Senter News
Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM
Cynthia SPd MM

Cynthia SPd MM

“Dari Jempol ke Surga”: Mengoptimalkan Media Sosial untuk Kebaikan

Penulis: Redaksi Senternews.com
24 April 2026 | 10:20 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh: Cynthia SPd MM

ISLAM tidak melarang perkembangan teknologi, termasuk media sosial. Namun, penggunaannya harus tetap berada dalam koridor syariat. Karena, segala aktivitas manusia, termasuk di dunia digital, akan dicatat dan dipertanggungjawabkan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).”(QS. Qaf: 18).

Ayat tersebut menunjukkan bahwa setiap perkataan, termasuk yang ditulis di media sosial, tidak luput dari pengawasan Allah SWT.

Di era digitalisasi saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Hampir setiap aktivitas, mulai dari komunikasi, hiburan, hingga penyebaran informasi dilakukan melalui platform digital.

Namun, kemudahan itu juga membawa tantangan, terutama bagi umat Islam dalam menjaga akhlak dan nilai-nilai keimanan.

Banyak pengguna media sosial tidak menyadari bahwa setiap unggahan, komentar, dan interaksi akan dimintai pertanggungjawaban. Karenanya, penting bagi seorang Muslim untuk menggunakan media sosial sebagai sarana kebaikan, bukan sebaliknya.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadist itusangat relevan dalam penggunaan media sosial, khususnya saat berkomentar atau membuat konten. Dalam pandangan Islam, mengekspresikan kegalauan (perasaan sedih, kecewa, atau stres) di media sosial tidak langsung dilarang, tetapi harus memperhatikan adab, niat, dan dampaknya. Islam sangat menekankan menjaga lisan, termasuk “lisan digital” agar tetap dalam kebaikan.

Berikut penjelasan berdasarkan Al-Qur’an dan hadits:

1.Islam Mengajarkan Menjaga Ucapan (Termasuk di Medsos)

Allah SWT berfirman: “Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).” (QS. Qaf: 18).

Ayat itu menunjukkan bahwa semua yang kita tulis di media sosial juga dicatat. Jadi, menggalau boleh saja, asal tidak mengandung hal yang dilarang, seperti:

a.Mengeluh berlebihan hingga menyalahkan takdir

b.Membuka aib sendiri atau orang lain

c.Menyindir, menyakiti, atau menyebarkan kebencian

2.Mengeluh kepada Allah Lebih Dianjurkan

Dalam Al-Qur’an, Nabi Ya’qub AS memberikan contoh: “Sesungguhnya aku hanya mengadukan kesedihan dan kesusahanku kepada Allah…” (QS. Yusuf: 86). Artinya, tempat terbaik untuk mencurahkan kegalauan adalah kepada Allah, bukan kepada publik.

3.Hadits tentang Berkata Baik atau Diam

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam konteks medsos:

a.Jika postingan galau tidak membawa kebaikan, lebih baik tidak diposting.

b.Jika bisa memberi hikmah atau pelajaran, maka diperbolehkan.

4..Larangan Membuka Aib

Rasulullah SAW bersabda: “Setiap umatku akan diampuni kecuali orang-orang yang terang-terangan (membuka aibnya sendiri).”(HR. Bukhari dan Muslim). Curhat berlebihan di medsos bisa termasuk membuka aib pribadi serta mengumbar masalah rumah tangga atau hubungan.  Ini tidak dianjurkan dalam Islam.

5.Boleh Mengungkapkan Perasaan, Asal dengan Cara yang Baik

Islam tidak melarang manusia merasa sedih atau galau. Namun, mengungkapkan dengan bahasa yang sopan dan tidak berlebihan. Lebih baik dalam bentuk doa, refleksi, atau motivasi serta menghindari dramatisasi yang mengundang perhatian berlebihan (riya’)

Dampak Media Sosial

Adapun dampak positif dari penggunaan medsos yaitu: Menjadi sarana dakwah, mempermudah komunikasi, menyebarkan ilmu pengetahuan, serta  menjalin silaturahmi.

Selain itu dampak negatif penggunaan medsos, yaitu: penyebaran hoaks, ghibah (menggunjing) dan fitnah, kecanduan media sosial, menimbulkan iri dan dengki.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.”(HR. Bukhari dan Muslim). Hadist ini sangat relevan dalam penggunaan media sosial, khususnya saat berkomentar atau membuat konten.

Cara Mengoptimalkan Media Sosial untuk Kebaikan:

1.Niat yang Benar

Segala aktivitas harus diawali dengan niat yang baik, termasuk dalam bermedia sosial.

2.Menyebarkan Konten Positif

Gunakan media sosial untuk menyebarkan dakwah, motivasi, dan ilmu yang bermanfaat.

Allah SWT berfirman: “Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan…” (QS. Ali Imran: 104)

3.Menjaga Etika dan Akhlak

Hindari berkata kasar, menghina, atau menyebarkan kebencian.

4.Tabayyun (Memeriksa Kebenaran Informasi)

Sebelum menyebarkan informasi, pastikan kebenarannya.

Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya…”(QS. Al-Hujurat: 6)

5.Menghindari Konten Negatif

Menjauhi konten yang mengandung maksiat, pornografi, dan hal yang melalaikan.

6.Menggunakan Waktu Secara Bijak

Tidak berlebihan dalam menggunakan media sosial agar tidak melalaikan dalam melaksanakan ibadah.

Media sosial adalah alat yang dapat membawa manfaat atau mudarat tergantung pada penggunanya. Dalam Islam, penggunaan media sosial harus dilandasi dengan niat baik, etika, serta tanggung jawab.

Dengan memanfaatkan media sosial untuk kebaikan, seorang Muslim dapat menjadikannya sebagai ladang amal menuju surga.

Sebagai generasi Muslim di era digital, kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Gunakan “jempol” kita untuk menyebarkan kebaikan, bukan keburukan, agar setiap aktivitas digital bernilai ibadah di sisi Allah SWT. (Penulis: Dosen STAI Samora Pematangsiantar)

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto bersama
ANEKA RAGAM

FKUB Beri Penghargaan Bapak Toleransi kepada Wali Kota Siantar  

24 September 2026 | 19:42 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS   Didampingi sejumlah Unsur Forkopimda Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima penghargaan sebagai Tokoh Toleransi di Kota Pematangsiantar dari...

Read moreDetails
Poto bersama
ANEKA RAGAM

Polres Siantar Kembali Gelar Program Pahami AI Tingkat SMA/SMK/MA  

24 September 2026 | 08:30 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Kalau sebelumnya berlangsung se Kecamatan Siantar Barat,  kali ini  personel Polres Pematangsiantar kembali menggelar program pahami AI (Kecerdasan...

Read moreDetails
Putra Lubis
ANEKA RAGAM

Pemuda Muhammadiyah Kecewa, LKPD dan P-APBD Siantar Tidak Dibahas

23 September 2026 | 21:53 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pemuda Muhammadiyah Kota Pematangsiantar kekecewa terhadap tidak dibahasnya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dan  Perubahan...

Read moreDetails
Tersangka dan barang bukti
ANEKA RAGAM

Duduk di Atas Sepeda Motor, Polres Siantar Amankan Pemilik 21,55 Gram Sabu

23 September 2026 | 20:21 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Pria berinisial IH (29) diamankan personel Satresnarkoba Polres Pematangsiantar yang sedang duduk di atas sepeda motor di  pinggir Jalan...

Read moreDetails
Evakuasi jenazah
ANEKA RAGAM

Warga Siopat Suhu Ditemukan Mayat Membusuk

23 September 2026 | 20:20 WIB

SIANTAR ,SENTERNEWS Temuan sosok mayat lelaki-laki,  Rahmali Panjaitan yang kondisinya sangat mengenaskan di dalam rumah menghebohkan warga Jalan perwira, Kelurahan...

Read moreDetails
MUI Pusat sampaikan arahan
ANEKA RAGAM

MUI Pusat Nilai, Pemanfaatan Digital MUI Pematangsiantar Punya Nilai Plus

23 September 2026 | 19:36 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS  Majelis Ulama Indonresia (MUI) Pusat berkunjung ke MUI Pematangsiantar dalam rangka  monitoring dan evaluasi kelembagaan dan  kunjungan kerja...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

FKUB Beri Penghargaan Bapak Toleransi kepada Wali Kota Siantar  

24 September 2026 | 19:42 WIB
HEADLINE

Pengunjukrasa Berjualan Hasil Pertanian dan Masak Kolak di Kantor Wali Kota Siantar

24 September 2026 | 14:48 WIB
ANEKA RAGAM

Polres Siantar Kembali Gelar Program Pahami AI Tingkat SMA/SMK/MA  

24 September 2026 | 08:30 WIB
ANEKA RAGAM

Pemuda Muhammadiyah Kecewa, LKPD dan P-APBD Siantar Tidak Dibahas

23 September 2026 | 21:53 WIB
SEREMONIAL

Awal Tugas, Kapolres Siantar AKBP Dhana Noer Kurniawan Silaturahmi ke Ketua PN

23 September 2026 | 21:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Jalin Silaturahmi dengan Ketua DPRD

23 September 2026 | 21:38 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Gunung Malela  

23 September 2026 | 21:37 WIB
ANEKA RAGAM

Duduk di Atas Sepeda Motor, Polres Siantar Amankan Pemilik 21,55 Gram Sabu

23 September 2026 | 20:21 WIB
ANEKA RAGAM

Warga Siopat Suhu Ditemukan Mayat Membusuk

23 September 2026 | 20:20 WIB
ANEKA RAGAM

MUI Pusat Nilai, Pemanfaatan Digital MUI Pematangsiantar Punya Nilai Plus

23 September 2026 | 19:36 WIB
ANEKA RAGAM

GAMPERA Desak DPRD Siantar Verifikasi Keabsahan Dokumen “CL” yang Diduga Bermasalah

23 September 2026 | 14:28 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Simalungun Sambangi Makorem 022/Pantai Timur

22 September 2026 | 19:28 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata