SIMALUNGUN,SENTERNEWS
Warga Dusun Hasurungan, Nagori Durian Banggal, Kabupaten Simalungun, Kermalinson Sinaga (59), yang meninggal ditimpa tandan buah sawit (TBS), dievakuasi masyarakat bersama personel Polsek Raya Kahean,Polres Simalungun.
“Korban diduga tertimpa buah kelapa sawit saat sedang melakukan panen di lahan miliknya sendiri, di belakang rumah korban,” ucap Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Kamis (08/10/2026).
Berdasarkan keterangan warga yang pertama kali melihat korban tergeletak tak bergerak di bawah pohon sawit, Rabu (07/10/2026) sekira pukul 16.15 WIB.
“Saksi yang hendak menyadap pohon aren di sekitar lokasi, mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa di bawah pohon sawit, lalu bergegas pulang untuk memberitahukan ibunya serta warga sekitar,” ujar AKP Verry Purba.
Sekira pukul 17.00 WIB, pihak keluarga bersama warga setempat bergotong royong mengevakuasi jenazah korban ke kediamannya untuk pemeriksaan visum et repertum (VER) oleh petugas medis dari Puskesmas Sindar Raya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka di bagian kepala atas korban. Dan, dari olah tempat kejadian perkara, petugas mengamankan barang bukti berupa satu set egrek bergagang bambu dan satu tandan kelapa sawit yang diduga menjadi penyebab kejadian.
AKP Verry Purba menegaskan, peristiwa ini diduga murni disebabkan kelalaian korban saat memanen kelapa sawit yang menimpa korban. Sehingga tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Sementara, Kapolsek Raya Kahean AKP Surianto Pinem SH mengatakan, pihak keluarga meyakini korban meninggal karena tertimpa tandan buah sawit yang dipanen dan menyatakan agar korban tidak diotopsi. Sehingga bersedia membuat pernyataan secara tertulis.
Kapolsek juga menjelaskan, seluruh proses penanganan telah dilaporkan kepada pimpinan sesuai prosedur yang berlaku. Sekaligus menjadi bukti kehadiran Polri yang senantiasa bersinergi dengan masyarakat dalam setiap situasi, baik dalam konteks penegakan hukum maupun kemanusiaan. (In)






