Senter News
Kamis, 26 Maret 2026
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
No Result
View All Result
Senter News
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST
Home NEWS SEREMONIAL
Artinus Hulu

Artinus Hulu

“Refleksi 78 Tahun Kemerdekaan RI: Antara Tantangan dan Harapan ber-Indonesia”.

Penulis: Artinus Hulu

Penulis: Redaksi Senternews.com
18 Agustus 2023 | 14:36 WIB
Rubrik: SEREMONIAL
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Telegram

Indonesia-  Setiap orang yang mengaku dirinya “Indonesia” kembali diingatkan untuk sejenak menyisipkan doa dan syukur atas peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia sebagaimana jauh telah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Ungkapan syukur ini juga tentunya harus sejalan dengan tindakan aktif untuk terus merefleksikan jalan panjang perjalanan bangsa ini, termasuk fungsi apa saja yang sedang diemban dan/atau hendak diperankan oleh tiap-tiap kita dalam kesadaran kolektif memajukan Indonesia menjadi negara yang merdeka seutuhnya.

Terhitung genap ke-78 tahun bangsa ini mengingat-rayakan kemerdekaannya. Secara historikal, kemerdekaan yang didapatkan bukanlah pemberian cuma-cuma dari bangsa lain, atau hadiah dari sekutu atas kemenangan dalam Perang Dunia II waktu itu, melainkan diraih karena jerih payah seluruh elemen bangsa Indonesia. Adalah buah dari perjuangan panjang segenap rakyat Indonesia dalam menumbangkan segala bentuk kolonialisasi yang bercokol di Nusantara.

Tema yang diusung Pemerintah dalam upaya mengingat-rayakan kemerdekaan Indonesia ke-78 tahun 2023 adalah “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”. Tema ini sejatinya menggambarkan semangat untuk terus maju dan melaju sebagai bangsa yang merdeka dan beradab dalam semua lapangan kehidupan, baik dalam kehidupan ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. Tema ini juga menunjukan tekad dan spirit perjuangan dalam mencapai kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Namun, dalam catatan saya, terdapat berbagai kondisi yang menjadi gambaran pergumulan dan tantangan ber-Indonesia dewasa ini, antara lain:

Pertama, era digitalisasi dan disrupsi teknologi informasi. Bentuk tantangan ini sudah menjadi rahasia umum, bahwa digitalisasi cenderung memberikan pemahaman yang keliru bagi sebagian masyarakat. Sajian informasi melalui situs-situs tertentu telah memproduksi berita hoaks yang berseliweran di media sosial. Layaknya “banjir” yang menghanyutkan kewarasan publik.

Produksi berita bohong begitu massif dan dianggap sebagai kebenaran. Ironinya, tidak sedikit oknum yang memanfaatkan platform teknologi digital ini untuk penggiringan pemikiran dan kepentingan sempit. Hal ini diperparah juga dengan kondisi literasi digital masyarakat yang masih cenderung melemah.

Kedua, politik identitas menjelang Pemilu 2024. Suatu bahaya fatal bila melemahnya literasi digital sejalan dengan melemahnya literasi politik masyarakat. Hal ini tampak dalam praktik politik identitas yang cenderung masih laku dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Menjelang pesta demokrasi lima tahunan, berbagai atribut calon anggota legislatif dan calon presiden sedemikian berseliweran di ruang publik. Tak terkecuali polesan narasi para calon yang masih menonjolkan basis politik identitas berdasarkan Suku, Ras, dan Agama (SARA). Bagi masyarakat yang tidak kritis, tentu berkonsekuensi bagi terciptanya pembelahan sesuai skema kepentingan elite politik.

Ketiga, merajalelanya logika transaksional. Di era dewasa kini, hampir bisa ditebak bahwa hampir seluruh basis relasi sosial terbangun di atas logika transaksional. Fenomena ini tidak hanya berlaku dalam area politik makro, tetapi juga dapat dijumpai dalam hidup keseharian. Ruang-ruang kerja sama atau gotong royong sebagaimana budaya asli bangsa Indonesia perlahan bergeser menjadi wilayah individualisme dan pragmatisme kelompok berkepentingan.

Dibalik berbagai tantangan yang menghadang bangsa ini, tentu terdapat sejuta harapan dalam upaya mewujudkan kemerdekaan yang sejati. Hal ini yang mestinya direfleksikan oleh setiap orang guna memaknai momentum kemerdekaan kali ini. Beberapa poin berikut ini yang menjadi konsen refleksi, yakni:

Pertama, merdeka dari kemiskinan dan ketimpangan sosial ekonomi. Semua mengetahui bahwa Indonesia adalah negara kepulauan dengan berbagai heterogenitas dan potensi yang sumber daya alamnya. Tentu ini bukan saja tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab setiap warga bangsa untuk berpikir dan bertindak “Indonesia Sentris” dalam upaya mewujudkan Indonesia maju dan melaju sejahtera.

Pelibatan pemuda dianggap penting dan urgen dalam hal ini. Pemuda memiliki peran dan fungsi sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam menyelaraskan pembangunan kesejahteraan. Apalagi negara telah mengeluarkan grand design Indonesia Emas 2045. Ini menjadi konsentrasi dan komitmen kebangsaan semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder untuk menyelenggarakan kesejahteraan yang adil dan merata.

Kedua, menggelorakan semangat moderasi ber-Indonesia. Menjadi komitmen bersama bagi bangsa ini untuk kembali menguatkan dan mempromosikan nilai-nilai kebangsaan, seperti halnya nilai persatuan, gotong-royong, dana toleransi dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut tidak lain merupakan kekhasan dari identitas bangsa Indonesia.

Moderasi ber-Indonesia adalah sebuah komitmen sekaligus prinsip yang harus dibangun di tengah kondisi kebangsaan dewasa ini yang kerap dirongrong oleh pelbagai tantangan sebagaimana tergambar dan diulas pada bagian sebelumnya. Semangat moderasi beragama sejalan dengan semangat membangun persatuan di bumi yang kompleks kultural (multikultural), dengan sembhoyan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Ketiga, transformasi politik menuju Pemilu 2024. Para prinsipnya, politik identitas nyatanya tidak memberi efek positif, tetapi sebaliknya justru merusak tatanan hidup bersama dan menjauhkan bangsa ini dalam upayanya mencapai tujuan pembangunan nasional.

Politik identitas jelas-jelas tidak memerdekakan, melainkan membentuk perilaku manusia untuk saling fitnah dan penuh kebencian. Praktik semacam ini kerap terjadi bila mendekati momentum politik, tak terkecuali Pemilu 2024 nanti.

Dengan demikian, setiap aktor politik perlu membangun nuansa politik yang etis dan humanis. Artinya politik yang mengutamakan karakter keindonesiaan, seperti karakter kesantunan dalam penyelenggaraan momentum politik 2024, dan jauh dari sikap politik identitas yang reaksioner dan merusak. Menjelang perhelatan demokrasi lima tahunan itu, idealnya diskursus-diskursus seputar gagasan calon, visi dan misinya untuk masa depan Indonesia perlu diarus-utamakan.

Momentum peringatan Hari Kemerdekaan adalah sebuah kesempatan bagi kita semua untuk merayakan ingatan kolektif kita tentang sejarah, identitas, dan aspirasi masa depan bangsa Indonesia. Ini adalah momen refleksi dan konsolidasi akbar dalam mendudukan tantangan sekaligus merajur harapan untuk menyongsong Indonesia yang maju dan terus melaju pada masa-masa yang akan datang.

(Penulis adalah  Sekretaris Umum Pengurus Pusat GMKI M.B 2022-2024 dan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia)

ShareSendShare

Berita Terkait

SEREMONIAL

Kasat Narkoba Polres Siantar Berbagi Takjil  

16 Maret 2026 | 22:56 WIB

SIANTAR SENTERNEWS Dalam rangka bulan suci Ramadhan 1447 H, Tahun 2026 M, Polres Siantar melalui Kasat Narkoba, kembali berbagi takjil...

Read moreDetails
SEREMONIAL

“Menjemput Kemenangan Dalam Satu Lini Kedamaian”, HMI Siantar-Simalungun Gelar Buka Puasa Bersama

16 Maret 2026 | 18:14 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dengan mengusung tema “Menjemput Kemenangan dalam Satu Lini Kedamaian: Manifestasi Hikmat HMI di Bulan Suci Ramadhan” Himpunan Mahasiswa...

Read moreDetails
SEREMONIAL

Kasat Narkoba Polres Siantar Buka Puasa Bersama Insan Pers

15 Maret 2026 | 22:29 WIB

SIANTAR SENTERNEWS Di bulan puasa 1447 H/2026 M ini, Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Irwanta Sembiring SH MH melakukan buka...

Read moreDetails
SEREMONIAL

Walikota Siantar dan Ketua TP PKK Hadiri Buka Puasa Bersama Rumah Peduli Siantar

15 Maret 2026 | 22:07 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Walikota Siantar Wesly Silalahi  dan Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi hadiri acara Buka Puasa Bersama Rumah...

Read moreDetails
SEREMONIAL

PC IMM Siantar Gelar Tasyakuran Milad ke 62 Tahun & Santuni Anak Yatim

14 Maret 2026 | 22:42 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Dengan mengusung tema "Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia", Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pematangsiantar (PC IMM), gelar Tasyakuran...

Read moreDetails
SEREMONIAL

Walikota Siantar bersama Dandim 0207/SML Hadiri Bazar Ramadhan Serentak se Indonesia

13 Maret 2026 | 16:42 WIB

SIANTAR, SENTERNEWS Walikota Siantar Wesly Silalahi  diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan bersama Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus...

Read moreDetails

Berita Terbaru

ANEKA RAGAM

Arus Mudik Balik Lebaran 2026 di Siantar Berjalan Lancar

25 Maret 2026 | 15:21 WIB
ANEKA RAGAM

Hari Pertama Masuk Kerja, Kehadiran ASN Pemko Siantar Belum Maksimal

25 Maret 2026 | 15:21 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Truk Mundur Ditanjakan Hantam Kijang Super dan Tiga Meninggal, Ditangani Polres Simalungun

25 Maret 2026 | 10:46 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Keluarga Siapa? Mayat Misterius Ditangani Polsek Perdagangan

25 Maret 2026 | 08:35 WIB
ANEKA RAGAM

Situasi dan Kondisi Idul Fitri Aman dan Kondusif, Walikota Siantar Vidcon Bersama Kompolnas

24 Maret 2026 | 21:06 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Dampingi Kapoldasu Ikuti Anev Sitkamtibmas dan Monitoring Pelayanan Idul Fitri 1447 H

24 Maret 2026 | 21:06 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Lalulintas Siantar-Parapat Meningkat: Kapolres Simalungun Pimpin Pengamanan Arus Balik Lebaran

24 Maret 2026 | 21:04 WIB
ANEKA RAGAM

Perempuan Warga Siantar Timur Meninggal Ditabrak Kereta Api

22 Maret 2026 | 19:12 WIB
ANEKA RAGAM

Suasana Masih Lebaran, Pedagang Ikan Basah di Pajak Parluasan Siantar Sepi

22 Maret 2026 | 09:22 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H di Halaman Kantor Bupati

22 Maret 2026 | 08:54 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun: Wisatawan Meningkat 40 Persen, “Periksa Ketat Alat Kelayakan Keselamatan di Pelabuhan”

21 Maret 2026 | 20:14 WIB
SIANTAR-SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Lakukan Pengecekan Kapal Wisata: “Utamakan Keselamatan”

21 Maret 2026 | 17:46 WIB

barak barak barak barak barak barak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
  • Visi & Misi

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SIANTAR-SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • ANEKA RAGAM
  • NASIONAL
  • SEREMONIAL
  • VIDEOGRAM
  • PODCAST

© 2024 Senternews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba sinata