SIANTAR, SENTERNEWS
Dalam rangka memaksimalkan kinerja menuju tahapan Pemilu 2029 yang akan dimulai tahun 2027, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pematangsiantar lakukan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) Layanan Pendidikan Pemilih KPU Pematangsiantar.
“Pelaksanaan SKM dilakukan per triwulan untuk mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM),” kata Nurbaiyah Siregar, Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Pematangsiantar, Kamis (17/08/2026).
Dijelaskan, pelaksanaan survey sesuai dengan intruksi KPU RI yang juga di lakukan KPU daerah seluruh Indonesia itu menggunakan responden secara random (acak) terhadap berbagai lapisan masyarakat dan partai politik, disebar melalui berbagai jenis media sosial.
Triwulan I mulai Januari sampai Maret 29026 sudah selesai, dan triwulan II mulai April Juni 2026 dengan responden sebanyak 186 orang, juga sudah selesai dan hasilnya, IKM terhadap KPU Pematangsiantar, masuk kategori baik.
Disebut baik karena skore IKM rata-rata di atas 80. Rinciannya, Pengaduan Masyarakat, 88,56, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), 91,65, Pendidikan Pemilih, 86,08, Kerjasama,81,28, Verifikasi Partai Politik,86,66 dan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB ),86,66.
“Tingkat skore survey paling rendah pada point kerjasama yang dilakukan dengan eksternal KPU, pada dasarnya memang tidak begitu padat,” kata Nurbaiyah Siregar.
Terkait dengan survey triwulan III pada dasarnya sudah ditutup. Namun, hasilnya akan disampaikan kepada KPU RI. Selanjutnya, bulan Oktober diumumkan bagaimana skore IKM.
Ketika hasil suvey sudah diketahui, akan diketahui dimana kelemahan atau kekurangan yang tentunya dapat dievaluasi agar lebih baik. “Kalau tahapan Pemilu yang rencananya berlangsung 2029, baru akan dimulai tahun 2027,” kata Nurbaiyah mengakhiri. (In)






