terlambat atau kesiangan untuk makan sayur ” kata politisi Partai Hanura dua priode tersebut. sembari mengaku bangga dengan kegiatan dimaksud karena dilakukan dengan tetap mengedepankan sikap sopan dan ramah tamah.
“Selain dapat menjalin silahturahmi antar sesama remaja atau anak-anak muda, kegiatan Gemud Masjid Raya itu juga dapat menjaga keamanan lingkungan. Khususnya di Kelurahan Timbang Galung, ” kata pria yang akrab disapa dengan panggilan Yogi, Ketua PAC Pemuda Pancasila Siantar.
Harapannya, kegiatan positif Gemud Masjid Raya itu terus dilakukan dari masa ke masa. Seiring dengan bergantinya generasi ke generasi. Sehingga, dapat menjadi contoh bagi anak muda lain di lingkungannya masing-masing asal dilakukan dengan baik dan sopan.
” Keliling kampung memukul bedug sambil berkasidah membangunkan warga untuk makan sahur sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Kedepannya, kegiatan ini terus dilestarikan, ” harap Yogi mengakhiri. (Ad)






