SIANTAR, SENTERNEWS
Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pematangsiantar melakukan audiensi dengan Walikota Wesly Silalahi didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan Muhammad Hamdani Lubis. Berlangsung di Command Center, lantai 2 Balai Kota, Jalan Merdeka, Selasa (21/07/2026).
Di hadapan pengurus DMI yang hadir, Walikota mengatakan Kota Pematangsiantar telah berhasil meningkatkan predikat Indeks Kota Toleransi (IKT) menjadi nomor 4 di Indonesia, dari sebelumnya berada di urutan 5.
“Kita sudah berada di peringkat 4 sebagai Kota Toleransi se-Indonesia. Pencapaian ini juga berkat dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk DMI,” katanya.
Kemudian, Wesly menyatakan dukungan Pemko Pematangsiantar terhadap program DMI untuk masyarakat, termasuk menjadwalkan untuk hadir pada acara pelantikan pengurus DMI dan Rapat Kerja (Raker) DMI Kota Pematangsiantar.
“Pada prinsipnya, Pemko berkomitmen mendukung penuh program DMI. Saya juga berharap DMI terus mendukung visi-misi Kota Pematangsiantar menuju kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” sebutnya.
Ketua DMI Kota Pematangsiantar Drs HM Natsir Armaya Siregar didampingi sejumlah pengurus, salah satunya Wakil Ketua Ilal Mahdi Nasution, menyampaikan rencana pelantikan dan Raker DMI.
“Pelantikan di bulan Agustus 2026, sekaligus Rapat Kerja DMI. Pada raker nanti kami akan menyelaraskan dengan program-program Pemerintah Kota Pematangsiantar,” terangnya.
Armaya juga mengatakan, DMI memiliki mitra kolaborasi masjid-masjid di Pematangsiantar.
“Melalui DMI, kami juga akan ikut menyampaikan program-program pemerintah yang bermanfaat ke masyarakat. Secara khusus, DMI ingin Bapak Wali Kota Wesly Silalahi hadir dan membuka kegiatan raker yang juga dirangkai pelantikan DMI,” terangnya.
Dijelaskan, selama ini DMI sering melakukan pelatihan-pelatihan inovasi UMKM, dan juga pelatihan soft skill lainnya. Bahkan, aktif menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba dan bekerja sama dengan BNN. (In)






