SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar–Simalungun sukses gelar Diskusi Publik bertajuk, “Dari Diskusi Menjadi Aksi Nyata: Membangun Gerakan Pengabdian untuk Masyarakat”.
Kegiatan yang menjadi ruang dialog bagi kader GMKI Siantar-Simalungun untuk membahas pentingnya membangun gerakan pengabdian berkelanjutan dan berdampak nyata itu, berlangsung di Sekretariat GMKI Siantar Simalungun, (Selasa,3 Agustus 2026)
“Melalui forum ini, peserta diajak untuk melihat bahwa setiap gagasan yang lahir dari ruang diskusi harus diwujudkan dalam tindakan konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” ucap Bertus Waruwu sebagai moderator diskusi
Narasumber, Andry Napitupulu menekankan, kader GMKI memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Pengabdian kepada masyarakat tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi gerakan yang berkelanjutan melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Program pengabdian itu seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba dan berbagai isu sosial lainnya,” ujar Andry Napitupulu.
Saat dilakukan tanya jawab, berbagai gagasan, kritik, serta usulan program pengabdian disampaikan sebagai bahan penyusunan rencana tindak lanjut dalam melakukan pengabdian di tiga medan layan GMKI yaitu gereja, perguruan tinggi dan masayarakat.
Yova Purba, Ketua GMKI Siantar-Simalungun mengatakan, selain ruang bertukar gagasan dan pandangan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, diskusi publik itu juga menghasilkan Komitmen Bersama sebagai bentuk kesepakatan seluruh pihak yang hadir untuk mengimplementasikan hasil diskusi melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Di akhir sesi diskusi, para peserta membacakan fakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dan tanggungjawab bersama dalam membangun gerakan pengabdian untuk masyarakat. (Rel)






