Senter News
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Kisruh

Kisruh

Hardiknas di Siantar, Demo Mahasiswa Bawa Keranda Bentrok Dengan Polisi

Penulis: Redaksi Senternews.com
2 Mei 2024 | 18:26 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di kota Siantar, Kamis (2/5/2024) diwarnai aksi demo mahasiwa dari Aliansi Agent Of Change yang mengusung keranda mayat bertuliskan RIP Pendidikan kisruh karena  bentrok dengan polisi.

Mahasiswa yang mengacungkan puluhan poster mengecam pemerintah karena biaya pendidikan begitu mahal itu, bergerak menelusuri Jalan Merdeka dan berhenti di halaman parkir Dinas Pendidikan Kota Siantar sambil berorasi bahwa pendidikan di Indonesia hanya untuk orang kaya.

“Mana Kadis Pendidikan, keluar.. Temui kami, jangan hanya duduk di belakang meja,” teriak Mayang sebagai mahasiswi melalui pengeras suara dan mahasiswa lainnya minta supaya Kadis Pendidikan menemui mahasiswa.

Saat itu, mahasiswa membacakan pernyataan sikap.   Antara lain, mendesak pemerintah mendirikan Universitas Negeri di kota Siantar, mendorong kualitas tenaga pendidikan dan pendidikan karakter yang lebih bermutu serta berkualitas.

Meningkatkan pembangunan sarana prasarana ruang lingkup pendidikan dan segera menciptakan sarana prasarana literasi kreativitas dan ketrampilan bagi kaum miskin di kota Siantar.

Karena Kadis tidak berada di tempat, aksi diterima Suhendri Ginting, sebagai Plh Kabid Pendidikan dan Tenaga Pendidikan. Meski sempat berdialog, pejabat tersebut akhirnya diminta  menandatangani fakta integritas terhadap penyataan sikap itu.

Sekitar dua jam di kantor Dinas Pendidikan, mahasiswa bergerak masuk ke Jalan Sutomo dengan  pengawalan personel dari Polres Siantar. Aksi tersebutsempat membuata arus lalulintas macet karena massa mahasiswa berhenti di badan jalan depan Suzuya.

Aksi di Jalan Sutomo

Jelang beberapa saat massa aksi bergerak menuju kantor DPRD yang ternyata sepi karena tidak ada anggota DPRD Siantar. Kemudian, mahasiswa minta  unsur pimpinan dewan menemui mahasiswa yang ingin menyampaikan pernyataan aspirasi.

Menanggapi permintaan mahasiswa, Sekwan DPRD Siantar Eka Hendra mengatakan bahwa
Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga tidak bisa hadir karena orangtuanya meninggal.

Namun demikian mahasiswa bertanya kemana anggota dewan lainnya. Selanjutnya terjadi dialog dan mahasiswa berusaha merangsek masuk ke ruangan. Sehingga  mahasiswa dengan personel kepolisian saling dorong.

Mahasiswa duduki ruang gabungan fraksi

Selanjutnya mahasiswa masuk dari pintu samping kemudian menguasai ruangan fraksi gabungan untuk menggelar rapat. Setelah membacakan pernyataan sikap dan menuding bahwa DPRD Siantar tidak berfungsi, massa aksi akhirnya membubarkan diri dan bergerak ke kantor Walikota untuk kembali berorasi di depan pintu gerbang yang ditutup dan mendapat penjagaan dari personel Polisi yang jumlahnya tidak kalah dengan mahasiswa.

BENTROK

Massa aksi sempat diterima Sekda Kota Siantar, Junaidi Sitanggang yang menolak menandatangani pernyataan sikap  mahasiswa. Karena, itu dikatakan bukan wewenangnya. Selanjutnya, aksi mulai memanas dan mahasiswa  berusaha menduduki badan jalan.

Karena  arus lalulintas macet, personel Polisi mengingatkan mahasiswa agar aksi dilakukan dengan damai dan tidak mengganggu ketertiban umum. Untuk itu, sebagian mahasiswa sempat menepi jalan agar kenderaan  melintas.

Jelang beberapa saat, personel Polisi mengambil keranda yang dibawa mahasiswa dan saat itu terjadi bentrok. Beberapa mahasiswa sempat diamankan ke  halaman kantor Walikota meski akhirnya dilepas lagi untuk bergabung dengan mahasiswa lainnya di luar pagar.

Kemudian,  sejumlah mahasiswa  berteriak  karena mengaku dipukul dan dipiting.  Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang langsung menunjuk personel polisi yang melakukan pemukulan.  Saat bersamaan, Kapolres Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno  tiba di halaman kantor Walikota untuk  menenangkan situasi dari balik pintu gerbang.

Melihat Kapolres datang, mahasiswa  mengatakan bahwa personel Polisi yang harusnya mengayomi rakyat, malah memukuli mahasiswa. Menanggapi pernyataan itu, Kapolres mengambil alih pengeras suara.

Namun, baru mengucapkan beberapa patah kata, mahasiswa  memotong pernyataan Kapolres. Sehingga, Kapolres sempat menyatakan agar diberi kesempatan berbicara menanggapi terkait dengan adanya Polisi yang memukul mahasiswa.

“Tenang, tenang biarkan dulu Kapolres memberi tanggapan. Saya mohon kita tertib. Jangan ada yang berteriak,” kata Mayang salah seorang mahasiswI yang memegang toa dengan suara  keras secara berulang-ulang.

Selanjutnya, Kapolres akhirnya diberi kesempatan dan mengatakan bahwa kehadiran personel Polisi hanya untuk melakukan pengamanan. Tidak ada rencana melakukan gesek-gesekan. Bahkan, aksi  mahasiswa sebelumnya sudah disampaikan ke DPRD Siantar dan Walikota  meski tidak ada yang menerima.

”Adik-adik mahasiswa, apapun yang terjadi nanti, silahkan melapor. Kalau ada yang luka laporkan. Saya tidak akan melindungi anggota yang melakukana pemukulan. Tunjuk siapa orangnya. Saya bertanggungjawab. Saya tidak akan melindungi mereka,” tegas Kapolres.

Meski sempat terjadi dialog keras, aksi akhirnya mulai tenang dan setelah melakukan orasi kembali, mahasiswa  membubarkan diri sekitara jam 16.00 WIB. Dan, berjanji akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar...

Read moreDetails
HEADLINE

Demo Soal Dugaan Mark Up & KKN Rp14,5 Miliar di Kejagung “Panggil dan Periksa Walikota Siantar !”

13 Maret 2026 | 16:38 WIB

JAKARTA, SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar  tahun  2025 yang dilakukan Pemko Siantar sesuai...

Read moreDetails
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, Resmi Diserahkan DPRD Siantar ke  Kejagung  

5 Maret 2026 | 14:42 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dugaan mark up pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar hasil temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Siantar, resmi...

Read moreDetails
Juru Bicara  Fraksi DPRD Siantar
HEADLINE

Mark Up Pembelian Eks Rumah Singgah Rp 14,5 Miliar, Mayoritas Fraksi Setuju ke Kejagung

26 Februari 2026 | 22:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dugaan Penyimpangan Prosedur Administrasi dan Dugaan Mark Up Harga Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar yang...

Read moreDetails
Pansus serahkan hasil kerja kepada pimpinan DPRD S|iantar
HEADLINE

Kasus Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar Menyalahi & Pansus DPRD Siantar Minta Disampaikan ke Kejagung

26 Februari 2026 | 14:06 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Terkait  pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar lebih yang dilakukan Pemko Siantar diminta  agar dilaporkan kepada...

Read moreDetails
HEADLINE

Meski Kenaikan NJOP 1.000 Persen Sudah Ditinjau, Malah Ada Tambah Naik

13 Februari 2026 | 08:29 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dari hasil peninjauan kembali terkait kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (JOP) yang dilakukan Pemko Siantar, ada yang mengalami...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB
ANEKA RAGAM

Walikota Siantar  Bersama Unsur Forkopimda Lepas  Pawai Takbir  Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 | 08:18 WIB
ANEKA RAGAM

Pawai Obor 1000 Obor BKM Masjid Raya Siantar Semarakkan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H

21 Maret 2026 | 08:16 WIB
ANEKA RAGAM

Sholat Idul Fitri 1447 H Muhammadiyah Kota Siantar, Aman dan Kondusif

20 Maret 2026 | 10:04 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Pintu Tol Panei Dibuka 07.00 WIB Sampai 21.00 WIB

19 Maret 2026 | 22:50 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Live Report Kapolres: Arus Lalu Lintas Meningkat, Jalur Lingkar Luar Parapat Bantu Urai Kemacetan

19 Maret 2026 | 19:48 WIB
NASIONAL

Di Bawah Bayang-Bayang Teror: Masa Depan Demokrasi Dipertaruhkan

18 Maret 2026 | 22:39 WIB
HEADLINE

Soal Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Rp14,5 Miliar, DPRD Siantar Tunggu  Hasil Kajian Kejagung

18 Maret 2026 | 18:29 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata