SIANTAR, SENTERNEWS
Kota Siantar ditetapkan Insitute Setara berada pada urutan keempat pada Peringkat Indeks Kota Toleran (IKT) se Indonesia tahun 2025 yang diumumkan di Jakarta, Rabu (22/04/2026).
“Alhamdulillah, saya sudah dapat informasi Kota Pematangsiantar mendapat peringkat empat Kota Toleransi se-Indonesia,” kata Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis. Kamis (23/04/2026).
Dijelaskan, Kota Siantar naik satu peringkat karena tahun 2024 yang diumumkan tahun 2025 berada pada peringkat lima. “Mudah-mudahan kita di Pematangsiantar ini semakin rukun,” harapnya.
Terkait dengan prestasi itu juga, Drs HM Ali Lubis mengucapkan syukur. “Prestasi itu merupakan hasil kerja keras Walikota dan jajaran bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tentunya masyarakat dalam menjaga dan merawat toleransi,” ujarnya.
Drs H M Ali Lubis berharap, ke depan seluruh pihak tetap bersama-sama menjaga kerukunan di Kota Siantar. Dengan harapan, peringkat Kota Toleran bisa terus naik. “Mudah-mudahan ke depan bisa mendapat juara 3, juara 2, dan akhirnya juara 1,” sebut Ali.
Dengan hidup rukun dan damai, lanjutnya, maka masyarakat bisa hidup, bekerja, dan beribadah dengan tenang dan nyaman. Serta tidak ada perselisihan.
Dijelaskan juga, sejak dulu masyarakat Kota Siantar senantiasa hidup rukun dan damai. Masyarakat, katanya, tidak mau melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan perpecahan.
“Jika hidup rukun, masyarakat damai dan dapat beribadah dengan tenang, dan menjalin silaturahmi, maka pembangunan bisa berjalan lancar. Karena itu, kerukunan merupakan suatu kebutuhan dan kita di Siantar ini satu saudara,” katanya.
Sekedar informasi, peringkat Kota Siantar setelah meraih peringkat pertama tahun 2015 dan tahun 2016, tahun 2017 turun ke peringkat kedua. Tahun 2018 turun lagi ke peringkat ketiga.
Kemudian, sempat terpuruk di peringkat 51 yang selanjutnya naik ke peringkat 31, dan naik lagi ke peringkat 11, terakhir dari peringkat 5 tahun 2025, tahun 2026, masuk peringkat 4. (In)






