SIMALUNGUN, SENTERNEWS
Pemkab Simalungun gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida), Pamatang Raya, Kamis (5/2/2026).
Acara yang dihadiri berbagai elemen pemangku kepentingan itu dibuka Sekda Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati Simalungun.
Turut didampingi unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Debora DPI Hutasoit, serta Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi dan Umum Ronald Siharmada Banjarnahor.
Turut dihadiri pimpinan perangkat daerah, camat se-kabupaten (melalui zoom meeting), Direktur PDAM, Direktur RSUD, pimpinan instansi vertikal, perbankan, tokoh masyarakat, Ketua DPC Apdesi Simalungun Binson Damanik, serta undangan lainnya.
Plt Kepala Bapperida Simalungun, Alpian Denri Saragih, menjelaskan tujuan pelaksanaan forum, untuk menyepakati sasaran dan prioritas pembangunan yang mengacu pada visi misi Pemkab Simalungun.
Selain itu, untuk mensinkronkan penyusunan program prioritas perangkat daerah dengan prioritas nasional (yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029) dan prioritas provinsi (dalam RPJMD Sumatera Utara 2025-2029).
Sekda yang membaacakan sambutan Bupati Simalungun menyampaikan, konsultasi publik merupakan bagian penting dalam proses penyusunan RKPD. Karena itu membutuhkan saran dari semua pihak agar program tahun 2027 tepat sasaran, efektif, dan efisien dalam mencapai target indikator pembangunan.
“Hal ini akan menjadi fokus dan tanggungjawab kita bersama dalam pelaksanaanya, sehingga presentase rata-rata capaian kinerja dalam pemenuhan target indikator pembangunan dapat terpenuhi dengan baik dan maksimal,” kata Sekda.
Sekda juga menyebutkan prestasi Kabupaten Simalungun dalam 1 tahun terakhir. Diantaranya, mendapatkan Penghargaan Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim Saragih, penghargaan stand terbaik pada Otonomi Expo, menjadi TP2DD Kabupaten terbaik ke-3 se-Sumatera.
Apresiasi Toba Caldera UNESCO Global, Paritrana Awards untuk perlindungan pekerja rentan, Informatif Award untuk keterbukaan informasi badan publik, serta UHC kategori madya tingkat nasional.
“Kami berharap keseriusan dan peran serta seluruh perangkat daerah. Saya juga senantiasa menghimbau kepada kita semua untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat dan berupaya berbuat yang terbaik untuk kabupaten Simalungun,” tandas Sekda.
Forum menghadirkan tiga narasumber. Masing-masing, Ihsan Azhari dari Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara yang membahas arah kebijakan pembangunan Sumatera Utara tahun 2027 yang akan dikolaborasikan dengan kebijakan Simalungun.
Kemudian, Rahmat Hidayat dari BPS Kabupaten Simalungun yang memaparkan indikator makro daerah, seperti data PDRB, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Selanjutnya, Plt Kepala Bapperida Alpian Denri Saragih yang menjelaskan tahapan penyusunan RKPD Tahun 2027, yaitu persiapan, penyusunan Ranwal, rancangan, Ranwal Musrembang, rancangan akhir, dan penetapan. (Rm)






