Senter News
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS HEADLINE
Kisruh

Kisruh

Hardiknas di Siantar, Demo Mahasiswa Bawa Keranda Bentrok Dengan Polisi

Penulis: Redaksi Senternews.com
2 Mei 2024 | 18:26 WIB
Rubrik: HEADLINE
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di kota Siantar, Kamis (2/5/2024) diwarnai aksi demo mahasiwa dari Aliansi Agent Of Change yang mengusung keranda mayat bertuliskan RIP Pendidikan kisruh karena  bentrok dengan polisi.

Mahasiswa yang mengacungkan puluhan poster mengecam pemerintah karena biaya pendidikan begitu mahal itu, bergerak menelusuri Jalan Merdeka dan berhenti di halaman parkir Dinas Pendidikan Kota Siantar sambil berorasi bahwa pendidikan di Indonesia hanya untuk orang kaya.

“Mana Kadis Pendidikan, keluar.. Temui kami, jangan hanya duduk di belakang meja,” teriak Mayang sebagai mahasiswi melalui pengeras suara dan mahasiswa lainnya minta supaya Kadis Pendidikan menemui mahasiswa.

Saat itu, mahasiswa membacakan pernyataan sikap.   Antara lain, mendesak pemerintah mendirikan Universitas Negeri di kota Siantar, mendorong kualitas tenaga pendidikan dan pendidikan karakter yang lebih bermutu serta berkualitas.

Meningkatkan pembangunan sarana prasarana ruang lingkup pendidikan dan segera menciptakan sarana prasarana literasi kreativitas dan ketrampilan bagi kaum miskin di kota Siantar.

Karena Kadis tidak berada di tempat, aksi diterima Suhendri Ginting, sebagai Plh Kabid Pendidikan dan Tenaga Pendidikan. Meski sempat berdialog, pejabat tersebut akhirnya diminta  menandatangani fakta integritas terhadap penyataan sikap itu.

Sekitar dua jam di kantor Dinas Pendidikan, mahasiswa bergerak masuk ke Jalan Sutomo dengan  pengawalan personel dari Polres Siantar. Aksi tersebutsempat membuata arus lalulintas macet karena massa mahasiswa berhenti di badan jalan depan Suzuya.

Aksi di Jalan Sutomo

Jelang beberapa saat massa aksi bergerak menuju kantor DPRD yang ternyata sepi karena tidak ada anggota DPRD Siantar. Kemudian, mahasiswa minta  unsur pimpinan dewan menemui mahasiswa yang ingin menyampaikan pernyataan aspirasi.

Menanggapi permintaan mahasiswa, Sekwan DPRD Siantar Eka Hendra mengatakan bahwa
Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga tidak bisa hadir karena orangtuanya meninggal.

Namun demikian mahasiswa bertanya kemana anggota dewan lainnya. Selanjutnya terjadi dialog dan mahasiswa berusaha merangsek masuk ke ruangan. Sehingga  mahasiswa dengan personel kepolisian saling dorong.

Mahasiswa duduki ruang gabungan fraksi

Selanjutnya mahasiswa masuk dari pintu samping kemudian menguasai ruangan fraksi gabungan untuk menggelar rapat. Setelah membacakan pernyataan sikap dan menuding bahwa DPRD Siantar tidak berfungsi, massa aksi akhirnya membubarkan diri dan bergerak ke kantor Walikota untuk kembali berorasi di depan pintu gerbang yang ditutup dan mendapat penjagaan dari personel Polisi yang jumlahnya tidak kalah dengan mahasiswa.

BENTROK

Massa aksi sempat diterima Sekda Kota Siantar, Junaidi Sitanggang yang menolak menandatangani pernyataan sikap  mahasiswa. Karena, itu dikatakan bukan wewenangnya. Selanjutnya, aksi mulai memanas dan mahasiswa  berusaha menduduki badan jalan.

Karena  arus lalulintas macet, personel Polisi mengingatkan mahasiswa agar aksi dilakukan dengan damai dan tidak mengganggu ketertiban umum. Untuk itu, sebagian mahasiswa sempat menepi jalan agar kenderaan  melintas.

Jelang beberapa saat, personel Polisi mengambil keranda yang dibawa mahasiswa dan saat itu terjadi bentrok. Beberapa mahasiswa sempat diamankan ke  halaman kantor Walikota meski akhirnya dilepas lagi untuk bergabung dengan mahasiswa lainnya di luar pagar.

Kemudian,  sejumlah mahasiswa  berteriak  karena mengaku dipukul dan dipiting.  Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang langsung menunjuk personel polisi yang melakukan pemukulan.  Saat bersamaan, Kapolres Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno  tiba di halaman kantor Walikota untuk  menenangkan situasi dari balik pintu gerbang.

Melihat Kapolres datang, mahasiswa  mengatakan bahwa personel Polisi yang harusnya mengayomi rakyat, malah memukuli mahasiswa. Menanggapi pernyataan itu, Kapolres mengambil alih pengeras suara.

Namun, baru mengucapkan beberapa patah kata, mahasiswa  memotong pernyataan Kapolres. Sehingga, Kapolres sempat menyatakan agar diberi kesempatan berbicara menanggapi terkait dengan adanya Polisi yang memukul mahasiswa.

“Tenang, tenang biarkan dulu Kapolres memberi tanggapan. Saya mohon kita tertib. Jangan ada yang berteriak,” kata Mayang salah seorang mahasiswI yang memegang toa dengan suara  keras secara berulang-ulang.

Selanjutnya, Kapolres akhirnya diberi kesempatan dan mengatakan bahwa kehadiran personel Polisi hanya untuk melakukan pengamanan. Tidak ada rencana melakukan gesek-gesekan. Bahkan, aksi  mahasiswa sebelumnya sudah disampaikan ke DPRD Siantar dan Walikota  meski tidak ada yang menerima.

”Adik-adik mahasiswa, apapun yang terjadi nanti, silahkan melapor. Kalau ada yang luka laporkan. Saya tidak akan melindungi anggota yang melakukana pemukulan. Tunjuk siapa orangnya. Saya bertanggungjawab. Saya tidak akan melindungi mereka,” tegas Kapolres.

Meski sempat terjadi dialog keras, aksi akhirnya mulai tenang dan setelah melakukan orasi kembali, mahasiswa  membubarkan diri sekitara jam 16.00 WIB. Dan, berjanji akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Berjualan di depan pintu masuk ruangan kantor Walikota
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Sembari menuntut pembebasan lahan, puluhan kaum ibu dari Front Gerilyawan (Gerakan Rakyat Melawan) yang berunjukrasa  di Kantor Walikota...

Read moreDetails
Sweeping ruang kerja Walikota
HEADLINE

Aksi Gerakan Rakyat Melawan “Sweeping” Ruangan Kerja Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 18:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Karena Walikota Wesly Silalahi tidak kunjung datang menemui pengunjukrasa dan sempat diinformasikan berada di ruangan kerjanya, massa aksi...

Read moreDetails
PKL di halaman rumah dinas Walikota
HEADLINE

Unjukrasa PKL Bawa Keranda Tolak Relokasi, Terobos Rumah Dinas Walikota Siantar

27 Agustus 2026 | 17:43 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Dengan mengusung spanduk, poster dan pengeras suara dan keranda, ratusan massa  dari Ikatan Pedagang Kaki Lima Pematangsiantar...

Read moreDetails
Warga perlihatkan korban yang diduga karena sarang burung walet
HEADLINE

Sarang Walet Ambil Korban, DPRD Siantar Minta Pemko Bongkar Bangunan

19 Agustus 2026 | 17:20 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS    Komisi I  DPRD Pematangsiantar  marah saata melakukan   Rapat  Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan Pemko Pematangsiantar. Berlangsung ...

Read moreDetails
HEADLINE

Aliansi CS KERAS Soal Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Covid-19, Desak Kejari Siantar Periksa Walikota

22 Juni 2026 | 15:52 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah  berunjukrasa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Aliansi CS KERAS (Control Sosial- Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap)...

Read moreDetails
HEADLINE

Pasar Dwikora (Pajak Parluasan) Siantar Membara, Ratusan Kios Terbakar

18 Juni 2026 | 07:02 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Green Policing di Mako Polres Simalungun, Kapolres dan Bhayangkari Tanam 30 Pohon Mangga dan Durian

6 November 2026 | 18:00 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sosialisasi dan Penertiban Pedagang di Kota Perdagangan

6 November 2026 | 17:38 WIB
ANEKA RAGAM

Kayu Penebangan di Hutan Hatonduhan Diduga Diangkut ke Sejumlah Kilang di Siantar, Tim Wartawan Dihalangi Melakukan Peliputan

6 November 2026 | 16:09 WIB
SEREMONIAL

Disdukcapil Pematangsiantar Luncurkan SILENTERA KIPAS, Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Bayi Pasca Melahirkan 

6 November 2026 | 15:37 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kasat Lantas Polres Simalungun : Selama Operasi Patuh Toba 2026, Laka Lantas Turun 30 Persen

6 November 2026 | 08:40 WIB
ANEKA RAGAM

Dua Nikmat yang Sering Dilalaikan

6 November 2026 | 06:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

BPKP Perwakilan Prov. Sumut Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun

5 November 2026 | 21:07 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Soal Hutan Rondang Digunduli, Komisi A DPRD Sumut Tunggu Hasil Pemeriksaan dan Segera Turun, Kepala UPTD KPH Wil II Mengaku Baru Mengetahui

5 November 2026 | 19:51 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga kepada Wali Kota Siantar: Kelurahan Jangan Persulit Warga Urus Dokumen Sertifikat

5 November 2026 | 18:43 WIB
ANEKA RAGAM

DPRD Siantar Tetapkan Renja dan Sampaikan Pokok Pikiran kepada Wali Kota  

5 November 2026 | 17:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Saat Kumpul Bersama Wakapolres Simalungun, Warga Sampaikan Soal Pencurian, Test Urine Pelajar dan Knalpot Brong,

5 November 2026 | 09:45 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Lantik 15 Pangulu dan 93 Anggota Maujana Nagori

4 November 2026 | 21:39 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata