SIANTAR, SENTERNEWS
Pasca kebakaran Pasar Dwikora Parluasan Kota Siantar yang menghanguskan 311 kios, Kamis (18/06/2026) mulai pukul 03.00 WIB sampai 08.00 WIB, pedagang korban kebakaran masih belum berjualan, Jumat (19/06/2026).
Pantauan di lokasi kebakaran lingkungan Pasar Dwikora Parluasan, Jalan Mufakat dan Jalan TB Sumatupang, puing-puing kebakaran masih ada menumpuk karena belum diangkut. Sementara, ada sudah dibersihkan dan ada pedagang mulai memperbaiki kios meski sifatnya darurat agar dapat berjualan kembali.
“Kita bersih-bersih dulu lah. Belum jualan karena kios belum diperbaiki,” kata seorang pedagang korban kebakaran marga Sinaga sembari mengatakan, pihaknya memang ada mendengar bahwa Pemko Siantar akan memberi bantuan material untuk perbaikan kios.
Sementara, pedagang yang sedang memperbaiki kios meski sifatnya darurat mengaku supaya dapat berjualan kembali. Karena, soal bantuan material dari Pemko Siantar belum diketahui kapan direalisasi.
“Kalau katanya lokasi kebakaran akan diratakan dan ada bantuan perbaikan kios, lumayan dan kita siap menyesuaikannya,” ujar pedagang lainnya.
Lebih lanjut pedagang mengatakan, Pemko Siantar berencana akan memberi bantuan kepada pedagang Rp10 juta per kios. Bahkan, sebagian pedagang sudah mendaftar kepada pihak Perusahaan Pasar Horas Jaya (PD PHJ) di kompleks Kantor Camat Siantar Utara.
Soal bantuan Rp10 juta kepada pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora Parluasan itu dibenarkan Direktur Utama PD PHJ, didampingi Direktur Operasional, Evra Sassky Damanik di halaman Kantor Camat Siantar Utara sebagai lokasi pendataan.
Untuk mendapatkan bantuan, pedagang korban kebakaran yang belum memiliki rekening di Bank Sumut diminta membuka rekeningnya. Karena, dana pencairan bantuan akan disalurkan melalui rekening pedagang melalui Bank Sumut.
“Kita sedang melakukan pendataan. Korban yang mendapat bantuan Rp10 juta per kios. Kalau punya kios lebih dari satu dan semua digunakan tentu dihitung dari jumlah kios,” kata Bolem Silalahi.
Pendataan diharap selesai, Senin (22/06/2027). Selanjutnya, dilakukan penataan lagi ke lapangan dan diserahkan kepada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan. Kemudian diteruskan kepada Walikota untuk mendapatkan SK. Selanjutnya, bantuan bisa disalurkan.
Sementara, soal bantuan material untuk perbaikan kios yang terbakar menurut Bolmen Silalahi sudah dikoordinasikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar.
“Harapan kita, bantuan materail dapaat disalaurkan dalam waktu dekat. Dan, rencananya, lokasi kebakaran itu akan daratan. Untuk itu, bagi pedagang yang sudah memperbaiki kios meski bersifat darurat diharap dapat menyesuaikannya,” beber Bolmen Silalahi mengakhiri. (In)







