SIANTAR, SENTERNEWS
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dan Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, hadiri Farawell Parade dan Tradisi Pedang Pora pergantian pucuk pimpinan Polres Pematangsiantar.
Tradisi penyambutan Kapolres baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM dan pelepasan Kapolres lama AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak digelar di Mapolres Pematangsiantar, Jalan Sudirman, Jumat (18/09/2026).
Usai acara, Wali Kota Wesly dan Ny Liswati turut mengiringi momen farewell parade dan tradisi pedang pora hingga iring-iringan naik becak BSA dari Polres Pematangsiantar di Jalan Sudirman menuju rumah dinas Kapolres Pematangsiantar di Jalan Sutomo.
Di momen tersebut, Wesly menyampaikan kepada AKBP Sah Udur yang kemudian menjadi Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) agar tetap memberikan yang terbaik dalam bertugas. Wesly yang didampingi Ny Liswati merasa terharu, karena keakraban dan kedekatan telah terjalin selama ini.
Kedatangan AKBP Dhana Noer Kurniawan bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pematangsiantar Ny Melati Dhana, disambut jajaran Polres Pematangsiantar dengan hangat.
Setelah prosesi penyambutan, AKBP Dhana bersilaturahmi dengan jajaran Polres Pematangsiantar dan Unsur Forkopimda.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Kesatuan (Lapsat) yang menjadi bagian penting dalam proses pergantian kepemimpinan.
AKBP Dhana mengajak seluruh personel untuk menjadikan pergantian kepemimpinan sebagai momentum memperkuat soliditas dan meningkatkan profesionalisme.
“Terima kasih atas penyambutan yang telah diberikan. Mari kita bersama-sama menjaga soliditas dan kekompakan serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus jaga nama baik institusi Polri,” ujarnya.
Sementara, AKBP Sah Udur mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama.
“Terima kasih kepada seluruh personel atas kerja sama dan kebersamaan selama saya bertugas di Polres Pematangsiantar. Tetap jaga kekompakan, soliditas, dan terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Pergantian tongkat komando bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi menjadi momentum meneruskan pengabdian dan menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat. (In)







