SIANTAR, SENTERNEWS
Setelah terjadi kesepakatan antara pedagang dengan pihak Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), pembangunan kios Pasar Dwikora Parluasan yang terbakar akhirnya mulai dibangun Pemko Siantar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Fakta tersebut dibenarkan Direktur Utama PD PHJ Bolmen Silalahi dan Kepala BPBD Kota Siantar Dedy Idris Harahap, Rabu (01/07/2026).
”Kalau pemerataaan lahan sudah selesai diratakan pihak BPBD dengan menggunakan alat berat dan saat ini sedang dilakukan pembersihan parit,” kata Dirut PD PHJ Bolmen Silalahi di lokasi, Rabu (01/07/2026).
Dijelaskan, kios yang akan dibangun berbentuk L dan terbuka di lokasi kebakaran Jalan, Mufakat dan Jalan Gotong Royong, Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara untuk 276 pedagang.
Bagi pedagang yang sudah membangun kios meski sifatnya darurat akan dibongkar dan itu juga sesuai kesepakatan dengan pedagang. Jumlah kios yang akan dibangun berukuiran 2 kali 1,5 meter per petak dan yang menempatinya, pedagang korban kebakaran.
“Selain soal pembangunan kios terbuka, Pemko melalui Dinas Koperasi UKM dan Pedagangan akan menyalurkan bantuan sosial tahap kedua sebesar Rp10 juta per pedagang,” kata Bolmen Silalahi sembari mengatakan, bantuan sosial tahap pertama sudah disalurkan kepada 41 pedagang melalui rekening Bank Sumut
Terpisah, Kepala BPBD Kota Siantar Dedy Idris Harahap mengatakan, pihaknya hanya membangun kios terbuka. Sedangkan dinding akan dibangun pedagang karena masing-masing pedagang punya keingin berbeda. Dan soal lantai akan dibangun sesuai permintaan pedagang karena ada hal teknis yang akan disepakati juga.
“Kalau soal anggaran, bersumber dari Biaya Tak Terduga APBD Pematangsiantar Tahun Anggaran 2026. Besarannya akan diketahui setelah pembangunan selesai karena ini masuk kategori bencana,” ujar Dedy.
Sedangkan pembanginan kios terbuka itu direncanakan selesai paling lama satu setengah bulan. “Soal parit juga sedang kita tata,” ujarnya mengakhiri. (In)






