Senter News
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS ANEKA RAGAM

Apa Kata Mahasiswa dan Aktifis Siantar Soal Kabinet Bayangan?

Penulis: Redaksi Senternews.com
5 Agustus 2026 | 16:15 WIB
Rubrik: ANEKA RAGAM
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

SIANTAR, SENTERNEWS

Soal Kabinet Bayangan yang menetapkan pola man-to-man marking, yaitu setiap “menteri” bertugas mengawal dan mengevaluasi kinerja kementerian pemerintah sesuai bidangnya masing-masing, terus bergelinding.

Bahkan, Kelompok Masyarakat Sipil (KMS) mulai mengonsolidasikan mekanisme pengawasan terhadap kebijakan pemerintah sebagai wadah penyampaian kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Sekaligus memperkuat jejaring pengawasan yang melibatkan akademisi, aktivis, dan masyarakat sipil.

Terkait dengan itu, sejumlah aktifis dan mahasiswa di Kota Pematangsiantar mengaku belum mengetahui lebih jauh terkait Kabinet Bayangan itu, kecuali melalui media  sosial dan pemberitaan nasional.  Sementara Kabinet bayangan berencana melakukan safari ke berbagai perguruan tinggi.

Untuk itu, hasil konfirmasi media ini, Rabu (05/08/2026), sejumlah mahasiswa dan aktifis turut  memberi tanggapan atas Kabinet Bayangan yang telah dirapatkan  tanggal 27 Juli 2026 di Jakarta dipimpin Feri Amsari selaku Menteri Sekretaris Negara Kabinet Bayangan itu.

“Pemerintah tidak boleh alergi terhadap gagasan kabinet bayangan. Justru, munculnya gagasan tersebut harus dibaca sebagai konsekuensi logis dari demokrasi,” kata Yova Ivo Cordiaz Purba sebagai Ketua GMKI Cabang Siantar-Simalungun, Rabu (05/08/2026).

Dijelaskan, Kabinet bayangan tidak boleh hanya menjadi istilah politik. Tetapi harus menjadi alat kontrol terhadap kementerian, program, anggaran, dan keputusan pemerintah. Untuk itu, pemerintah perlu diingatkan untuk tidak menggunakan legitimasi elektoral sebagai alasan untuk kebal terhadap kritik.

“Ketika kekuasaan semakin besar, pengawasan terhadap kekuasaan juga harus semakin kuat. Kami melihat pemerintah hari ini terlalu mudah menjadikan angka pertumbuhan ekonomi dan besarnya anggaran sebagai ukuran keberhasilan. Padahal pertanyaan rakyat jauh lebih sederhana,” bebernya.

Untuk itu, Yova mempertanyakan apakah  lapangan pekerjaan semakin tersedia? Apakah daya beli masyarakat semakin kuat? Apakah guru semakin sejahtera? Apakah petani dan nelayan semakin terlindungi?  Apakah pelayanan publik semakin baik? Dan banyak pertanyaana lain yang menurutnya perlu dijawab dengan fakta.

Di sisi fiskal, APBN 2026 mengalokasikan Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis, Rp381,3 triliun untuk subsidi energi dan kompensasi, Rp83 triliun untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta Rp63,5 triliun untuk TPG/TPD non-PNS.

“Pertanyaanya dengan anggaran sebesar itu, apa ukuran keberhasilannya dan siapa yang memastikan setiap rupiah benar-benar sampai kepada rakyat?” katanya sembari bertanya.

Ditegaskan, jangan sampai pemerintah sibuk mengatakan APBN sehat, sementara rakyat masih berhadapan dengan persoalan pekerjaan, harga kebutuhan pokok, kualitas pendidikan, akses kesehatan, ketimpangan pembangunan, dan lemahnya pelayanan publik.

”Kami tidak sedang mengatakan bahwa seluruh program pemerintah gagal. Yang kami persoalkan adalah standar pertanggungjawabannya. Pemerintah harus berhenti meminta rakyat percaya hanya karena sebuah program memiliki anggaran besar,” tegas Yova.

Dikatakan juga, rakyat berhak melihat hasilnya, mengetahui indikator keberhasilannya dan  mengkritik ketika kebijakan tidak mencapai tujuan. “Dan rakyat berhak menuntut koreksi ketika uang negara tidak menghasilkan manfaat yang sepadan,”imbuhnya.

“Karena itu, gagasan Kabinet Bayangan harus menjadi instrumen untuk membongkar budaya pemerintahan yang merasa cukup dengan pencitraan program dan laporan administratif,” katanya lagi sembari tetap bertanya apakah  kebijakan pemerintah hari ini benar-benar berpihak kepada rakyat atau justru lebih banyak menguntungkan kelompok yang sudah memiliki kekuatan ekonomi dan politik?

KONTROL YANG POSITIF

Terpisah,  Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Efarina Pematangsiantar  Depandes Nababan mengatakan BEM Universitas Efarina Pematangsiantar secara resmi sudah menjadi bagian dari BEM Seluruh Indonesia. Disahkan melalui Muyawarah Nasional (Munas) yang berlangsung tanggal 27 Juli sampai 1 Agustus 2026 di Semarang.

“Soal  Kabinet Bayangan belum ada diinformasikan secara internal BEM Seluruh Indonesia dan tidak juga ada dibahas pada Munas di Semarang,” katanya.

Namun demikian BEM BEM Universitas Efarina bisa saja melakukan diskusi internal soal Kabinet Bayangan bagaimana keberadaannya.

Sementara, mantan aktifis Kota Pematangsiantar, Prayuda Situmorang mengaku sudah mengetahui  soal Kabinet Bayangan melalui media sosial dan pemberitaan.

“Kiprah Kabinet Bayangan untuk melakukan kontrol terhadap pemerintahan saat ini sangat positif kalau demi perbaikan sosial, politik dan ekonomi,” katanya yang saat ini sudah menjadi praktisi hukum.

Sedangkan  pola “man-to-man marking” yang dilakukan Kabinet Bayangan harus mampu memberi  penilaian secara terbuka karena banyak menteri yang kinerjanya tidak baik apalagi saat ini sedang marak praktek korupsi  dan berbagai isu negatif lainnya.

Secara umum, soal Kabinet Bayangan memang belum begitu hangat diperbincangkan para mahasiswa dan aktifis secara vulgar. Sedangkan sekelompok masyarakat sipil mulai membahasnya secara kecil-kecilan. (In)

ShareSendShare

Berita Terkait

Poto bersama
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Kemenkum RI Rapat Harmonisasi Rancangan Perwa Tentang Master Plan Kota Cerdas Kota Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:40 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Pemko Pematangsiantar dqn Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) gelar Rapat Harmonisasi Rancangan Peraturan...

Read moreDetails
Andika Prayogi Sinaga dan Fogging
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga SE Anggota DPRD Siantar Antisipasi Penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Langsung Fogging

18 September 2026 | 15:10 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait  kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Anggota DPRD Pematanagsiantar  Andika Prayogi Sinaga langsung...

Read moreDetails
Sertijab
ANEKA RAGAM

Kapolres Siantar:  AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Sah Udur  Siitinjak 

18 September 2026 | 09:44 WIB

SIANTAR,SENTERNEWS Kapolres  Pematangsiantar resmi berganti. AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM  dipercaya menhggantikan  AKBP Sah Udur T M Sitinjak SH...

Read moreDetails
Samsuddin Siregar M PdI
ANEKA RAGAM

Bencana Alam dan Panggilan Ruhani Manusia untuk Kembali kepada Allah

18 September 2026 | 09:05 WIB

Oleh: Samsuddin Siregar.M.PdI Beberapa bulan terakhir, bumi seakan semakin sering berbicara dengan bahasa yang  selalu tidak kita pahami. Gunung memuntahkan...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

Siaga Bencana dan Teror, PLN UP3 Pematangsiantar Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 18:29 WIB

SIANTAR SENTERNEWS . Dengan melibatkan 70 peserta  yang terdiri dari pegawai, Tenaga Alih Daya (TAD), petugas Pelayanan Teknik (Yantek), security,...

Read moreDetails
ANEKA RAGAM

KPU Pematangsiantar Lakukan Survey Kepuasan Masyarakat

17 September 2026 | 18:17 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dalam rangka memaksimalkan kinerja menuju  tahapan Pemilu 2029 yang akan dimulai  tahun 2027, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pematangsiantar...

Read moreDetails

Berita Terbaru

SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Pencegahan Korupsi

19 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Pemko Siantar dan Kemenkum RI Rapat Harmonisasi Rancangan Perwa Tentang Master Plan Kota Cerdas Kota Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:40 WIB
ANEKA RAGAM

Andika Prayogi Sinaga SE Anggota DPRD Siantar Antisipasi Penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Langsung Fogging

18 September 2026 | 15:10 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan bagi Korban Angin Puting Beliung

18 September 2026 | 09:48 WIB
ANEKA RAGAM

Kapolres Siantar:  AKBP Dhana Noer Kurniawan Resmi Gantikan AKBP Sah Udur  Siitinjak 

18 September 2026 | 09:44 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres  Simalungun, AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Gantikan AKBP Marganda Aritonang

18 September 2026 | 09:31 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Buron 2 Bulan, Pelaku pencurian 3 Unit HP Diringkus Tim Jatanras Polres Simalungun  

18 September 2026 | 09:09 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Temuan Jasad Pemuda di Marihat Bandar Dievakuasi Polres Simalungun

18 September 2026 | 09:07 WIB
ANEKA RAGAM

Bencana Alam dan Panggilan Ruhani Manusia untuk Kembali kepada Allah

18 September 2026 | 09:05 WIB
ANEKA RAGAM

Siaga Bencana dan Teror, PLN UP3 Pematangsiantar Simulasi Tanggap Darurat

17 September 2026 | 18:29 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Luncurkan Aplikasi SIMARATUR

17 September 2026 | 18:27 WIB
ANEKA RAGAM

KPU Pematangsiantar Lakukan Survey Kepuasan Masyarakat

17 September 2026 | 18:17 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata