Senter News
Rabu, 5 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Apa Kata Mahasiswa dan Aktifis Siantar Soal Kabinet Bayangan?

Penulis: Redaksi Senternews.com
5 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Soal Kabinet Bayangan yang menetapkan pola man-to-man marking, yaitu setiap “menteri” bertugas mengawal dan mengevaluasi kinerja kementerian pemerintah sesuai bidangnya masing-masing, terus bergelinding.

Bahkan, Kelompok Masyarakat Sipil (KMS) mulai mengonsolidasikan mekanisme pengawasan terhadap kebijakan pemerintah sebagai wadah penyampaian kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Sekaligus memperkuat jejaring pengawasan yang melibatkan akademisi, aktivis, dan masyarakat sipil.

Terkait dengan itu, sejumlah aktifis dan mahasiswa di Kota Pematangsiantar mengaku belum mengetahui lebih jauh terkait Kabinet Bayangan itu, kecuali melalui media  sosial dan pemberitaan nasional.  Sementara Kabinet bayangan berencana melakukan safari ke berbagai perguruan tinggi.

Untuk itu, hasil konfirmasi media ini, Rabu (05/08/2026), sejumlah mahasiswa dan aktifis turut  memberi tanggapan atas Kabinet Bayangan yang telah dirapatkan  tanggal 27 Juli 2026 di Jakarta dipimpin Feri Amsari selaku Menteri Sekretaris Negara Kabinet Bayangan itu.

“Pemerintah tidak boleh alergi terhadap gagasan kabinet bayangan. Justru, munculnya gagasan tersebut harus dibaca sebagai konsekuensi logis dari demokrasi,” kata Yova Ivo Cordiaz Purba sebagai Ketua GMKI Cabang Siantar-Simalungun, Rabu (05/08/2026).

Dijelaskan, Kabinet bayangan tidak boleh hanya menjadi istilah politik. Tetapi harus menjadi alat kontrol terhadap kementerian, program, anggaran, dan keputusan pemerintah. Untuk itu, pemerintah perlu diingatkan untuk tidak menggunakan legitimasi elektoral sebagai alasan untuk kebal terhadap kritik.

“Ketika kekuasaan semakin besar, pengawasan terhadap kekuasaan juga harus semakin kuat. Kami melihat pemerintah hari ini terlalu mudah menjadikan angka pertumbuhan ekonomi dan besarnya anggaran sebagai ukuran keberhasilan. Padahal pertanyaan rakyat jauh lebih sederhana,” bebernya.

Untuk itu, Yova mempertanyakan apakah  lapangan pekerjaan semakin tersedia? Apakah daya beli masyarakat semakin kuat? Apakah guru semakin sejahtera? Apakah petani dan nelayan semakin terlindungi?  Apakah pelayanan publik semakin baik? Dan banyak pertanyaana lain yang menurutnya perlu dijawab dengan fakta.

Di sisi fiskal, APBN 2026 mengalokasikan Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis, Rp381,3 triliun untuk subsidi energi dan kompensasi, Rp83 triliun untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta Rp63,5 triliun untuk TPG/TPD non-PNS.

“Pertanyaanya dengan anggaran sebesar itu, apa ukuran keberhasilannya dan siapa yang memastikan setiap rupiah benar-benar sampai kepada rakyat?” katanya sembari bertanya.

Ditegaskan, jangan sampai pemerintah sibuk mengatakan APBN sehat, sementara rakyat masih berhadapan dengan persoalan pekerjaan, harga kebutuhan pokok, kualitas pendidikan, akses kesehatan, ketimpangan pembangunan, dan lemahnya pelayanan publik.

”Kami tidak sedang mengatakan bahwa seluruh program pemerintah gagal. Yang kami persoalkan adalah standar pertanggungjawabannya. Pemerintah harus berhenti meminta rakyat percaya hanya karena sebuah program memiliki anggaran besar,” tegas Yova.

Dikatakan juga, rakyat berhak melihat hasilnya, mengetahui indikator keberhasilannya dan  mengkritik ketika kebijakan tidak mencapai tujuan. “Dan rakyat berhak menuntut koreksi ketika uang negara tidak menghasilkan manfaat yang sepadan,”imbuhnya.

“Karena itu, gagasan Kabinet Bayangan harus menjadi instrumen untuk membongkar budaya pemerintahan yang merasa cukup dengan pencitraan program dan laporan administratif,” katanya lagi sembari tetap bertanya apakah  kebijakan pemerintah hari ini benar-benar berpihak kepada rakyat atau justru lebih banyak menguntungkan kelompok yang sudah memiliki kekuatan ekonomi dan politik?

KONTROL YANG POSITIF

Terpisah,  Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Efarina Pematangsiantar  Depandes Nababan mengatakan BEM Universitas Efarina Pematangsiantar secara resmi sudah menjadi bagian dari BEM Seluruh Indonesia. Disahkan melalui Muyawarah Nasional (Munas) yang berlangsung tanggal 27 Juli sampai 1 Agustus 2026 di Semarang.

“Soal  Kabinet Bayangan belum ada diinformasikan secara internal BEM Seluruh Indonesia dan tidak juga ada dibahas pada Munas di Semarang,” katanya.

Namun demikian BEM BEM Universitas Efarina bisa saja melakukan diskusi internal soal Kabinet Bayangan bagaimana keberadaannya.

Sementara, mantan aktifis Kota Pematangsiantar, Prayuda Situmorang mengaku sudah mengetahui  soal Kabinet Bayangan melalui media sosial dan pemberitaan.

“Kiprah Kabinet Bayangan untuk melakukan kontrol terhadap pemerintahan saat ini sangat positif kalau demi perbaikan sosial, politik dan ekonomi,” katanya yang saat ini sudah menjadi praktisi hukum.

Sedangkan  pola “man-to-man marking” yang dilakukan Kabinet Bayangan harus mampu memberi  penilaian secara terbuka karena banyak menteri yang kinerjanya tidak baik apalagi saat ini sedang marak praktek korupsi  dan berbagai isu negatif lainnya.

Secara umum, soal Kabinet Bayangan memang belum begitu hangat diperbincangkan para mahasiswa dan aktifis secara vulgar. Sedangkan sekelompok masyarakat sipil mulai membahasnya secara kecil-kecilan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Sekda Junaedi Antonius Sitanggang
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Tetap Kejar Target PAD dan Semester I Masih Sekitar 48 Persen

5 Agustus 2026 | 08:46 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pematangsiantar dari pajak daerah, retribusi daerah, serta hasil pengelolaan kekayaan daerah dan lainnya...

Read moreDetails
Pelatih dan Paskibra di Lapangan H Adam Malik
ANEKA RAGAM

Kondisi Kesehatan Paskibra Siantar Masih Tetap Prima 

4 Agustus 2026 | 18:20 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS   Kondisi kesehatan 55 personel Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Pematangsiantar tetap dipantau dengan menjalani kesehatan secara rutin. Seeperti...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Kasus 4.800 Bungkus Rokok Ilegal dan Dua pelaku,  Dilimpahkan Polres Siantar ke Bea Cukai

4 Agustus 2026 | 17:26 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Dua pelaku pengedar rokok ilegal dan barang bukti rokok tanpa pita cukai merek Marbol sebanyak 4.800 bungkus, resmi dilimpahkan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Dipeluk Seorang Wanita di THM, Video Oknum Ketua Organisasi Kepemudaan Islam Viral

3 Agustus 2026 | 19:23 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Video berdurasi dua menit yang menayangkan se seorang yang diduga oknum Ketua Kepemudaan Islam Kota Siantar dengan posisi...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Sempat Kejar-Kejaran dengan Petugas ,Truk Muatan Rokok Ilegal Diamankan

3 Agustus 2026 | 17:51 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan satu unit truk yang disebut bermuatan rokok ilegal yang sempat menjadi perhatian warga...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Uang Miliaran Tak Kunjung Dikembalikan BNI, Korban Penipuan Kembali Unjukrasa

3 Agustus 2026 | 17:34 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Meski gugatan keberatan PT BNI Cab.Pematangsiantar untuk membayar Rp2,8 miliar sesuai hasil mediasi, diputuskan  tidak diterima melalui putusan...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Berangkatkan 38 Anggota Pramuka Menuju Jamnas XII 2026

5 Agustus 2026 | 17:28 WIB
SEREMONIAL

Jelang Pelantikan, PAC Pemuda Pancasila Siantar Utara Audiensi kepada Camat Siantar Utara

5 Agustus 2026 | 16:50 WIB
ANEKA RAGAM

Apa Kata Mahasiswa dan Aktifis Siantar Soal Kabinet Bayangan?

5 Agustus 2026 | 16:15 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

5 Agustus 2026 | 08:47 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar Tetap Kejar Target PAD dan Semester I Masih Sekitar 48 Persen

5 Agustus 2026 | 08:46 WIB
SEREMONIAL

Walikota Siantar Hadiri Peresmian Renovasi Makam dr Djasamen Saragih  

4 Agustus 2026 | 20:32 WIB
ANEKA RAGAM

Kondisi Kesehatan Paskibra Siantar Masih Tetap Prima 

4 Agustus 2026 | 18:20 WIB
ANEKA RAGAM

Kasus 4.800 Bungkus Rokok Ilegal dan Dua pelaku,  Dilimpahkan Polres Siantar ke Bea Cukai

4 Agustus 2026 | 17:26 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Dua Ruko Prabot dan Elektronik di Perdagangan Terbakar, Polsek Bandar Huluan  Amankan TKP

4 Agustus 2026 | 17:23 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pelaku Pencurian Uang Rp46,2 Juta Diamanankan Tim Jatanras Polres Simalungun dari Riau  

4 Agustus 2026 | 17:18 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Sempat Buron, Maling Puluhan Botol Oli Diringkus Polsek Bandar Huluan

4 Agustus 2026 | 08:45 WIB
SEREMONIAL

Sekda Pematangsiantar Pembina Upacara Bendera di UPTD SMP Negeri 12

4 Agustus 2026 | 08:42 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata