SIANTAR, SENTERNEWS
Di masa libur panjang terakhir, Senin (01/06/2026), berbagai jenis kenderaan khususnya yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, terpaksa harus antri di sejumlah SPBU Kota Siantar.
Bahkan, karena permintaan meningkat, ada SPBU yang malah kehabisan Solar. Sehingga, kenderaan seperti truk malah ada bubar dari antrian dan mencari solar di SPBU lainnya yang juga harus mengikuti antrian panjang.
Meski hanya jenis solar yang diburu, kenderaan lain yang menggunakan BBM non solar juga jadi terganggu dengan panjangnya antrian.
Seperti SPBU 14.211.205, Jalan A Yani Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur. Antrian panjang sampai ke depan Rumah Makan Panorama. Akibatnya, personel kepolisian terpaksa harus turun ke jalan mengatur kenderaan agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas.
“Sejak Senin malam sudah antri sampai sekarang. Tapi Cuma solar, kalau yang lainnya aman. Mungkin karena libur panjang bus banyak yang pulang,” kata seorang petugas di SPBU Jalan A Yani tersebut.
Sementara, sopir truk yang bermarga Sitorus mengatakan, sejak dari Parapat Kabupaten Simalungun, solar memang sudah ada yang habis di SPBU dan ada di SPBU lainnya terjadi antrian panjang. “SPBU di Siantar rupanya antri juga,” kata sopir tersebut.
Sementara, di SPBU 14.211.205, Jalan Patuan Nagari sekitar Parluasan, solar malah habis. “Ya, solar habis, ini sedang menunggu masuknya mobil tangki. Tadi sudah dihubungi, sebentar lagi masuk,” kata seorang petugas di SPBU tersebut.
Sementara, Mantoi, salah seorang sopir pickup mengatakan, saya sempat ikut antri di SPBU Jalan Rakutta Sembiring . Karena terlalu panjang, akhirnya ke SPBU di Parluasan itu. “Nyatanya solar malah habis,” ujar Manto.
Informasi yang dihimpun, di sejumlah SPBU lainnya seperti di Jalan Sisingmangaraja di Jalan DI Panjaitan dan di Jalan Melanton Siregar, untuk mendapatkan solar juga terjadi antrian panjang.
Terkait dengan ketersediaan BBM jenis solar di Kota Siantar itu, Pemko Siantar melalui Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sari Dewi Rizkiyani Damanik mengatakan, kalau persediaan tetap ada sesuai stok kouta. “Mungkin karena banyaknya permintaan dari luar kota di akhir pekan,” katanya singkat melalui pesan WA. . (In)





